Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 15:1 1 Tawarikh 15:2 1 Tawarikh 15:3 1 Tawarikh 15:4 1 Tawarikh 15:5 1 Tawarikh 15:6 1 Tawarikh 15:7 1 Tawarikh 15:8 1 Tawarikh 15:9 1 Tawarikh 15:10 1 Tawarikh 15:11 1 Tawarikh 15:12 1 Tawarikh 15:13 1 Tawarikh 15:14 1 Tawarikh 15:15 1 Tawarikh 15:16 1 Tawarikh 15:17 1 Tawarikh 15:18 1 Tawarikh 15:19 1 Tawarikh 15:20 1 Tawarikh 15:21 1 Tawarikh 15:22 1 Tawarikh 15:23 1 Tawarikh 15:24 1 Tawarikh 15:25 1 Tawarikh 15:26 1 Tawarikh 15:27 1 Tawarikh 15:28 1 Tawarikh 15:29

Mengapa Ayat Ini Penting
1 Tawarikh 15:8 menandai pengangkatan Semaya sebagai kepala bani Elizafan dan pemilikan 200 saudara sebagai rombongan tugas suci membawa Tabut Perjajaran. Ayat ini menyoroti struktur kepemimpinan suci dalam ibadah Israel, menunjukkan bahwa kesatuan jemaat bukan sekadar jumlah, melainkan keharmonisan dalam tugas yang telah ditetapkan Allah. Bagi pembaca kita, ayat ini menggarisbawahi pentingnya ketertiban liturgi, komitmen pribadi, dan kesinambungan tradisi ibadah yang berakar pada peristiwa-peristiwa penyertaan Tuhan di tengah umat-Nya.
Context Original dan Pesan Utama
Konteksnya adalah masa pemulihan pusat ibadah di Yerusalem setelah bangunan Tabut Perjanjian dipulihkan kembali ke suasana ibadah yang benar. Daftar suku dan bani memberikan gambaran organisasi suci yang teratur: Semaya memimpin bani Elizafan, didampingi 200 saudara sebagai pendamping. Angka 200 menunjukkan tim pendamping yang cukup besar untuk menjaga ketertiban ritual, transportasi Tabut, dan lantunan pujian serta doa selama ibadah. Pesan utama ayat ini adalah bahwa pemeliharaan perintah Allah menuntut pimpinan yang tepercaya dan dukungan komunitas yang penuh tanggung jawab.
Pemikiran Tematik terkait
Cross-References & Relevansi
Beberapa ayat terkait memberi pandangan yang sejalan:
Rangkaian Pemikiran Rangsangan Lana
Ayat ini mengajak pembaca untuk melihat bagaimana Allah menata jemaat-Nya melalui orang-orang yang diberi tuntunan khusus dan lingkungan pendukung yang setia. Dalam konteks kita, hal ini meneguhkan pentingnya kepemimpinan rohani yang bertanggung jawab, serta komitmen komunitas untuk menjaga integritas ibadah—bukan sekadar ritus, melainkan doa dan puji-pujian yang berlandaskan iman kepada Allah yang esa.
Refleksi Pengudoman
Bayangkan Semaya berdiri di hadapan umat, memegang kendali atas rombongan yang cukup besar untuk menjaga Tabut. Refleksinya bagi kita adalah merenungkan bagaimana kita berperan dalam ibadah gereja: apakah kita siap menjadi pendamping yang setia, mendukung pemimpinnya, dan menjaga ketertiban hidup beriman? Semoga kita meneladani sikap taat, disiplin, dan semangat kebersamaan dalam melayani Tuhan.
Pakaian Orientasi Doa
Berdoalah untuk pemimpin jemaat agar diberi hikmat dalam mengarahkan puji-pujian dan ibadah yang bermakna; untuk komunitas agar tetap satu hati dalam tugas suci; serta untuk kehadiran Allah meneguhkan setiap langkah pelaksanaan ibadah kita.
Cross-references yang relevan:
Quotations from Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke hanya disebutkan jika ada; tidak ada kutipan langsung yang disisipkan di sini karena fokus pada interpretasi kontemporer yang ringkas.