Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiHosea 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
Hosea 4:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Di atas kemuncak segala gunung mereka itu mempersembahkan korban; di atas segala bukit mereka itu membakar dupa, di bawah pohon jati dan pohon hawar dan pohon balut, sebab baik naungnya; sebab itu berkendaklah segala anakmu perempuan dan segala menantumu perempuanpun berbuatlah zinah.
Hosea 4:13 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Hosea 4:13 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 1:29 (IDN) »
Maka pada masa itu kamu malu kelak dari karena segala pohon kayu, yang kamu sukai dahulu, dan kamu akan kena bera muka dari karena segala taman yang sudah kamu pilih.

Yehezkiel 6:13 (IDN) »
Maka pada masa itu akan kamu ketahui bahwa Akulah Tuhan, apabila segala orangnya yang mati dibunuh itu terhantar di tengah-tengah segala berhala tahinya dan keliling segala mezbahnya dan di atas segala bukit yang tinggi dan di atas kemuncak segala gunung dan di bawah segala pokok yang hijau dan di bawah segala pohon beraksa yang berdahan besar-besar, di tempat-tempat mereka itu biasa membakar dupa bagi segala berhala tahinya.

Yeremia 3:6 (IDN) »
Arakian, maka firman Tuhan kepadaku pada zaman raja Yosia: Sudahkah engkau melihat barang yang telah dibuat oleh Israel, perempuan terbalik itu? Bahwa ia sudah pergi ke atas segala bukit yang tinggi dan ke bawah segala pohon yang hijau, lalu berbuat zinah di sana.
Interpretasi singkat Ayat Hosea 4:13
Inti maknanya adalah kecelakaan rohani umat Israel karena mereka menyembah berhala di tempat-tempat yang tinggi dan pepohonan yang disucikan oleh praktik penyembahan palsu. Tuhan menilai tindakan mereka sebagai penyimpangan yang menjerumuskan generasi, termasuk perempuan-perempuan dan anak-anak yang terpengaruh.
Latar belakang kontekstual
Pasal 4 secara umum mengungkap keburukan pengkhianatan umat terhadap perjanjian: imannya melemah, sumpah-sumpah diabaikan, dan penyembahan berhala merajalela di segala tempat. Ayat 13 berada dalam bagian yang menegaskan bagaimana tempat-tempat tinggi, bukit, dan pepohonan dijadikan pusat upacara penyembahan, karena dianggap memberi naungan atau kekuatan ilahi bagi para penyembah. Hosea menyoroti bahwa tindakan tersebut tidak sekadar ritual kosong, melainkan mengakar pada pola hidup yang menindas, menormalisasi zinah, dan merosakkan institusi keluarga.
Pembacaan teologis dan interpretatif
Penyembahan di atas gunung dan pepohonan dibaca sebagai simbol percampuran keyakinan Israel dengan budaya kafir. Praktik seperti itu mencerminkan keinginan untuk mendapatkan perlindungan dan berkah tanpa tunduk pada Tuhan yang disembah bangsa itu. Dampaknya ialah kerusakan moral: anak-anak perempuan dan menantu perempuan terjebak dalam perilaku yang tidak setia kepada perjanjian, yang pada gilirannya memperkokoh siklus ketidaksetiaan.
Observasi interpretatif singkat
Bidang hubung silang yang relevan
Beberapa ayat yang bisa dipertimbangkan untuk memahami konteks ini:
Pengajaran praktis yang singkat
Ayat ini menekankan pentingnya loyalitas kepada Tuhan tanpa mencari perlindungan atau kekuatan dari praktik-praktik yang menyaingi-Nya. Dalam konteks keluarga dan masyarakat, contoh iman keluarga perlu dijaga agar tidak mudah terpengaruh budaya yang menyimpang. Ketaatan kepada Tuhan menuntut kesetiaan yang konsisten dalam semua aspek kehidupan.
Rangkuman dengan pandangan tokoh teolog publik-domain
Secara tematik, para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menegaskan bahwa bentuk penyembahan di atas gunung dan pohon adalah bentuk kemunafikan religius yang menutupi kejatuhan moral. Mereka menekankan bahwa penyembahan palsu membawa konsekuensi sosial dan kegagalan institusi keluarga. Dalam gaya interpretatif mereka, inti ajaran adalah panggilan sungguh-sungguh untuk bertobat dan mengembalikan nurani pada penyembahan kepada Tuhan yang benar.
Kutipan singkat yang relevan
Beberapa pernyataan ringkas dari sumber-sumber publik-domain yang dapat dipertimbangkan: "Tuhan menuntut kesetiaan hati, bukan sekadar ritual." (parafrase dari pola Henry/Barnes/Clarke dalam pembahasan serupa).
Referensi silang singkat
Hubungan dengan teks lain membawa pencerahan: Yeremia 2:13; 2 Raja-raja 17:9-11; Kolose 3:5. Masing-masing menyoroti konsekuensi dari pengaburan antara penyembahan yang benar dengan praktik duniawi yang menjerumuskan keluarga dan komunitas ke dalam ketidaksetiaan.