Yesaya 60:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Segala domba Kedar dikumpulkan kepadamu, segala domba jantan Nebayot dihantar akan gunamu, sekalian itu naik ke atas mezbah-Ku, dipersembahkan dengan keridlaan hati, maka rumah-Ku yang mulia itu akan Kupermuliakan pula.

Ayat sebelumnya
« Yesaya 60:6
Ayat berikutnya
Yesaya 60:8 »

Yesaya 60:7 Tafsiran ayat Alkitab

Yesaya 60:7 (IDN) – Makna dalam Konteks Pemulihan Allah

Dalam Yesaya pasal 60, nabi menubuatkan masa depan pemulihan dan kemuliaan bagi umat Allah setelah masa kegelapan dan pembuangan. Ayat 7 menekankan bahwa bangsa-bangsa akan membawa persembahan kepada Tuhan, dan persembahan itu dipandang sebagai bagian dari perayaan pemulihan Zion. Secara konkret, “domba Kedar” dan “domba Nebayot” melambangkan bangsa-bangsa non-Israel yang pada akhirnya ikut ambil bagian dalam ibadah sejati melalui kemuliaan baharunya rumah Tuhan.

Pemaknaan Pokok

Ayat ini menegaskan bahwa segala sesuatu yang dihasilkan dari bangsa-bangsa yang tadinya asing terhadap Allah akan diundang untuk menjadi bagian dari penyembahan yang mulia. Ketika rumah Tuhan diperkaya dengan kemuliaan-Nya, tidak ada lagi penghalang etnis atau identitas nasional; umat manusia yang jauh akan diundang untuk menghampiri Tuhan dengan hati yang penuh syukur.

Gagasan Utama dan Tema Kunci

  • Kemuliaan rumah Tuhan sebagai pusat ruangan umat Allah: Tuhan akan memuliakan rumah-Nya melalui penyembahan yang melibatkan bangsa-bangsa, menunjukkan inklusivitas janji-Nya.
  • Penerimaan persembahan dengan keridlaan hati: ibadah yang berkenan adalah ibadah yang lahir dari hati yang percaya dan rela berkorban, bukan sekadar rutinitas lahiriah.
  • Pemulihan identitas umat Allah: meskipun sebelumnya umat Tuhan dipandang eksklusif, masa depan menegaskan bahwa semua bangsa akan bersekutu dalam puji-pujian untuk Allah yang mahakuasa.

Perkakas Reno dan Hubungan dengan Pengajaran lain

Ada beberapa gambaran relevan yang sejalan dengan tradisi tafsiran iman:

  • menekankan bahwa penyembahan sejati Allah adalah “hidup dan ikhlas” ke dalam Roh dan kebenaran; ayat ini selaras dengan ajakan agar persembahan datang dari hati yang tulus.
  • Matius 21:43 mengisyaratkan bahwa kerajaan Allah akan berpindah kepada bangsa-bangsa yang menerima pewartaan-nya, melengkapi makna inklusivitas yang disiratkan Yesaya 60:7.
  • Amsal 3:9–10 mengaitkan penghormatan kepada Tuhan dengan persembahan—menjadi pola bahwa pemberian material tercermin dalam keadaan hati yang beribadah.

Refleksi Praktis

Bagaimana kita merespons jemaat yang berasal dari latar belakang berbeda? Ayat ini mengundang kita untuk menyambut penyembah dari mana pun dengan sikap kerendahan hati, tanpa syarat, dan meneguhkan bahwa ibadah kita kepada Tuhan harus lahir dari kasih yang tulus. Dalam konteks gereja lokal, ajaran ini menegaskan pentingnya kemerdekaan dari prasangka budaya maupun batasan etnis dalam pelayanan, musik pujian, dan misi keluarga iman.

Tautan Silang (Cross-References)

Beberapa hubungan wajar untuk memperkaya pemahaman:

  • Yesaya 2:2–3 – Kedatangan bangsa-bangsa ke Bait Allah sebagai pusat tujuan penyembahan.
  • Roma 15:9–12 – Memperluas ruang ibadah bagi bangsa-bangsa untuk memuliakan Allah seperti dinyatakan dalam nubuat-nubuat perjanjian.
  • Why 5:9–10 – Kemenangan Kristus mempersatukan bangsa-bangsa dalam puji-pujian atas karya penebusan-Nya.

Penjelasan singkat: Yesaya 60:7 menekankan bahwa rumah Tuhan akan dipenuhi pujian dari semua bangsa; ibadah yang diberkati lahir dari hati yang rela, dan Allah akan memuliakan identitas-Nya melalui jemaat yang beragam dalam satu tujuan—menyembah Tuhan dengan kerinduan yang tulus.

Ringkasan Penutup

Ayat ini menegaskan masa depan pemulihan umat Allah di mana persembahan dari bangsa-bangsa dipakai untuk membangun rumah-Nya. Ibadah yang mulia adalah ibadah hati, diwujudkan melalui penerimaan, persaudaraan, dan kerelaan mengangkat nama Tuhan. Dalam kerangka Alkitabiah, hal ini memperluas cakrawala ibadah menjadi puji-pujian universal kepada Allah yang berdaulat atas segala bangsa.

Cuplikan kutipan terkait (tanpa teks lengkap): Matthew Henry menekankan bahwa pemulihan umat Allah meliputi penderitaan yang berbuah berkat; Albert Barnes menekankan kesinambungan janji Allah kepada bangsa-bangsa; Adam Clarke menyoroti makna keridlaan hati sebagai inti ibadah sejati. Jika ada kutipan eksplisit, akan dicantumkan secara singkat sesuai ketersediaan teks publik domain.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yesaya 60:7 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 25:13 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kejadian 25:13 (IDN) »
Maka inilah nama-nama segala anak laki-laki Ismail, masing-masing dengan namanya dan sejarahnya; maka anak sulung Ismail itu Nebayot, kemudian Kedar dan Adbeel dan Mibsam

Yesaya 56:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 56:7 (IDN) »
niscaya Kusampaikan dia kepada bukit-Ku yang suci dan Kusukacitakan hatinya kelak di dalam rumah sembahyang-Ku: Bahwa segala korban bakaran dan segala korban sembelihan mereka itu akan kekenangan di atas mezbah-Ku, karena rumah-Ku akan disebut rumah sembahyang bagi segala bangsa.

Ibrani 13:15 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ibrani 13:15 (IDN) »
Sebab itu dengan jalan Yesus itu hendaklah kita senantiasa mempersembahkan kepada Allah korban puji-pujian, yaitu buah-buahan bibir mulut yang mengaku nama-Nya.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab