Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYunus 2:5 Tafsiran ayat Alkitab
Yunus 2:5 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bahwa segala air itu sudah mengelilingi aku sampai kepada jiwaku dan tubirpun sudah menangkap aku, dan kepalakupun sudah terbelit dengan lumut.
Yunus 2:5 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yunus 2:5 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Mazmur 69:1 (IDN) »
Mazmur Daud bagi biduan besar, pada Sosyanim. (69-2) Lepaskanlah kiranya aku, ya Allah! karena air telah naik sampai kepada jiwaku.

Ratapan 3:54 (IDN) »
Bahwa segala airpun sudah mengalun-alun di atas kepalaku, lalu kataku: Sudah putuslah harapku.

Mazmur 40:2 (IDN) »
(40-3) Maka telah dinaikkan-Nya aku dari dalam telaga yang hebat, dari pada becek dan lumpur, didirikan-Nya kakiku di atas gunung batu, dan jalanku telah ditetapkan-Nya.
Inti Tafsiran: Bahwa bahwasanya segala air mengelilingi Yunus (Yunus 2:5)
Ayat ini adalah puncak ekspresi pergumulan batin Yunus ketika ia berada dalam perut ikan. Dalam bahasa puisi doa rasional, Yunus menggambarkan penyelubungan total dan keputusasaan yang menjerat jiwanya. Muatan utama ayat ini bukan sekadar gambaran fisik, melainkan gambaran rohani tentang pengalaman seseorang yang terpaksa merendahkan diri di hadapan Allah dan menyadari batas kemampuan manusia di bawah kuasa ilahi.
konteks sastra dan makna utama
Dalam kitab Yunus, cuplikan ini mengikuti kisah Yunus yang menolak panggilan Tuhan, lalu menumpang kapalった angin ribut, hingga akhirnya ia dilempar ke laut dan ditelan oleh ikan. Frasa mengelilingi aku, sampai ke jiwaku, dan tubir pun terikat lumut menekankan totalitas krisis: Yunus merasa tenggelam dalam lautan peristiwa yang melingkupi dirinya, seakan-akan hidupnya terikat dan tidak bebas. Pujian syukur yang muncul di ayat-ayat selanjutnya menunjukkan bahwa penindasan tersebut membawanya pada doa yang tulus.
signifikansi teologi
Ayat ini menggarisbawahi beberapa tema teologis penting:
hubungan dengan tulisan lain (cross-references)
Beberapa referensi singkat yang relevan:
pertanyaan refleksi
kesimpulan singkat
Ayat Yunus 2:5 menegaskan realitas bahwa dalam keputusasaan umat Allah, Allah tidak melepas kendali; Ia memampukan kita merayakan pemulihan ketika kita sungguh-sungguh menyerahkan diri dalam doa. Krisis menjadi pintu bagi Yunus untuk kembali memahami panggilan Tuhan dan menyatakan syukur atas pemeliharaan-Nya.
kutipan singkat dari tokoh-tokoh terdahulu
Beberapa wawasan para penafsir terdahulu yang relevan secara umum menyatakan bahwa doa Yunus memadukan rasa takut, penyesalan, dan permohonan belas kasihan ilahi. (Kutipan singkat yang diizinkan: “Dalam kesesakan, ia berseru kepada TUHAN.”) Catatan: ringkasannya merangkum pola doa yang ditemukan juga dalam karya-karya para komentator publik domain.
catatan eksemplar tentang sumber publik domain
Komentar ini disusun dengan merangkum pola interpretasi umum yang ditemukan dalam karya-karya seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke—tanpa menyalin seluruh teks mereka. Kutipan pendek yang diizinkan disertakan hanya sebagai fragmen singkat.