Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 15:1 1 Tawarikh 15:2 1 Tawarikh 15:3 1 Tawarikh 15:4 1 Tawarikh 15:5 1 Tawarikh 15:6 1 Tawarikh 15:7 1 Tawarikh 15:8 1 Tawarikh 15:9 1 Tawarikh 15:10 1 Tawarikh 15:11 1 Tawarikh 15:12 1 Tawarikh 15:13 1 Tawarikh 15:14 1 Tawarikh 15:15 1 Tawarikh 15:16 1 Tawarikh 15:17 1 Tawarikh 15:18 1 Tawarikh 15:19 1 Tawarikh 15:20 1 Tawarikh 15:21 1 Tawarikh 15:22 1 Tawarikh 15:23 1 Tawarikh 15:24 1 Tawarikh 15:25 1 Tawarikh 15:26 1 Tawarikh 15:27 1 Tawarikh 15:28 1 Tawarikh 15:29



1 Tawarikh 15:3 (IDN) — Ringkasan konteks dan makna
Ayat ini berada dalam rangkaian persiapan Daud untuk mengembalikan tabut perjanjian ke Yerusalem. Setelah masa kekuasaannya mempersiapkan perangkat ibadah, Daud berkumpul dengan segenap Israel untuk memindahkan tabut Tuhan ke tempat yang telah disediakannya. Peristiwa ini menandai upaya menyatukan pusat penyembahan bagi bangsa Israel di kota ibu pemerintahan Daud dan memperlihatkan kehendak Tuhan untuk dimuliakan di tengah umat-Nya.
Makna pokok
Ayat ini menekankan dua hal utama: persatuan umat Israel di bawah pimpinan Daud dan komitmen untuk menghormati tabut Tuhan dengan menyediakannya tempat yang layak. Kedua unsur ini penting bagi keabsahan ibadah dan identitas bangsa sebagai umat perjanjian. Daud tidak menyatukan hanya secara politik, tetapi juga secara rohani: ia mengangkat tabut sebagai pusat ibadah yang mengingatkan umat akan kehadiran Tuhan di tengah mereka.
Tema kunci
Kaitan dengan bagian lain (cross-references)
- 2 Samuel 6 menggambarkan peristiwa pengembalian tabut yang serupa, memberi gambaran lebih rinci mengenai perayaan serta kegembiraan umat ketika tabut dimuliakan kembali di tengah mereka. Hubungan ini menegaskan gagasan bahwa tindakan Daud adalah bagian dari pemulihan ibadah yang telah lama dinantikan.
- Keluaran 25:8 dan Ulangan 10:8 memuat petunjuk tentang kedudukan tabut dan tempatnya di tengah-tengah bangsa Israel, mempertegas bahwa pusat penyembahan harus menunjukkan kemuliaan Tuhan dan hubungan umat dengan-Nya.
- Mazmur 132:7-8 menyoroti hasrat untuk membawa tabut ke tempat kedamaian, memperkaya makna spiritual dari upaya Daud untuk menempatkan tabut di Yerusalem.
Refleksi praktis
Daud memulai pembaruan ibadah dengan bergaungnya kesatuan umat. Bagi kita hari ini, tindakan praktisnya mengingatkan pentingnya menghormati kehadiran Tuhan dalam hidup berkeluarga dan gereja: menjaga fokus pada pusat ajaran Kristus, merapikan tempat ibadah, serta memelihara sikap bersatu dalam pelayanan. Ketika umat bersatu untuk memuliakan Tuhan, kehadiran-Nya menyatakan damai dan arah bagi komunitas.
Inti penutup
1 Tawarikh 15:3 menegaskan keputusan Daud untuk mengumpulkan seluruh Israel dan memindahkan tabut Tuhan ke tempat yang disediakannya. Ayat ini menandai langkah penting dalam pemulihan ibadah di Yerusalem dan menegaskan bahwa kemuliaan Tuhan layak menerima pusat perhatian umat-Nya.
Kutipan singkat dari sumber beraliran lama (untuk konteks tafsir)
Beberapa pakar berpendapat bahwa tindakan Daud menyeimbangkan antara persatuan nasional dengan penghormatan rohani atas tabut. Mereka menekankan bahwa fokus utama adalah meneguhkan hubungan umat dengan Tuhan melalui tata ibadah yang layak dan teratur. (Kutipan pendek tidak menampilkan teks penuh karena hak cipta pada sumber terpublikasi, namun diringkas untuk konteks pembahasan.)