Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Ibrani 9:1 Ibrani 9:2 Ibrani 9:3 Ibrani 9:4 Ibrani 9:5 Ibrani 9:6 Ibrani 9:7 Ibrani 9:8 Ibrani 9:9 Ibrani 9:10 Ibrani 9:11 Ibrani 9:12 Ibrani 9:13 Ibrani 9:14 Ibrani 9:15 Ibrani 9:16 Ibrani 9:17 Ibrani 9:18 Ibrani 9:19 Ibrani 9:20 Ibrani 9:21 Ibrani 9:22 Ibrani 9:23 Ibrani 9:24 Ibrani 9:25 Ibrani 9:26 Ibrani 9:27 Ibrani 9:28



Ibrani 9:20 (IDN): "Inilah darah perjanjian yang difirmankan Allah bagi kamu."
Dalam konteks Perjanjian Baru, ayat ini berada pada bagian penjelasan tentang bagaimana darah Kristus menjadi sakramen perjanjian yang mengikat antara Allah dan umat-Nya. Penulisan Ibrani menekankan bagaimana Allah sendiri mengatur jalannya keselamatan melalui Kristus yang menggenapi simbol-simbol hukum Musa. Ungkapan "darah perjanjian" menegaskan bahwa penyucian dan pemutihan dosa tidak diperoleh lewat upacara kosong, melainkan melalui kematian Kristus yang dipersiapkan Allah untuk meneguhkan jaminan keselamatan bagi umat-Nya.
Frase "darah perjanjian" menekankan ikatan yang dibuat oleh Allah dengan manusia melalui kematian Jesus. Darah di sini bukan sekadar unsur fisik, melainkan simbol pengorbanan yang menanggung hukuman atas pelanggaran hukum Allah. Karena darah-Nya menebus, umat Allah dipanggil hidup menurut iman dan taat kepada perjanjian yang telah difirmankan Allah.
- Ibrani 8:6–13 menekankan perjanjian baru yang didasarkan pada pengutusan Kristus dan penyempurnaan janji-janji Allah.
- Matius 26:28 menyingkap makna darah-Nya sebagai peringatan akan kemurnian keselamatan melalui pengorbanan-Nya.
- 1 Korintus 11:25–26 menggambarkan perjamuan kudus sebagai pengingat akan darah-Nya yang diperjanjikan di zaman lampau dan penegaran iman di antara bangsa percaya.
Penjelasan singkat tentang referensi: Ayat-ayat tersebut menunjukkan bagaimana darah Kristus menyempurnakan perjanjian Allah, menggantikan simbol-simbol hukum lama dengan kenyataan rohani baru dalam Kristus.
Ayah Perjanjian lama menantikan pemenuhan, dan Ibrani menegaskan bahwa darah Kristus adalah penegaan dan penyempurnaan janji Allah. Melalui kematian-Nya, Allah mengikat umat-Nya dalam perjanjian kekal yang memanggil iman, pengharapan, dan ketaatan sebagai balasan atas kasih yang telah dinyatakan secara jelas.
Quotations (langsung) dari para komentator klasik yang relevan:
Matthew Henry (parafrase): membantu pembaca melihat bagaimana darah perjanjian mengokohkan janji Allah pada umat-Nya melalui Kristus. (Catatan umum Henry merujuk pada penjabaran makna korban dan penerimaan oleh iman.)
Albert Barnes (parafrase): menekankan bahwa darah perjanjian bukan sekadar simbol, melainkan realitas penebusan dalam Kristus yang menguduskan umat-Nya.
Adam Clarke (parafrase): menyoroti bagaimana hukum lama dipenuhi dan disempurnakan dalam praktikum kekal melalui karya Kristus di kayu salib.