Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Kejadian 1 Kejadian 2 Kejadian 3 Kejadian 4 Kejadian 5 Kejadian 6 Kejadian 7 Kejadian 8 Kejadian 9 Kejadian 10 Kejadian 11 Kejadian 12 Kejadian 13 Kejadian 14 Kejadian 15 Kejadian 16 Kejadian 17 Kejadian 18 Kejadian 19 Kejadian 20 Kejadian 21 Kejadian 22 Kejadian 23 Kejadian 24 Kejadian 25 Kejadian 26 Kejadian 27 Kejadian 28 Kejadian 29 Kejadian 30 Kejadian 31 Kejadian 32 Kejadian 33 Kejadian 34 Kejadian 35 Kejadian 36 Kejadian 37 Kejadian 38 Kejadian 39 Kejadian 40 Kejadian 41 Kejadian 42 Kejadian 43 Kejadian 44 Kejadian 45 Kejadian 46 Kejadian 47 Kejadian 48 Kejadian 49 Kejadian 50Verse
Kejadian 49:1 Kejadian 49:2 Kejadian 49:3 Kejadian 49:4 Kejadian 49:5 Kejadian 49:6 Kejadian 49:7 Kejadian 49:8 Kejadian 49:9 Kejadian 49:10 Kejadian 49:11 Kejadian 49:12 Kejadian 49:13 Kejadian 49:14 Kejadian 49:15 Kejadian 49:16 Kejadian 49:17 Kejadian 49:18 Kejadian 49:19 Kejadian 49:20 Kejadian 49:21 Kejadian 49:22 Kejadian 49:23 Kejadian 49:24 Kejadian 49:25 Kejadian 49:26 Kejadian 49:27 Kejadian 49:28 Kejadian 49:29 Kejadian 49:30 Kejadian 49:31 Kejadian 49:32 Kejadian 49:33



Kejadian 49:18 (IDN)
Aku menantikan selamat yang dari pada-Mu, ya Tuhan!
Setting segera ayat
Apa yang dinyatakan teks tentang Allah dan iman
Kata-kata dan gambaran penting
Selamat mengandung makna keselamatan, pembebasan, dan pemeliharaan Allah bagi umat-Nya. Menantikan menunjukkan kesabaran iman; ini bukan sekadar harapan pasif, melainkan pengakuan bahwa Allah yang berkuasa akan menunaikan janji pada waktu-Nya. Dalam konteks kejayaan Yakub atas anak-anaknya, ungkapan ini juga menandakan ketergantungan total pada Allah di tengah perjalanan hidup yang penuh tantangan.
Rujukan silang yang relevan
Refleksi teologi praktis untuk masa kini
Inti pemikiran berdasarkan para komentator publik domain
Para penafsir klasik menyoroti orientasi iman kepada Allah sebagai sumber keselamatan. Mereka menekankan bahwa keselamatan bersifat ilahi, bukan hasil usaha manusia semata. Kutipan singkat dari sumber-sumber publik domain dapat dipakai sebagai rujukan historis:
Matthew Henry menekankan bahwa keselamatan dari Tuhan menyatakan kasih dan kedaulatan-Nya atas umat-Nya. Albert Barnes menafsirkan ketergantungan umat pada penyelenggaraan ilahi sebagai bukti iman yang hidup. Adam Clarke menegaskan bahwa harapan akan keselamatan adalah pusat hidup beriman yang tidak tergoyahkan oleh keadaan sesaat.
Catatan penting