Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 8:14 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 8:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Karena Israel sudah melupakan Khaliknya sementara dibuatnya beberapa maligai! dan lagi Yehudapun sudah memperbanyakkan kota bentengnya, tetapi Aku kelak menyuruhkan suatu api dalam kedua buah negeri itu, yang makan habis akan segala maligainya.
Hosea 8:14 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 8:14 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ulangan 32:18 (IDN) »
Bahwa kamu telah meninggalkan gunung batu yang menjadikan kamu, dan kamu telah melupakan Allah yang memperanakkan kamu.

Yeremia 17:27 (IDN) »
Tetapi jikalau tiada kamu hendak mendengar akan Daku dalam perkara menguduskan hari sabat atau tiada menggandar barang gandaran atau membawa dia masuk dari pada pintu-pintu Yeruzalem pada hari sabat, niscaya Aku kelak akan menyalakan suatu api di dalam segala pintu gerbangnya, yang makan habis akan segala maligai Yeruzalem dan yang tiada terpadamkan.

Yesaya 17:10 (IDN) »
Karena engkau sudah melupakan Allah, pohon selamatmu, dan tiada engkau ingat akan gunung batu kuatmu, tambahan pula engkau sudah membuat beberapa taman lezat akan dirimu dan sudah menanami dia dengan pokok-pokok lain negeri.
Hosea 8:14 (IDN) — Lirik konteks dan makna
Ayat ini berada dalam bagian Kitab Hosea yang menilai umat Israel dan Yehuda karena kelalaian mereka terhadap Allah. Hosea menyoroti dua gejala utama: pengkhianatan terhadap Khalik melalui penyembahan berhala dan pembangunan tempat perlindungan kota-kota benteng yang berlebihan. Frasa “melupakan Khaliknya” menunjukkan kehilangan hubungan intim dengan Tuhan; sedangkan “maligai” (atau istana/kemegahan milik manusia) mencerminkan kemegahan duniawi yang menutup jalan pada pengakuan ketergantungan kepada Allah. Tuhan menanggapi dengan ancaman api sebagai simbol kehancuran yang memakan habis seperti yang dinubuatkan, bukan karena kebencian semata, melainkan karena panggilan pertobatan yang tidak diindahkan.
Apa yang dikedepankan teks mengenai Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa Allah merespons penyimpangan umat-Nya dengan keadilan yang menguras kemegahan manusia. Keberanian molar Israel untuk memperbanyak maligai dan kota benteng tidak mengubah kenyataan bahwa hubungan dengan Allah menjadi renggang. Allah tetap setia terhadap perjanjian-Nya; kehendak-Nya adalah umat hidup dekat dengan-Nya—bukan hidup dalam kemegahan material yang menutupi kekurangan iman. Dalam konteks Hosea, kasih Allah tetap berlanjut meskipun umat-Nya sering menolak kasih itu dengan jalan-jalan mereka sendiri.
Istilah dan gambaran penting
Ayat terkait yang relevan
Beberapa ayat lain menguatkan tema serupa:
Praktik iman untuk masa kini
Ayat ini mengajak pembaca untuk mengevaluasi apa yang dianggap sebagai "perlindungan" atau keamanan hidup. Apakah kita lebih memberi arti pada kemegahan materi, fasilitas, atau reputasi, sehingga kita melupakan Tuhan? Allah tidak menolak kemajuan manusia, tetapi menolak ketika kemegahan dunia menjadi penghalang bagi hidup beriman yang setia kepada-Nya. Pertobatan berarti memilih hubungan dengan Tuhan sebagai prioritas utama, membiarkan Dia menuntun rencana hidup, bukan sebaliknya.
Pandangan ringkas para komentator terdahulu
Beberapa tokoh berpendapat bahwa Hosea menulis dengan nada gembira-inisiatif demi memupuk kembali iman yang terlantar. Mereka menekankan pentingnya respons umat terhadap peringatan Allah dan bahwa api kehancuran bukan tindakan murka tanpa tujuan, melainkan panggilan untuk kembali kepada-Nya.
Arah penafsiran yang disarankan
Gunakan ayat ini sebagai kaca pembesar untuk mengevaluasi prioritas pribadi dan komunitas gereja. Panggilan untuk hidup bergantung pada Tuhan melampaui segala kemegahan duniawi, dan pertobatan adalah kunci membangun kembali hubungan yang hidup dengan Allah.
Cross-references dan penjelasan singkat