Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Nehemia 11:1 Nehemia 11:2 Nehemia 11:3 Nehemia 11:4 Nehemia 11:5 Nehemia 11:6 Nehemia 11:7 Nehemia 11:8 Nehemia 11:9 Nehemia 11:10 Nehemia 11:11 Nehemia 11:12 Nehemia 11:13 Nehemia 11:14 Nehemia 11:15 Nehemia 11:16 Nehemia 11:17 Nehemia 11:18 Nehemia 11:19 Nehemia 11:20 Nehemia 11:21 Nehemia 11:22 Nehemia 11:23 Nehemia 11:24 Nehemia 11:25 Nehemia 11:26 Nehemia 11:27 Nehemia 11:28 Nehemia 11:29 Nehemia 11:30 Nehemia 11:31 Nehemia 11:32 Nehemia 11:33 Nehemia 11:34 Nehemia 11:35 Nehemia 11:36



Makna Singkat Ayat
Maka karena itu adalah titah baginda hal penghidupan seluruh biduan pada tiap-tiap hari.
Latarnya dalam NEHEMIAS
Ayat ini muncul dalam konteks pemilihan dan pembagian tugas di kota Yerusalem pasca-pembangunan tembok. Nehemia menata ulang kehidupan kota, termasuk penyediaan pekerjaan bagi para biduan, sehingga ibadah dan nyanyian pujian dapat berlangsung teratur setiap hari. Penekanan pada “tiap-tiap hari” menunjukkan komitmen untuk menjaga budaya rohani dan kebaktian secara rutin di tengah pemulihan bangsa.
Observasi interpretatif
Pandangan para komentator terdahulu (sinopsis ringkas)
Para penafsir seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa penataan hidup ibadah tidak hanya soal ritus, melainkan kesinambungan komunitas dalam mengarahkan hati kepada Tuhan. Mereka menyoroti bahwa kesejahteraan pekerja ibadah berhubungan erat dengan kestabilan komunitas Yahudi pada masa rekonstitusi kota. (Pernyataan kutipan singkat akan dicantumkan jika ada kutipan langsung tersedia.)
Topik-tematik singkat
Cross-references yang relevan
- Nehemia 7:70-73: pembagian tugas dan tanggung jawab kepemudaan serta warga dalam pengelolaan ibadah di Yerusalem.
- Nehemia 12:27-29: penataan penyambutan dan pujian bagi umat saat peresmian tembok kembali; menekankan pentingnya kelancaran layanan biduan dalam perayaan komunitas.
- 1 Tawarikh 9:33-34: peran para biduan dalam gereja-gereja pendahuluan kerajaan Israel dan bagaimana mereka diberi tempat dalam struktur ibadah umum.
Penjelasan singkat: Ketiga referensi ini memperlihatkan pola konsisten: ibadah dihidupi melalui pengaturan yang teratur, dukungan bagi tenaga kerja rohani, dan kesinambungan antara publikitas pujian dengan kehidupan kota suci.
Akan bagaimana hal ini relevan bagi pembaca kini
Kisah Nehemia mengingatkan bahwa pembaharuan rohani memerlukan struktur yang jelas dan dukungan bagi mereka yang melayani dalam ibadah. Ketetapan seperti penyediaan nafkah untuk para biduan menekankan prinsip keadilan sosial di tengah komitmen rohani.
Ringkasan praktis