Bilangan 7:47 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

dan dua ekor lembu dan lima ekor domba jantan dan lima ekor kambing jantan dan lima ekor anak domba yang umur setahun akan korban syukur; sekalian inilah persembahan Elyasaf bin Dehuil.

Ayat sebelumnya
« Bilangan 7:46
Ayat berikutnya
Bilangan 7:48 »

Bilangan 7:47 Tafsiran ayat Alkitab

Bilangan 7:47 (IDN): Persembahan Syukur Elyasaf

Ayat ini berada dalam rangka pedoman persembahan kurban syukur yang diberikan oleh suku-suku Lewi dan para imam. Bilangan pasal VII memotret daftar persembahan perwakilan suku-suku Israel saat teduh di Bait Allah yang baru didirikan di tengah-tengah pertemuan umat, di bawah pimpinan Musa dan Harun. Ayat ini menutup bagian Persembahan Upacara Elyasaf bin Dehuil (kepala suku Gerson atau Isakar yang memegang peran administratif). Secara singkat, ayat ini menegaskan jenis binatang dan hewan yang diserahkan sebagai persembahan syukur bagi Elyasaf, yang mencerminkan ketertiban ritual dan penghormatan umat kepada Allah atas anugerah-Nya.

Ayat dalam konteks pasal

Bilangan 7 secara keseluruhan merinci persembahan-persembahan yang dikemas dalam rangka seremoni enam hari. Pada bagian akhir, masing-masing kepala suku memberi persembahan untuk Tabernakel melalui Aaron, membawa secara serempak binatang korban dan persembahan lainnya. Ayat 47 menegaskan spesifikasi korban syukur untuk Elyasaf bin Dehuil, menandakan bahwa perwakilan suku memberikan persembahan atas nama komunitas dengan tata cara tersusun.

Gagasan inti rohani

Inti rohani ayat ini adalah syukur yang teratur dan terarah kepada Allah. Persembahan syukur tidak hanya sekadar tindakan ceremonial; ia menandakan pengakuan umat bahwa semua kemakmuran dan perlindungan datang dari Allah. Kepatuhan terhadap batasan binatang korban menunjukkan kedalaman hubungan dengan Allah: syukur lahir dari pengakuan akan otoritas-Nya dan kasih-Nya yang terus menerus.

Perbandingan dengan bagian lain

  • Keluaran 23:25-26 menekankan disiplin ibadah dan perlunya umat beribadah kepada Tuhan dengan segenap hati, termasuk persembahan yang memenuhi syarat.
  • Mazmur 107:22 mengajak umat mempersembahkan korban syukur dan kasih atas karya penyertaan Tuhan, menegaskan bahwa ucapan syukur adalah bagian dari ibadah yang berkenaan dengan pemeliharaan Allah.
  • Efesus 5:19-20 mengimbau jemaat untuk memuji Allah dalam segala perkara dengan nyanyian syukur, menunjukkan bahwa tema syukur tetap relevan bagi umat percaya di mana pun umat berada.

Aplikasi praktis

Beberapa pelajaran yang dapat ditarik: - Syukur perlu direncanakan: Tuhan mengundang umat untuk menyampaikan rasa syukur melalui tindakan konkret yang teratur. - Kepatuhan liturgi menguatkan iman komunitas: mengikuti tata cara korban mengayomi kesatuan dan keharmonisan rohani. - Pengakuan berkelanjutan: syukur tidak hanya pada momen besar, tetapi juga dalam praktik harian yang berulang.

Rujukan silang singkat dan relevan

  • Keluaran 12:14–17 — peringatan adanya perayaan dan ucapan syukur bersama dalam peristiwa besar pembebasan.
  • Mazmur 107:22 — seruan mempersembahkan korban syukur sebagai respons atas penyertaan Tuhan.
  • Efesus 5:19–20 — sikap berterima kasih yang berkobar dalam kehidupan jemaat melalui nyanyian dan puji-pujian.

Penjelasan singkat: Ketiga rujukan ini memperkuat gambaran bahwa syukur adalah respons wajib umat kepada Allah, baik dalam ritus kuno maupun keseharian iman yang mengalir dalam puji-pujian dan ucapan syukur sepanjang hidup.

Intisari dan kesimpulan

Ayat ini menegaskan bahwa persembahan syukur bagi Elyasaf adalah bagian dari tata kelola ibadah yang teratur. Di dalamnya terkandung komitmen komunitas untuk mengaku berkat Tuhan dan membuktikan kesetiaan kepada-Nya melalui perseveran dalam ritual yang telah ditetapkan. Nilai rohani utama adalah syukur yang lahir dari pengakuan atas penyertaan dan kemahakuasaan Allah, disalurkan melalui tindakan nyata yang menjaga kesatuan umat di hadapan-Nya.

Catatan singkat mengenai kutipan tokoh tua (apabila relevan):

Beberapa pandangan klasik membantu menempatkan ayat ini dalam aliran ibadah alkitabiah. Namun, fokus utama tetap pada makna teks dan konteks liturgi Bilangan. Keterangan singkat dari para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dapat dipakai untuk menambah kedalaman, tanpa mengubah arti asli ayat.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Bilangan 7:47 Referensi silang ayat

Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab