Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yesaya 1 Yesaya 2 Yesaya 3 Yesaya 4 Yesaya 5 Yesaya 6 Yesaya 7 Yesaya 8 Yesaya 9 Yesaya 10 Yesaya 11 Yesaya 12 Yesaya 13 Yesaya 14 Yesaya 15 Yesaya 16 Yesaya 17 Yesaya 18 Yesaya 19 Yesaya 20 Yesaya 21 Yesaya 22 Yesaya 23 Yesaya 24 Yesaya 25 Yesaya 26 Yesaya 27 Yesaya 28 Yesaya 29 Yesaya 30 Yesaya 31 Yesaya 32 Yesaya 33 Yesaya 34 Yesaya 35 Yesaya 36 Yesaya 37 Yesaya 38 Yesaya 39 Yesaya 40 Yesaya 41 Yesaya 42 Yesaya 43 Yesaya 44 Yesaya 45 Yesaya 46 Yesaya 47 Yesaya 48 Yesaya 49 Yesaya 50 Yesaya 51 Yesaya 52 Yesaya 53 Yesaya 54 Yesaya 55 Yesaya 56 Yesaya 57 Yesaya 58 Yesaya 59 Yesaya 60 Yesaya 61 Yesaya 62 Yesaya 63 Yesaya 64 Yesaya 65 Yesaya 66



Yesaya 35:2 (IDN) — Suatu Nyanyian Pemulihan dan Kemuliaan Allah
Ayat ini terletak dalam nubuat Yesaya pasca-penjajahan sementara, menggambarkan masa pemulihan yang akan datang bagi umat Tuhan. Konteksnya menyoroti peralihan dari masa-masa kegelapan menjadi terang kemuliaan Tuhan yang dinyatakan secara nyata. Dalam menantikan keselamatan, nubuat ini memperlihatkan bahwa Allah memulihkan dan memberkati tanah serta bangsanya dengan kemegahan alam dan sukacita yang melimpah.
Makna pokok ayat
Ayat ini menyatakan bahwa kemuliaan Tuhan akan dinyatakan secara megah melalui pemulihan yang membawa kegembiraan besar. Perbandingan dengan Libanon, Karmel, dan Saron menekankan kebesaran alam yang akan ikut berpartisipasi dalam pemulihan ilahi—gunung-gunung dan lembah menyiapkan saksi bagi kasih Tuhan. Perempuan dan laki-laki akan berkumpul dalam perayaan iman, menari dan bersukacita karena Allah telah berbuat sesuatu yang besar untuk umat- Nya.
Tema utama
Ayat lintas terkait
Beberapa bagian Alkitab lain menegaskan gagasan pemulihan dan kemuliaan Tuhan yang memicu sukacita manusia dan ciptaan:
Penjelasan singkat: Liku doa dan puji-pujian dalam nubuat ini mengindikasikan bahwa pemulihan tidak hanya bersifat personal, melainkan bersifat komunal dan kosmik—menjadi saksi bagi bangsa-bangsa bahwa Allah berkuasa menyatakan kemuliaan-Nya secara nyata.
Pemahaman praktis
Bagaimana kita bisa merespons janji ini hari ini?
Intisari bagi pembaca
Yesaya 35:2 mengkonfirmasi bahwa Allah tidak membiarkan umat-Nya terpuruk dalam masa sulit. Sebaliknya, Dia membangkitkan kemuliaan-Nya sehingga umat-Nya—dan dengan mereka seluruh ciptaan—akan bersorak, menyiarkan karya-Nya yang besar. Pemulihan ini mengajak kita untuk menanggapi dengan iman, pujian, dan hidup yang mencerminkan kemuliaan Allah di mana pun kita ditempatkan.
Rujukan singkat para komentator klasik
Beberapa pandangan pandangan klasik menggarisbawahi gagasan pemulihan dalam konteks kemuliaan Tuhan. Secara singkat, para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa nubuat ini menggambarkan penggenapan ilahi yang menumbuhkan sukacita nasional dan kehadiran Allah yang nyata di antara umat-Nya. Catatan: dalam ringkasan ini tidak disertakan kutipan panjang, namun nuansa yang sama terlihat dalam interpretasi mereka tentang bagaimana Allah memulihkan dan memuliakan umat-Nya melalui pekerjaan-Nya yang sadar akan konteks historis Israel dan pemendekan masa penindasan menuju pembebasan.
Penutup singkat: Ayat ini menegaskan bahwa masa depan Allah bagi umat-Nya adalah masa kemuliaan yang menuntun pada perayaan bersamaan dengan keindahan ciptaan. Pembaca diajak meresapi pemulihan Allah secara pribadi dan komunitas, sambil mempersiapkan diri untuk menyaksikan karya-Nya yang besar.