Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 21:1 Lukas 21:2 Lukas 21:3 Lukas 21:4 Lukas 21:5 Lukas 21:6 Lukas 21:7 Lukas 21:8 Lukas 21:9 Lukas 21:10 Lukas 21:11 Lukas 21:12 Lukas 21:13 Lukas 21:14 Lukas 21:15 Lukas 21:16 Lukas 21:17 Lukas 21:18 Lukas 21:19 Lukas 21:20 Lukas 21:21 Lukas 21:22 Lukas 21:23 Lukas 21:24 Lukas 21:25 Lukas 21:26 Lukas 21:27 Lukas 21:28 Lukas 21:29 Lukas 21:30 Lukas 21:31 Lukas 21:32 Lukas 21:33 Lukas 21:34 Lukas 21:35 Lukas 21:36 Lukas 21:37 Lukas 21:38



Setting terdekat Lukas 21:26 (IDN)
Ayat ini berada dalam konteks nubuat Yesus tentang masa-masa akhir dan tanda-tanda yang menyertai kedatangan Kerajaan Allah. Dalam Lukas 21, murid-murid berfokus pada tanda-tanda alam dan peristiwa besar di langit. Ayat 26 menyoroti reaksi manusia ketika “kuat kuasa langit itu pun akan berguncang-gancing.” Ini menggambarkan suasana getir, ketakutan, dan kerapuhan manusia di hadapan kedatangan Tuhan yang menuntut respons iman yang teguh.
Apa yang diungkap ayat ini tentang Allah atau iman
Ayat ini menekankan realitas ilahi yang tak lagi bisa dihindari: Allah berkuasa, dan rencana-Nya menyentuh seluruh ciptaan. Ketakutan manusia menyingkapkan ketidakpastian hidup di bawah sumber kekuasaan langit; iman sejati bergerak bukan pada ketakutan, melainkan pada pengakuan akan tangan Tuhan yang memegang sejarah. Dalam konteks Lukas, fokusnya adalah persiapan rohani: meskipun kedasyatan tanda-tanda mengerikan, umat percaya diajak tetap berharap pada kedaulatan Allah.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Cross-references yang relevan
Aplikasi bagi masa kini
Melalui ayat ini, kita diajak untuk menyadari bahwa ketakutan duniawi dapat membiaskan pandangan kita. Tetapi iman yang hidup pada Allah yang berkuasa menuntun kita tidak terhenti pada ancaman tanda-tanda zaman. Kita dipanggil untuk: - menyiapkan hati melalui pertobatan dan hidup kudus, - mengandalkan Tuhan dalam berbagai badai pribadi maupun sosial, - memperteguh pengharapan pada rencana-Nya, bukan pada kekuatan duniawi.
Ringkasan dari pemikiran tokoh gereja terdahulu (singkat)
Para komentator gereja generasi lampau menekankan bahwa bagian ini menantang pembaca untuk melihat melampaui gejala buruk zaman. Mereka melihat bahwa nubuat ini mengajak iman untuk tetap teguh, tahu bahwa Allah berkuasa mengubah rencana manusia menjadi kebenaran-Nya, dan bahwa umat Allah dipanggil hidup dengan kesalehan dan kesiagaan doa.
Catatan kutipan singkat: Tidak ada kutipan teks lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang diperlukan dalam bagian ini; namun gagasan-gagasan umum mereka tentang kesiagaan rohani dan kuasa ilahi menjadi kerangka interpretasi yang konsisten dengan nuansa Lukas 21:26.