Mazmur 126:6 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Orang yang mengandung biji-bijian yang hendak ditaburkan itu, ia itupun berjalan sambil menangis, tetapi sesungguhnya ia akan kembali kelak sambil bersorak-sorak, sambil memikul berkas-berkasnya.

Ayat sebelumnya
« Mazmur 126:5
Ayat berikutnya
Mazmur 127:1 »

Mazmur 126:6 Tafsiran ayat Alkitab

Makna langsung Mazmur 126:6

Orang yang menabur benih dengan air mata akan pulang membawa berkas-berkas kebahagiaan dengan sorak-sorai; masa menabur dan merawat di tanah tangisan itu berakhir dalam suatu panen kegembiraan yang besar.

Latar konteks

Mazmur 126 adalah mazmur penebusan yang dinyatakan dalam suasana kehidupan bangsa Israel pasca-pengembalian dari pembuangan. Puji-puji ini menggambarkan pengharapan yang lahir dari kerja Tuhan: pembebasan yang membawa perubahan radikal, dari air mata menjadi kegembiraan. Ayat keenam menyudutkan gambaran proses menabur sebagai perjalanan yang berat namun penuh pengharapan. Ia menekankan bahwa penderitaan sementara di tanah pertumbuhan tidak menghapus janji Tuhan untuk kebaikan bagi umat-Nya.

Observasi interpretatif

  • Gambaran menabur dengan air mata menekankan usaha lahiriah yang disertai doa dan kesetiaan dalam masa-masa sulit. Ini menunjukkan bahwa iman tetap berfungsi saat keadaan tidak menguntungkan.
  • “Kembali sambil bersorak-sorak” menegaskan pola Allah: usaha yang tampak kehilangan, berubah menjadi kegembiraan saat panen tiba. Tuhan mengubah air mata menjadi sorak sorai melalui pemeliharaannya.
  • Berkas-berkas yang dibawa pulang melambangkan hasil kerja yang berlimpah dan berkelimpahan berkat-berkat Tuhan bagi umat-Nya yang setia.

Perhatikan tema utama

Naras cross-referensi singkat

1) Ayub 42:10-11 menyoroti bagaimana penderitaan bisa berakhir dengan pembaruan berkat bila Allah bekerja. 2) Yesaya 55:10-11 menegaskan bahwa firman Tuhan tidak kembali kosong, tetapi mencapai tujuan. 3)1 Korintus 15:58 menunjukkan dorongan untuk tekun dalam pekerjaan Tuhan karena hasilnya pasti pada waktu-Nya.

Penjelasan singkat: Pasal-pasal ini memperkuat ide bahwa kerja keras umat dihadapkan pada masa penderitaan, namun tidak sia-sia karena Tuhan menjanjikan pemulihan dan panen yang melimpah pada waktu-Nya. Kegembiraan datang sebagai buah nyata dari pemeliharaan ilahi.

Penggunaan praktis yang terukur

Catatan singkat dari pewarta para komentator publik domain: Matthew Henry menekankan bahwa air mata dalam menabur menandai perjuangan iman yang akhirnya berbalik menjadi kegembiraan karena janji pemulihan Allah. Albert Barnes menyoroti pola kerja ilahi yang menuntun umat melalui masa sulit menuju bekal dan berkat. Adam Clarke menekankan bahwa hasil panen bukan hanya materi, tetapi juga pembentukan iman melalui ujian. Ketiganya menekankan kesetiaan Allah yang membalik tangisan menjadi sorak-sorai.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Mazmur 126:6 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 9:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 9:2 (IDN) »
(9-1) Adapun orang yang duduk di dalam gelap itu akan melihat suatu terang yang besar, dan bagi segala orang yang duduk di tanah yang dinaungi oleh kematian itu akan terbit suatu terang atasnya.

Galatia 6:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Galatia 6:7 (IDN) »
Janganlah kamu tersesat: Allah tiada boleh diolok-olokkan; karena barang yang ditabur orang, itu juga akan dituainya.

Mazmur 30:5 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Mazmur 30:5 (IDN) »
(30-6) Karena murka-Nya sesaat jua lamanya, tetapi keridlaan-Nya tahan seumur hidup; maka pada malam hari adalah tangisan, tetapi pada pagi hari tempik sorak!

IDN Pilih kitab dalam Alkitab