Kejadian 26:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Lalu digalinya perigi yang lain, maka berbantahlah pula mereka itu akan sebabnya, maka sebab itu dinamainya perigi itu Sitna.

Ayat sebelumnya
« Kejadian 26:20
Ayat berikutnya
Kejadian 26:22 »

Kejadian 26:21 Tafsiran ayat Alkitab

Overview: Perigi Baru di antara Konflik dan Pelajaran Iman

Kejiwaan Kisah perjiranan air antara Abraham dan para pendatang, serta keturunan Ishak, terbungkus dalam kisah berulangnya upaya menemukan tempat tinggal yang diberkati Tuhan. Pada Kejadian 26:21, hal ini menampilkan pola hidup umat Tuhan: menghadapi perselisihan, mencari penyelesaian melalui pembaruan perjanjian dengan Allah, dan menemukan berkat meski di tengah tantangan. Ayat ini juga menegaskan bahwa perjagaan ilahi memampukan umat-Nya untuk melanjutkan pekerjaan mereka meski mengalami gangguan manusia.

Ayat dalam konteks pasal

Pisah 26 menggambarkan kehidupan Ishak di tanah orang Filistin. Setelah digali perigi lain, terjadi perselisihan lagi, lalu perigi itu diberi nama Sitna. Nama itu mencerminkan tekanan dan konflik yang ia hadapi, namun juga menunjukkan respons yang tekun: tetap menggali, tetap percaya bahwa Tuhan menyertai rencana mereka. Sitna berarti “penentangan” atau “ketertutupan”—sebuah nama yang menegaskan realitas bahwa iman sering diuji melalui konflik dengan manusia di sekitar kita.

Pelajaran utama

  • Ketabahan iman dalam konflik: Ketika perigi baru menimbulkan perselisihan, Ishak tidak berhenti; ia melanjutkan pekerjaan yang Tuhan telah berikan.
  • Ketergantungan pada Tuhan: Kegigihan menggali perigi menjadi tindakan percaya bahwa Allah menyediakan air dan pemeliharaan di tengah tantangan manusia.

Perbandingan Alkitab

Beberapa bagian Alkitab menyoroti tema serupa:

  • Yakobus 1:2-4 menegaskan bahwa ujian menguatkan iman dan memperteguh ketekunan. Ketika menghadapi konflik, kita dipanggil untuk tetap bertumbuh dalam kesabaran.
  • Mazmur 46:2-3 mengingatkan bahwa Tuhan adalah perlindungan di tengah badai; ketika air menimbulkan ancaman, iman pada Allah memberi stabilitas.
  • Yohanes 4:14 menyorot sumber hidup yang tak pernah kering: jika kita percaya kepada Kristus, kita memperoleh air hidup yang memuaskan hati, bahkan saat sumber-sumber duniawi tampak tidak memadai.

Aplikasi praktis

Ketika menghadapi konflik yang tampaknya tidak berujung, langkah praktis yang bisa kita ambil:

  • Berpegang pada panggilan Tuhan: identifikasi tujuan ilahi dalam pekerjaan yang sedang kita gali, meski ada penentangan.
  • Doa dan bijaksana: minta hikmat untuk menghindari sifat keras kepala dan mencari solusi yang adil bagi semua pihak.
  • Pengampunan dan kesabaran: menjaga hati agar tidak menjadi keras oleh sengketa, melainkan mengundang damai ketika mungkin.

Rujukan silang singkat

Beberapa bagian terkait membantu menguatkan pemahaman kita:

  • Keberanian dalam ujian – Yakobus 1:2-4: ujian menghasilkan ketekunan.
  • Kepenuhan air hidup – Yohanes 4:14: kasih Kristus memenuhi kebutuhan batin kita saat kebutuhan duniawi tampak tidak memadai.
  • Pemeliharaan Tuhan di tengah konflik – Mazmur 46:2-3: Tuhan sebagai perlindungan saat gelombang kesulitan mengamuk.

Ringkasan

Kejadian 26:21 menekankan pola hidup Ishak: menghadapi perselisihan dengan tekun melanjutkan pekerjaan Tuhan. Sitna menjadi simbol tantangan yang dihadapi, namun melalui iman dan ketekunan, umat Tuhan belajar bahwa Tuhan tetap berkarya, menyediakan air hidup dan berkat bagi mereka yang setia. Dalam konteks kita, ayat ini mengajak untuk tidak menyerah di tengah konflik, melainkan menjaga hubungan dengan Tuhan sambil terus melangkah dalam rencana-Nya.

Quotations (tanpa kutipan teks lengkap) dari sumber berizin publik dapat disebutkan secara ringkas jika diperlukan, seperti komentar dari Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, untuk menjelaskan pola umum iman dan kesetiaan saat menghadapi konflik. Namun, dalam bahasa ini tidak disertakan kutipan panjang; fokusnya adalah pada pemahaman yang relevan bagi pembaca Indonesia.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Kejadian 26:21 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ezra 4:6 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ezra 4:6 (IDN) »
Bahkan, tatkala kerajaanlah Ahasyweros, pada permulaan kerajaan baginda, disuratkannya suatu surat tuduhan akan orang isi negeri Yehuda dan Yeruzalem.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab