Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 21:1 Lukas 21:2 Lukas 21:3 Lukas 21:4 Lukas 21:5 Lukas 21:6 Lukas 21:7 Lukas 21:8 Lukas 21:9 Lukas 21:10 Lukas 21:11 Lukas 21:12 Lukas 21:13 Lukas 21:14 Lukas 21:15 Lukas 21:16 Lukas 21:17 Lukas 21:18 Lukas 21:19 Lukas 21:20 Lukas 21:21 Lukas 21:22 Lukas 21:23 Lukas 21:24 Lukas 21:25 Lukas 21:26 Lukas 21:27 Lukas 21:28 Lukas 21:29 Lukas 21:30 Lukas 21:31 Lukas 21:32 Lukas 21:33 Lukas 21:34 Lukas 21:35 Lukas 21:36 Lukas 21:37 Lukas 21:38

Lukas 21:2 — Seorang Janda Miskin yang Menaburkan Dua Keping
Dalam konteks Lukas 21, Yesus menyoroti persembahan dari hati yang tepat, bukan sekadar ukuran harta. Pengajaran ini terjadi ketika-Nya melihat orang banyak memberi persembahan di rumah ibadah, dan Dia memberi perhatian khusus pada seorang janda miskin yang memasukkan dua keping duit. Kisah singkat ini menekankan bahwa ukuran iman dan niat di balik pemberian lebih penting daripada jumlah materi yang diberikan.
Makna sentral
Janda itu memberikan dua keping yang dianggap sedikit di mata manusia, tetapi bagi Tuhan, niat pengorbanannya menunjukkan kemurnian hati dan kepercayaannya kepada penyediaan-Nya. Yesus menantukan bahwa selamanya Allah menghitung dengan tepat; bukan seberapa banyak yang diberikan, melainkan seberapa penuh kepercayaan dan kedekatan dengan-Nya yang tampak melalui tindakan itu.
Tema utama
Rujukan silang yang relevan
Pembelajaran praktis
Pada masa kini, pola sembahyang dan ibadah yang tulus tidak selalu diukur dari besar kecilnya sumbangan. Yang terpenting adalah motivasi hati: adakah kita percaya kepada Allah yang menyediakan segala sesuatu? Pikirkan bagaimana kita bisa memberi dengan sukacita, tanpa menghamburkan diri, namun tetap setia kepada prinsip kasih, keadilan, dan belas kasihan dalam kehidupan sehari-hari.
Refleksi singkat
Contoh janda miskin mengingatkan kita bahwa nilai sesungguhnya Tuhan lihat ialah pengorbanan yang lahir dari iman yang teguh. Diamalkan dalam perbuatan nyata: membantu sesama, mengutamakan keadilan bagi yang lemah, dan menyatakan percaya pada pemeliharaan-Nya melalui tindakan yang konsisten.
Pengakhiran
Ayat ini menegaskan bahwa Allah menghargai hati yang setia lebih dari sekadar angka persembahan. Dalam perjalanan iman, kita dipanggil menilai kembali motivasi kita sendiri dan menumbuhkan belas kasih yang praktis serta keyakinan yang tegar kepada penyelenggaraan-Nya.
Catatan khas
Beberapa penafsir berkomentar bahwa tindakan janda itu, meski kecil, menyerupai jairah iman yang total; Allah menghitung semua itu sebagai ibadah yang berharga. Jika tersedia, catatan singkat dari sumber-sumber berstatus publik domain menekankan betapa tindakan sederhana yang tulus sering kali mengungkapkan kepercayaan yang paling mendalam kepada Allah yang memelihara.