Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 23:1 1 Tawarikh 23:2 1 Tawarikh 23:3 1 Tawarikh 23:4 1 Tawarikh 23:5 1 Tawarikh 23:6 1 Tawarikh 23:7 1 Tawarikh 23:8 1 Tawarikh 23:9 1 Tawarikh 23:10 1 Tawarikh 23:11 1 Tawarikh 23:12 1 Tawarikh 23:13 1 Tawarikh 23:14 1 Tawarikh 23:15 1 Tawarikh 23:16 1 Tawarikh 23:17 1 Tawarikh 23:18 1 Tawarikh 23:19 1 Tawarikh 23:20 1 Tawarikh 23:21 1 Tawarikh 23:22 1 Tawarikh 23:23 1 Tawarikh 23:24 1 Tawarikh 23:25 1 Tawarikh 23:26 1 Tawarikh 23:27 1 Tawarikh 23:28 1 Tawarikh 23:29 1 Tawarikh 23:30 1 Tawarikh 23:31 1 Tawarikh 23:32



1 Tawarikh 23:31 (IDN) – Analisis singkat dan makna rohani
Ayat ini berada dalam konteks pembagian tugas imam dan para pengurus ibadah di Yerusalem, ketika salinan keturunan Lewi diatur bagi pelaksanaan ibadah harian dan khusus sesuai hari-hari raya. Ayat ini menegaskan bahwa persembahan korban bakaran dipersembahkan kepada Tuhan pada setiap sabat, bulan baharu, dan masa-masa raya yang tertentu, dengan jumlah yang sesuai adat suku Lewi, di hadapan hadirat Tuhan. Hal ini menegaskan ketertiban liturgi dan kesetiaan umat dalam memelihara perayaan Tuhan.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal ini menjabarkan pembagian tugas kaum Lewi dalam pelaksanaan korban dan ibadah teratur, agar semua perayaan—sabath, bulan baharu, dan hari-hari raya—dapat dilaksanakan dengan ketertiban. Ayat 31 menegaskan bahwa persembahan bakaran menjadi bagian rutin ibadah, dilakukan sesuai hukum adat, dan dihadapkan ke hadirat Tuhan. Ini menegaskan integritas liturgi komunitas Israel sebagai bentuk taat kepada Allah.
Pesan rohani utama
Pelajaran utama ayat ini adalah ketaatan kepada tata ibadah yang telah ditetapkan Allah. Ketaatan itu bukan sekadar ritus, melainkan pengakuan bahwa hidup orang percaya dihadapkan di hadapan Tuhan secara teratur. Ketertiban ibadah menumbuhkan rasa hormat kepada Tuhan, membangun komunitas yang berdisiplin, dan memperdalam pengakuan akan kehadiran-Nya di tengah umat.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Inti hubungannya adalah bagaimana Allah menginginkan tata ibadah yang teratur sebagai respons umat terhadap kehadiran-Nya. Keteladanan tata ibadah di perjanjian lama sering dipakai untuk memahami bagaimana iman berorganisasi secara spiritual hingga masa Perjanjian Baru.
Aplikasi praktis bagi pembaca modern
References silang yang relevan
Ringkasan
1 Tawarikh 23:31 menekankan pentingnya persembahan bakaran sebagai bagian dari ibadah teratur, dilaksanakan menurut adat suku Lewi di hadapan hadirat Tuhan. Nilainya terletak pada ketaatan, ketertiban, dan pemeliharaan kehadiran Tuhan di tengah umat. Prinsip ini tetap relevan bagi gereja masa kini: ibadah yang teratur, tata kelola yang jelas, dan sikap taat kepada Allah memelihara iman komunitas agar tetap hidup di hadapan-Nya.
Catatan: Kutipan langsung singkat dari tokoh-tokoh berbahasa Inggris yang bersifat umum tersedia dalam bentuk parafrase di bagian interpretasi, tanpa menyalin teks asli. Tidak ada kutipan panjang penuh yang disalin dalam bagian ini.