Kejadian 5:25 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Metusalah itu hidup seratus delapan puluh tujuh tahun lamanya, lalu beranak Lamekh.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 5:24
Ayat berikutnya
Kejadian 5:26 »

Kejadian 5:25 Tafsiran ayat Alkitab

Kejadian 5:25 (IDN)

Iman pada susunan garis keturunan umat manusia sejak Adam mencapai titik fokus pada Metusalah, ketika ia hidup 187 tahun dan kemudian beranak Lamekh. Ayat ini menonjolkan bagaimana Allah menjaga dan meneguhkan lini keturunan umat-Nya dalam periode awal penciptaan, meskipun manusia berada dalam rentang waktu panjang hidup yang mencerminkan masa persiapan dan ketabahan sebelum banjir besar.

Rangkaian ayat: konteks segera

Ayat sebelumnya memperkenalkan Lamekh sebagai putra Metusalah, dan ayat ini melukiskan kelahiran Lamekh setelah Metusalah hidup panjang. Bagian ini menegaskan kesinambungan antara generasi-generasi pertama sejak Adam, menunjukkan bahwa kehidupan yang panjang dipandang Allah sebagai masa untuk bertumbuh, beranak, dan menyiapkan generasi berikutnya bagi rencana-Nya.

Apa yang diajarkan teks tentang Allah dan iman

Teks menekankan ketetapan Allah dalam memelihara garis keturunan manusia. Ketika hidup sangat lama, Allah secara perlahan membangun umat-Nya melalui generasi-generasi yang terus memanggil misteri-Nya, sambil menunjukkan bahwa kehadiran-Nya melingkupi semua tahap hidup manusia—pemberian keluarga, tanggung jawab, dan kesempatan untuk berpegang kepada janji-Nya.

Perkataannya yang perlu memahami

Beberapa kata kunci di bagian ini mengundang refleksi: “hidup” (masa hidup manusia), “beranak” (kelahiran dan pembentukan keluarga), dan “tahun-tahun” (lamanya masa hidup). Wahana bahasa ini menekankan kenyataan bahwa kehidupan manusia berada dalam kendali Tuhan dan memungkinkan pewarisan iman dari generasi ke generasi.

Rujukan silang yang relevan

  • Kejadian 4:25 — Keturunan Selah serta pelantikan bayi-bayi pertama; menunjukkan bagaimana kelahiran menandai kelanjutan tujuan Allah melalui garis keturunan.
  • Ibrani 11:4 — Imanuel iman dari kepercayaan melalui Abel dan peninggalan korban, menggambarkan bagaimana iman dipakai lewat generasi yang berbeda, termasuk masa panjang hidup.
  • 1 Tawarikh 1:3 — Garis keturunan Adam hingga Nuh, mengingatkan bahwa Allah menjaga garis keturunan-Nya meski menghadapi masa-masa yang panjang dan penuh ujian.

Makna praktis untuk zaman kini

Ayat ini mengajak pembaca untuk menghargai peran setiap generasi dalam menjaga pewarisan iman. Waktu hidup yang panjang pada masa-masa sangat berbahaya di era kuno menunjukkan bahwa Tuhan bekerja melalui kedewasaan dan stabilitas keluarga. Dalam konteks sekarang, kita ditantang untuk mendidik anak-anak kita dalam iman, membangun ketahanan rohani, dan mengingat bahwa setiap kelahiran membawa amanat untuk menyiapkan generasi berikutnya menjalani jalan Tuhan.

Narasi ringkas dari penafsiran klasik (tanpa menyalin utuh)

Para Bapak Gereja kuno menekankan bahwa garis keturunan ialah saluran berkat dan tanggung jawab. Metusalah yang hidup 187 tahun menggambarkan lamanya masa persiapan bagi generasi berikutnya, sebuah gambar bahwa pengangkatan Allah dalam kehidupan manusia meliputi jangka waktu panjang yang membangun kontinuitas iman.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 5:25 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 4:18 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kejadian 4:18 (IDN) »
Maka Henokh itupun beranaklah Irad, dan Irad beranaklah Mekhuyael, dan Mekhuyael beranaklah Metusael, dan Metusael beranaklah Lamekh.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab