Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYakobus 5:14 Tafsiran ayat Alkitab
Yakobus 5:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Adakah barang seorang di antara kamu yang sakit? Hendaklah ia memanggil ketua-ketua sidang jemaat, dan hendaklah mereka itu mendoakan dia, sambil mengurapi dia dengan minyak, dengan nama Tuhan.
Yakobus 5:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yakobus 5:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Markus 6:13 (IDN) »
Maka mereka itu membuangkan beberapa setan dan mengurapi beberapa banyak orang sakit dengan minyak, serta menyembuhkan mereka itu.

Kisah Para Rasul 28:8 (IDN) »
Maka adalah bapa Pubelius terbaring demam dan ceretkan darah; maka masuklah Paulus kepadanya, lalu berdoa sambil meletakkan tangan ke atasnya menyembuhkan dia.

Markus 16:18 (IDN) »
mereka itu akan mengangkat ular, maka jikalau mereka itu minum barang yang membawa mati, tiadalah hal itu akan memberi bahaya kepada mereka itu; maka mereka itu akan meletakkan tangannya ke atas orang sakit, lalu orang itu pun akan sembuh."
Menggali Yakobus 5:14: Doa penyembuhan dalam jemaat
Ayat ini menegaskan pentingnya jemaat yang saling mendukung saat seseorang sedang sakit. Bagi pembaca sekarang, ia menantang kita untuk melihat penyembuhan bukan sekadar urusan pribadi, namun bagian dari kehidupan komunitas percaya yang berHadapan dengan Allah melalui doa bersama.
Latar belakang konteks
Yakobus menulis kepada jemaat yang menghadapi cobaan, perbedaan latar belakang sosial, dan godaan untuk meremehkan iman dalam keseharian. Pasal ini menyoroti pentingnya doa, iman yang bekerja melalui perbuatan kasih, serta peran komunitas dalam meneguhkan satu sama lain. Frasa “ketua-ketua sidang jemaat” menunjukkan otoritas rohani yang membimbing jemaat dalam doa dan penyediaan kebutuhan rohani serta fisik, khususnya saat sakramen dalam bentuk minyak ditempa sebagai simbol askesis dan pemurnian.
Inti pesan ayat
Inti ayat ini ialah ajakan bagi jemaat untuk memanggil pemimpin rohani ketika ada yang sakit, agar mereka menanggung beban melalui doa penuh iman dan upake minyak sebagai simbol pengurapan Allah. Ini menekankan dua unsur: doa bersama berlandaskan iman yang sungguh serta tindakan simbolik yang mengingatkan akan kebutuhan rohani maupun fisik yang perlu dipulihkan di hadapan Tuhan.
Makna teologis kunci
Gagasan pendukung alkitabiah
Beberapa tema alkitabiah yang relevan menambah pemahaman ayat ini:
Rujukan silang yang relevan
Sumber-sumber Alkitab lain yang memperkuat gagasan ini:
Tidak semua konteks identik; namun pola doa berkelompok, peran pemimpin rohani, dan simbol pengurapan menunjukkan cara Allah bekerja lewat komunitas percaya.
Refleksi iman dan doa praktis
Dalam pola perjumpaan dengan Tuhan, kita diajak: ketika seseorang sakit, kita menyertainya lewat doa bersama, tidak sekadar berharap tetapi berdoa dengan iman. Pengurapan minyak bukan sebagai obat ajaib, melainkan simbol kehadiran Allah yang memulihkan. Praktiknya: jemaat mengundang pemimpin rohani untuk mendoakan, menyerahkan kebutuhan kepada Allah, dan menjaga kasih agar tidak kehilangan harapan di tengah cobaan.
Bagian praktis yang bisa diterapkan
Penutup devosi singkat
Semua tindakan doa yang lahir dari kasih mengingatkan kita bahwa Allah peduli pada setiap bagian kehidupan manusia. Dalam ketergantungan pada-Nya, kita menemukan kekuatan untuk saling merawat, beriman, dan berharap pada pemulihan ilahi yang menyertai perjalanan kita sebagai komunitas percaya.
Catatan pengutipan singkat: Dalam sumber-sumber klasik, beberapa komentator menyoroti pentingnya iman dan kebersamaan jemaat dalam doa, meskipun tidak menyalin teks ayat secara harfiah. Mereka menekankan bahwa tindakan rohani ini menegaskan kehadiran Allah di tengah komunitas yang percaya dan berbelas kasih. Quotation dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan panjang di sini karena konteks salin penuh tidak diperlukan, namun konsep-konsep utama sejalan dengan pandangan mereka tentang doa, iman, dan pengurapan.