Mazmur 140:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

(140-6) Maka orang sombong itu telah menyembunyikan jerat akan daku dan lagi beberapa tali, dan dibentangkannya jaring pada sisi jalan, dan telah dibubuhnya perangkap akan daku. -- Selah.

Ayat sebelumnya
« Mazmur 140:4
Ayat berikutnya
Mazmur 140:6 »

Mazmur 140:5 Tafsiran ayat Alkitab

Mazmur 140:5 (IDN)

Setting segera: Pemazmur mengungkapkan doa perlindungan dari ancaman orang fasik yang licik. Dalam ayat ini, ia menggambarkan musuh sebagai orang sombong yang menancapkan jerat dan perangkap di sepanjang jalan, berupaya menjerat imam dengan tipu daya. Doa ini muncul sebagai respons iman: meski dikepung bahaya, ia yakin ada perlindungan dari Allah yang adil.

Apa yang diajarkan teks tentang Allah dan iman

Ayahul muluk (Allah) dipresentasikan sebagai pembebas dan penolong. Pemazmur menegaskan bahwa Tuhan mengetahui rencana orang sombong yang menjerat jalannya, namun Allah tetap menjadi tempat perlindungan bagi orang percaya. Ini menonjolkan tema iman yang tenang: percaya meski ancaman nyata. Dalam konteks Mazmur, doa ini menumbuhkan pengakuan bahwa manusia tidak bisa mengecoh Tuhan; sebaliknya, Allah memantau jalan orang benar dan membongkar jebakan yang dipasang musuh.

Clarifikasi kata dan gambaran penting

  • jerat dan tali menggambarkan rencana licik untuk menjebak seseorang secara moral atau fisik.
  • Gambaran jaring di sisi jalan menunjukkan bahwa ancaman bisa datang dari mana saja, tidak selalu terbuka di muka, tetapi tersembunyi di berbagai jalur kehidupan.
  • Selah mengajak pembaca berhenti sejenak, merenungkan keberadaan Tuhan yang membela orang benar.

Penghubung dengan teks-teks lain

Beberapa bagian Alkitab mempertegas tema perlindungan Tuhan terhadap orang benar:

  1. Perlindungan Allah terhadap yang taat terulang dalam Mazmur 91, yang menekankan perlindungan dari ancaman dan jebakan orang jahat.
  2. Ayat-ayat dalam Mazmur 3 dan 27 menampilkan kepercayaan bahwa Allah adalah pelindung waktu bahaya dan sumber kekuatan di tengah ancaman.
  3. Ajaran dalam Amsal tentang kebijaksanaan menghindari perangkap setan atau kursus hidup yang berbahaya menguatkan makna bahwa kehendak Allah membimbing langkah-langkah orang benar.

Hubungan-hubungan ini menolong kita melihat pola: Allah bukan hanya pembebas dari bahaya, tetapi juga Penuntun jalan hidup yang benar, sehingga ancaman manusia tidak berakhir pada kita jika kita tetap berpegang pada-Nya.

Penafsiran abad ke-17–19 (ringkas, integratif)

Para penafsir publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa kedagingan manusia sering berusaha menjerat kita dengan tipu daya. Mereka menekankan iman pada perlindungan Tuhan, serta pentingnya kebijaksanaan untuk menghindari jerat dengan hidup saleh. Meskipun kata-kata asli mazmur mengekspresikan ketakutan, inti pesannya adalah kepercayaan bahwa Allah mendengar doa orang benar dan membebaskan mereka dari ancaman yang datang dari orang sombong.

Pentingnya pemahaman kata kunci

Pemazmur memakai gambaran dinamika persekongkolan jahat, tetapi ia menempatkan fokus pada perlindungan ilahi. Dalam konteks saat itu, ancaman fisik dan moral bisa datang dari musuh yang bersifat intelektual maupun kekerasan. Pesan inti: ketika kita berada dalam bahaya karena strategi licik orang fasik, kita dapat bersandar pada Allah yang mengetahui semua rencana mereka dan yang akan membebaskan kita pada waktunya.

Aplikasi praktis untuk masa kini

  • Berdoa dengan keyakinan: seperti pemazmur, kita bisa mengangkat doa agar Allah membebaskan dari jerat dan rencana licik (tanpa mengabaikan tanggung jawab spiritual untuk hidup bijak).
  • Menghindari jebakan: bijaksana dalam memilih jalan hidup, menghindari pergaulan atau situasi yang memicu godaan moral atau bahaya.
  • Memelihara ketenangan iman: Selah mengundang kita berhenti sejenak, memulihkan pandangan pada Allah sebagai pelindung.

Cross-references:

  • Mazmur 91: perlindungan Allah terhadap bahaya dan jebakan musuh hadir sebagai kesesuaian tema perlindungan ilahi.
  • Mazmur 3:.menampilkan pembebasan Allah dalam menghadapi ancaman dan tekanan musuh.
  • Amsal tentang kebijaksanaan untuk menghindari perangkap dan jalan yang berbahaya, menekankan pentingnya mengikuti petunjuk Tuhan.

Inti perikop ini mengingatkan kita bahwa dalam setiap ancaman, iman kepada Allah sebagai pembebas menjadi pusat doa dan kehidupan kita. Allah melihat semua jerat yang dipasang dan akan menjaga jalan orang percaya.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Mazmur 140:5 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 35:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 35:7 (IDN) »
Karena dengan tiada semena-mena mereka itu telah membentangkan jaringnya bagiku dengan sembunyi-sembunyi dan dengan tiada semena-mena digalinya pelobang bagi jiwaku.

Mazmur 142:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 142:3 (IDN) »
(142-4) Pada masa hatiku hancurlah dalam aku, maka Engkau juga mengetahui akan jalanku; bahwa sembunyi-sembunyi mereka itu telah memasang jerat pada jalan yang hendak kuturut.

Yeremia 18:22 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 18:22 (IDN) »
Biar kedengaranlah erik dari dalam rumah-rumah mereka itu, apabila Kaudatangkan musuh yang menempuh mereka itu dengan sekonyong-konyong; karena mereka itu sudah menggali pelobang hendak menangkap aku, dan sembunyi-sembunyi dipasangnya jerat akan kakiku.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab