Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiNehemia 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
Nehemia 5:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sebab itu sekarang juga kembalikanlah olehmu kepada mereka itu segala bendangnya dan kebun anggurnya dan kebun pokok zaitnya dan rumah-rumahnya, dan lagi dalam seratus satu dari pada segala uang, dan gandum, dan air anggur, dan minyak, yang sudah kamu tagih kepadanya.
Nehemia 5:11 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Nehemia 5:11 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 58:6 (IDN) »
Bukankah inilah puasa yang Kukehendaki, yaitu kamu membukakan segala simpulan kejahatan dan menguraikan segala tali kuk dan menyuruhkan pergi dengan merdeka segala orang yang teraniaya dan kamu memecahkan segala kuk?

Imamat 6:4 (IDN) »
bahwa sesungguhnya jikalau ia telah berdosa begitu serta hendak menghapuskan dia dengan suatu korban karena salahnya, maka tak akan jangan dipulangkannya barang yang telah dicurinya atau barang yang telah dirampasnya dengan gagah, atau petaruh yang telah diamanatkan kepadanya akan dipeliharakan, atau barang hilang yang telah didapatnya;

1 Samuel 12:3 (IDN) »
Maka sekarang adalah aku hadir di sini, biarlah kamu bersaksi atasku di hadapan hadirat Tuhan dan di hadapan hamba-Nya, yang telah disiram dengan minyak bau-bauan, siapa punya lembu sudah kuambil, atau siapa punya keledai sudah kuambil, atau siapa yang sudah kuaniayakan, atau siapa yang sudah kutindih, atau dari pada siapa sudah kumakan suap supaya kututup mataku akan hal perkaranya, niscaya kupulangkan dia kelak kepadamu.
Makna langsung Nehemia 5:11
Mereka harus segera mengembalikan seluruh bendanya kepada orang-orang yang telah mereka pidahkan: bendang, kebun anggur, kebun zaitun, rumah-rumah, serta uang, gandum, anggur, minyak yang mereka pungut secara tidak adil.
Latar belakang konteks
Nehemia menulis ketika umat Israel mengalami tekanan ekonomi di Yerusalem. Sejumlah anggota bangsa telah meminjamkan uang kepada sesama Israel dengan bunga yang memberatkan, sehingga sesama mereka—yang lemah, khususnya pedagang kecil dan petani—terpaksa menyerahkan harta milik mereka. Perkataan Nehemia menuntut keadilan sosial: mengembalikan milik yang dipinjamkan secara tidak adil agar tidak ada eksploitasi di antara umat Allah.
Observasi tafsiran kunci
Catatan singkat dari tokoh tafsir klasik
Beberapa komentar klasik menekankan bahwa keadilan sosial adalah bagian integral dari pemulihan umat Israel pasca-pembuangan. Mereka menekankan bahwa kepemilikan tidak seharusnya diperjual-belikan untuk menutupi kebutuhan lain, melainkan dikembalikan agar semua anggota komunitas dapat hidup bermartabat.
Cuplikan singkat yang relevan (tanpa menyalin teks lengkap): para tokoh menegaskan bahwa tindakan Nehemia menegakkan integritas hukum Taurat dalam praktik hidup sehari-hari, serta menjaga keharmonisan antara orang kaya dan miskin di tengah pekerjaan renovasi kota kudus.
Rangkaian silang-teks
Beberapa bagian terkait yang membantu konteks:
Pemahaman singkat: Kejujuran dalam relasi sosial adalah bagian dari hidup beriman; tanpa itu, pembangunan kembali kota tidak akan berbuah simpanan rohani maupun material yang berkelanjutan.
Penutup praktis
Gereja dan komunitas percaya diajak menilai kembali praktik ekonomi internal: apakah ada pola peminjaman atau beban biaya yang tidak adil? Jika ya, perlu langkah pemulihan yang transparan, memulihkan hak milik kepada yang berhak, serta menjaga keseimbangan antara keadilan dan kebutuhan bersama.