Yeremia 35:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Demikianlah firman Tuhan serwa sekalian alam, Allah orang Israel: Pergilah engkau, katakanlah kepada segala orang Yehuda dan kepada segala orang isi Yeruzalem: Tiadakah kamu mau menerima taadib, supaya kamu menurut firman-Ku? demikianlah firman Tuhan:

Ayat sebelumnya
« Yeremia 35:12
Ayat berikutnya
Yeremia 35:14 »

Yeremia 35:13 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 35:13 (IDN) — Setting dan Makna Iman Taadah

Imam Yeremia membawa pesan Tuhan kepada keluarga Yonadab dan kepada semua orang Yehuda serta penduduk Yerusalem. Tuhan menantang mereka untuk menerima taadib, yakni teguran ilahi, agar mereka patuh kepada firman-Nya. Ayat ini menampilkan gaya nabi-nabi dengan seruan publik untuk menanggapi pembelajaran ilahi yang berat namun mendasar: ketaatan melalui pengajaran Tuhan sendiri.

Bagian yang terpenting tentang teks ini

Ayat ini menegaskan beberapa hal penting tentang Allah dan iman:

  • Allâh sebagai Tuhan semesta alam yang berkomunikasi dengan umat-Nya secara eksplisit melalui nabi. Tuhan tidak pasif; Ia mengundang respons umat-Nya terhadap teguran-Nya.
  • Peran taadib atau teguran sebagai sarana kasih. Tuhan tidak sekadar menghukum, tetapi mengajar agar umat hidup selaras dengan firman-Nya.
  • Harapan akan kepatuhan umat terhadap firman Tuhan. Meskipun panggilan ini ditujukan kepada bangsa Yehuda, prinsipnya berlaku luas: respons terhadap teguran membawa hidup berkat.

Istilah dan gambaran penting

Taadib (teguran) di sini dipakai sebagai alat pembentukan karakter rohani. “Firman-Ku” merujuk pada pesan ilahi yang utuh—perintah, nasihat, dan peringatan agar umat berjalan dalam jalan Tuhan. Frasa “Tiadakah kamu mau menerima taadib” menunjukkan pilihan umat untuk merespon kasih Tuhan dengan kepatuhan.

Hubungan dengan kitab lain

Beberapa referensi kontekstual yang relevan:

  • Iman yang dipurnakan melalui teguran ala Tuhan (lihat Amsal 3:11–12) — teguran Tuhan adalah bagian dari kasih-Nya yang bermaksud menarik kembali dari jalur yang menyesatkan.
  • Panggilan untuk berbalik dari jalan yang tidak setia (Yesaya 1:18–19) — ajakan untuk mengubah jalan hidup agar selaras dengan firman Tuhan.
  • Respons umat terhadap firman Tuhan dalam kitab Yeremia dan Halah-halah sebelumnya, menegaskan bahwa iman Israel secara konkret diuji melalui sikap hati terhadap teguran Tuhan.

Akar teologi yang ditegaskan ayat ini

Dialog antara Tuhan dan umat menyoroti realitas kasih ilahi: Tuhan menginginkan umat hidup dalam ketaatan karena itu adalah jalan keselamatan dan berkat. Teguran bukan sekadar peringatan, melainkan sarana pembentukan karakter rohani agar manusia mengenali kehendak-Nya dan hidup oleh firman-Nya.

Konteks historis dan penegasan iman

Di tengah masa kekacauan politik dan moral bangsa Yehuda, Tuhan tetap memelihara peluang perekat iman lewat ajaran profetik. Dialog langsung Tuhan dengan umat menunjukkan kedekatan-Nya: Ia mengundang manusia untuk mengakui kesalahan dan berbalik kepada-Nya.

Tautan ke fokus masa kini

  1. Ketagihan hati terhadap teguran ilahi: bagaimana kita menanggapi nasihat Tuhan dalam hidup sehari-hari?
  2. Penyataan kasih melalui disiplin rohani: teguran sebagai penjaga jalan hidup yang berkenan kepada Tuhan.
  3. Patuh pada firman Tuhan meski menantang: membangun hidup yang konsisten dengan suara-Nya.

Pendekatan praktis untuk hidup masa kini

- Rendahkan hati saat mengalami teguran; lihat itu sebagai peluang pembentukan karakter rohani.

- Baca firman secara rutin dan refleksikan bagaimana teguran-Nya menuntun Anda pada hidup yang lebih benar di hadapan-Nya.

- Berdoa untuk kekuatan patuh, agar respons terhadap firman tidak hanya teoretis, tetapi terwujud nyata dalam tindakan kasih.

Rujukan lintas (singkat)

Yesaya 1:18–19 — ajakan untuk menjadi terang melalui perubahan hidup; Matius 7:24–27 — ketaatan praktik pada firman adalah fondasi hidup yang stabil.

Quotasi singkat (dari tokoh teolog beresensi publik domain)

Catatan: tidak ada kutipan panjang langsung yang diambil secara lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam bagian ini. Namun, prinsip umum mereka yang relevan adalah gagasan bahwa teguran Tuhan adalah bagian dari kasih-Nya untuk membentuk umat menjadi umat yang setia. Jika ada kutipan singkat yang relevan, akan dicantumkan secara spesifik sesuai sumber berizin publik.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 35:13 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yeremia 5:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 5:3 (IDN) »
Ya Tuhan, bukankah mata-Mu menilik akan yang benar? Bahwa sudah Kausesah mereka itu, tetapi tiada mereka itu merasai sakitnya; sudah Kauhabiskan setengahnya, tetapi tiada mereka itu menerima pengajaran; mereka itu sudah mengeraskan mukanya terlebih dari pada batu bukit dan engganlah mereka itu bertobat.

Yeremia 32:33 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yeremia 32:33 (IDN) »
yang sudah membalikkan tengkuknya kepadaku dan bukan mukanya; jikalau Aku sudah mengajar mereka itu dari pagi-pagi sekalipun, tiada juga mereka itu mau dengar dan tiada juga diterimanya taadib;

Yesaya 28:9 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 28:9 (IDN) »
Maka siapa gerangan diajarkannya pengetahuan? dan siapa diartikannya barang yang kedengaran itu? anak-anak yang baharu lepas susukah? anak-anak yang baharu diceraikan dari pada susu emaknya?

IDN Pilih kitab dalam Alkitab