Kejadian 6:13 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka sebab itu firman Allah kepada Nuh: Adapun kesudahan segala manusia itu telah datang di hadapan hadirat-Ku, karena bumi ini telah dipenuhinya dengan penggagahan; maka sesungguhnya Aku akan membinasakan mereka itu kelak serta dengan bumi itu.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 6:12
Ayat berikutnya
Kejadian 6:14 »

Kejadian 6:13 Tafsiran ayat Alkitab

Kejadian 6:13 (IDN): Latar, Makna, dan Aplikasi

Setting segera sebelum air bah: Ayat ini muncul setelah Allah melihat keadaan manusia yang penuh kejahatan dan kekerasan di bumi. Firman-Nya kepada Nuh menegaskan bahwa kejahatan manusia telah mencapai batas, sehingga masa itu telah datang di hadirat-Nya dan bumi penuh dengan penggagahan. Nuh dipanggil sebagai agen keselamatan bagi sebuah umat yang akan dimurnikan melalui air bah.

Apa yang dinyatakan teks tentang Allah dan iman

Ayat ini menyoroti sifat Allah yang suverin dan adil. Allah tidak acuh terhadap kemerosotan moral; sebaliknya, Dia berbuat tindakan kongkret untuk menghentikan keburukan dan memulihkan keteraturan ciptaan-Nya. Keputusan-Nya didasarkan pada penilaian yang benar tentang ketidaktaatan manusia, tetapi juga mengeja kasih-Nya yang membebaskan bagi sang raja iman, Nuh, yang dipanggil untuk menerima peran di antara orang-orang yang hidup dalam ketidaksetiaan.

Penjelasan kata dan gambaran penting

  • Kesudahan segala manusia menunjuk pada garis hidup umat manusia yang akhirnya akan berakhir karena kebejatan moral tanpa pertobatan.
  • Penggagahan menggambarkan kekerasan, penindasan, dan pembusukan etika sosial yang meluas; ini bukan sekadar tindakan satu pelaku, melainkan kondisi umum yang merusak hubungan manusia dengan Tuhan dan sesama.
  • Binasakan mereka itu kelak menegaskan bahwa Allah akan menghentikan proses kejahatan dengan hukuman yang berat, tetapi di baliknya juga ada pemeliharaan tujuan-Nya untuk dunia yang diperbarui.

Hubungan dengan teks-teks terkait

Beberapa bagian terkait membantu memahami konteks ini:

  • menegaskan bahwa kejahatan manusia telah meluap sampai Allah menyesali Dia telah menjadikan manusia di bumi; hal ini memperjelas dasar moral dari perintah pembinasaan pada pasal berikutnya.
  • mengangkat contoh iman Nuh sebagai respons percaya terhadap firman Allah meskipun keadaan terdengar mustahil secara manusia; hal ini menunjukkan hubungan antara iman dan ketaatan dalam sembilan rute keselamatan.
  • menyinggung masa pembatalan karena kelaluan manusia pada era Nuh, yang dipakaikan kembali pada pemahaman tentang penghakiman dan pemeliharaan bagi mereka yang setia.

Inti hubungan ini adalah bagaimana iman Nuh beroperasi di antara kekacauan moral sekitar, dan bagaimana Allah menilai serta menanggung langkah-langkah pembaruan secara historis.

Aplikasi bagi kehidupan kita saat ini

Ajaran utama di sini adalah panggilan untuk hidup dengan kesetiaan di tengah kerusakan dunia. Firman Allah yang menegaskan batas-batas kejahatan mengingatkan kita bahwa penghakiman bisa datang jika pola hidup tidak bertobat; namun Allah juga menuntun umat-Nya melalui panggilan hidup yang benar. Seperti Nuh, kita diajak memohon dan menaati, memuliakan Tuhan dalam integritas pribadi serta menjaga komunitas dari penyimpangan moral yang melumpuhkan.

Catatan referensi singkat

Kutipan pendek dari para komentator publik-domain (sebutan sebagai sumber tradisi):

Matthew Henry menekankan bahwa di sini Allah bertindak sebagai Hakim yang suci, yang tidak menoleransi kebejatan; Nuh dipanggil sebagai contoh iman dalam menghadapi tugas yang tidak umum. Albert Barnes menyoroti kepastian bahwa Allah menilai manusia secara holistik—hati, perbuatan, dan niat—lalu memerintahkan hukuman untuk memulihkan kebenaran. Adam Clarke menekankan aspek hukum ilahi yang menguatkan bahwa kejahatan manusia telah mencapai derajat yang tidak dapat ditoleransi, sehingga perlunya pembinasaan untuk membuka jalan bagi pemulihan dunia. (Quotations are paraphrased summaries of their general tones in this passage.)

Cross-references: Kej. 6:5; Ibr. 11:7; 1 Ptr. 3:20 — semua menyorot hubungan antara iman, ketaatan, dan pemeliharaan Allah dalam rencana keselamatan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 6:13 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

1 Petrus 4:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Petrus 4:7 (IDN) »
Tetapi zaman yang akhir itu sudah dekat. Sebab itu hendaklah pikiranmu sempurna, dan berdoa dengan siumannya.

Hosea 4:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Hosea 4:1 (IDN) »
Dengarlah olehmu firman Tuhan, hai bani Israel! karena adalah pada Tuhan suatu acara dengan segala orang isi negeri itu, sebab di dalam negeri itu setiapun tiada, kemurahanpun tiada, pengetahuan yang dari pada Allahpun tiada.

Yehezkiel 7:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yehezkiel 7:2 (IDN) »
Hai engkau, anak Adam! demikianlah firman Tuhan Hua akan hal tanah orang Israel: Kesudahannya sudah sampai! Kesudahannya sudah datang kepada keempat penjuru tanahnya.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab