Kejadian 35:3 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Marilah kita berjalan mudik ke Bait-el, karena aku hendak memperbuat sebuah mezbah di sana bagi Allah, yang telah mendengar akan suaraku pada masa kesukaranku dan yang menyertai akan daku pada jalan yang telah kujalani itu.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 35:2
Ayat berikutnya
Kejadian 35:4 »

Kejadian 35:3 Tafsiran ayat Alkitab

Kejadian 35:3 (Terjemahan IDN)

“Marilah kita berjalan mudik ke Bait-el, karena aku hendak memperbuat sebuah mezbah di sana bagi Allah, yang telah mendengar akan suaraku pada masa kesukaranku dan yang menyertai akan daku pada jalan yang telah kujalani itu.”

Setingan segera ayat

Ayah-ibu Yakub, Yakub sendiri, mengumpulkan keluarga dan berkata agar mereka bersiap menuju Bait-el. Perintah ini muncul sebagai respons syukur dan komitmen ibadah setelah pengalaman jalan panjang, pergumulan, dan penyertaan Allah sepanjang perjalanan mereka menuju tanah yang dijanjikan.

Apa teks ini mengungkapkan tentang Allah dan iman

Ayat ini menekankan beberapa tema penting: janji penyertaan Allah, respons syukur melalui peribadatan, dan pemurnian hidup mengikuti perjalanan iman. Allah adalah yang mengenal hati umat-Nya—telah mendengar suaraku dalam kesukaran, menunjukkan betapa dekat-Nya pada waktu kuasa, dan menyertai dalam setiap langkah. Perbaikan fokus hidup pada Bait-el menegaskan bahwa tempat perjumpaan dengan Allah memberi arah baru bagi komunitas yang telah melalui ujian.

Penjelasan kata dan gambar penting

  • Bait-el (Bethel): tempat perjumpaan dengan Allah, simbol penerimaan rahasia ilahi dan perubahan arah hidup (nama yang berarti “anak Tuhan” atau “tempat Allah hadir”).
  • Mudik ke Bait-el: tindakan pergi kembali ke pusat ibadah dan bercuti dari kekerasan maupun gangguan dunia; tindakan ini menegaskan prioritas spiritual di atas kenyamanan pribadi.
  • Mezbah: tempat korban yang dipersembahkan kepada Allah; simbol penyerahan hidup dan syukur atas penyertaan-Nya.
  • Yang menyertai akan daku: jaminan ilahi yang membangun kepercayaan bahwa perjalanan hidup tidak pernah dilakukan sendiri, melainkan bersama Allah.

Hubungan dengan teks lain yang relevan

Beberapa bagian lain menonjolkan pola serupa: Allah menyertai orang beriman dalam perjalanan panjang (misalnya janji penyertaan Allah kepada Abraham, Ishak, dan Yakub), serta penekanan pentingnya tempat ibadah sebagai pusat pemulihan rohani.

Cross-reference yang relevan:

  • Kel 3:12 — Allah membenarkan panggilan Musa dengan pernyataan kehadiran-Nya; menekankan bahwa pertemuan Allah memberi arah hidup. Penekanan janji penyertaan Allah mirip dengan ayat ini.
  • Kej 28:16-17 — setelah penglihatan Jacob di Betel, ia menyadari hadirat Allah; ini menguatkan tema Betel sebagai tempat transformasi rohani.
  • Hak 6:23-24 — peringatan tentang kehadiran Allah disertai rasa takut yang sehat, lalu reaksinya berupa penyembahan dan dedikasi.

Aplikasi bagi kehidupan hari ini

Ayat ini mengundang pembaca untuk menilai kembali pusat hidup rohani: di mana kita menyisihkan waktu dan sumber daya kita bagi perjumpaan dengan Allah. Ketika kita melihat bagaimana Allah mendengar doa ketika kita berada dalam kesukaran dan setia menolong di sepanjang jalan kehidupan, respons iman adalah Menetapkan kembali fokus pada ibadah yang memuliakan-Nya. Jika ada masa-masa sulit atau kebingungan arah, ajaklah keluarga mengikuti contoh Yakub untuk kembali ke “Bait-el” rohani: tempat doa, tempat peribadatan, dan tempat penyerahan seluruh hidup kepada Allah yang menyertai kita.

Inti rujukan klasik yang relevan

Sejumlah komentar teologis menggarisbawahi bahwa penyertaan Allah dan respons ibadah menjadi inti teologis ayat ini. Kumpulan pandangan dari para komentator publik-domain membantu menekankan dua poin: kasih Allah yang menuntun jalan hidup, dan kebutuhan umat untuk secara teratur memperbaharui komitmen mereka melalui penyembahan.

Catatan singkat dari ulasan terdahulu:

Matthew Henry menekankan kasih Allah yang menguatkan iman melalui penyertaan-Nya; Albert Barnes menyoroti makna kembali ke tempat suci sebagai pemulihan hubungan dengan Allah; Adam Clarke menambahkan pentingnya sukacita ibadah sebagai respons iman karena Allah telah mendengar doa di masa sulit. (Cuplikan ringkas dari pemikiran mereka disebutkan secara umum tanpa menyalin teks panjang.)

Gabungan pandangan ini menuntun pembaca untuk melihat bahwa ayat ini adalah ajakan untuk hidup secara berkesinambungan dalam doa, ibadah, dan penyertaan Allah dalam setiap langkah perjalanan hidup kita.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 35:3 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 31:3 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kejadian 31:3 (IDN) »
Maka firman Tuhan kepada Yakub: Pulanglah engkau ke negeri nenek moyangmu dan kepada kaum keluargamu, maka Aku menyertai akan dikau.

Yesaya 43:2 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 43:2 (IDN) »
Apabila engkau mengarung air, Aku akan sertamu, atau menyeberang sungai, tiada ia itu meliputi engkau, apabila engkau berjalan terus dari pada api, tiada engkau akan dimakan olehnya dan nyala apipun tiada akan menghanguskan dikau.

Kejadian 32:7 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kejadian 32:7 (IDN) »
Maka takutlah Yakub sangat serta dengan gentarnya, maka segala orang yang sertanya dan segala kambing dan lembu dan untapun dibaginyalah dua pasukan,

IDN Pilih kitab dalam Alkitab