Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yehezkiel 1 Yehezkiel 2 Yehezkiel 3 Yehezkiel 4 Yehezkiel 5 Yehezkiel 6 Yehezkiel 7 Yehezkiel 8 Yehezkiel 9 Yehezkiel 10 Yehezkiel 11 Yehezkiel 12 Yehezkiel 13 Yehezkiel 14 Yehezkiel 15 Yehezkiel 16 Yehezkiel 17 Yehezkiel 18 Yehezkiel 19 Yehezkiel 20 Yehezkiel 21 Yehezkiel 22 Yehezkiel 23 Yehezkiel 24 Yehezkiel 25 Yehezkiel 26 Yehezkiel 27 Yehezkiel 28 Yehezkiel 29 Yehezkiel 30 Yehezkiel 31 Yehezkiel 32 Yehezkiel 33 Yehezkiel 34 Yehezkiel 35 Yehezkiel 36 Yehezkiel 37 Yehezkiel 38 Yehezkiel 39 Yehezkiel 40 Yehezkiel 41 Yehezkiel 42 Yehezkiel 43 Yehezkiel 44 Yehezkiel 45 Yehezkiel 46 Yehezkiel 47 Yehezkiel 48Verse
Yehezkiel 30:1 Yehezkiel 30:2 Yehezkiel 30:3 Yehezkiel 30:4 Yehezkiel 30:5 Yehezkiel 30:6 Yehezkiel 30:7 Yehezkiel 30:8 Yehezkiel 30:9 Yehezkiel 30:10 Yehezkiel 30:11 Yehezkiel 30:12 Yehezkiel 30:13 Yehezkiel 30:14 Yehezkiel 30:15 Yehezkiel 30:16 Yehezkiel 30:17 Yehezkiel 30:18 Yehezkiel 30:19 Yehezkiel 30:20 Yehezkiel 30:21 Yehezkiel 30:22 Yehezkiel 30:23 Yehezkiel 30:24 Yehezkiel 30:25 Yehezkiel 30:26



Yehezkiel 30:22 (IDN)
Bahwasanya firman Tuhan Hua demikian: Bahwasanya Aku membalas kepadamu kelak, hai Firaun, raja Mesir! dan Aku akan mematahkan kedua belah lengannya, baik yang kuat baik yang sudah patah itu, dan Aku akan menggugurkan pedang dari pada tangannya.
Tetangga konteks dan pengantar segera
Naskah Yehezkiel 30 berpusat pada nubuat celaan terhadap Mesir sebagai bangsa yang telah menindas Israel, dengan pandangan bahwa Tuhan mengendalikan sejarah dunia. Di ayat ini, karya kenabian menunjukkan kehadiran Allah yang berkuasa atas semua kekuatan besar, dan menegaskan bahwa meskipun Mesir tampak kuat, Tuhan sanggup membalikkan kekuatan itu dan menundukkan raja-raja yang sombong.
Makna utama ayat
Ayat ini menampilkan dua ide penting: (1) kebenaran bahwa Tuhan를 akan menilai dan membalas kejatuhan Firaun Mesir atas tindakan terhadap umat-Nya; (2) kuasa ilahi yang mematahkan kekuatan manusia—lengannya yang kuat maupun yang telah patah—dan menggugurkan pedang dari tangan mereka. Ini menegaskan bahwa tidak ada kekuatan duniawi yang dapat melampaui rencana Tuhan bagi bangsa-bangsa.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Rujukan silang yang relevan
Penguatan teologi iman
Ayat ini menolong kita mempercayai bahwa sejarah dunia berada di tangan Tuhan. Ketika kekuatan dunia tampak dominan, iman mengingatkan bahwa Allah berkuasa untuk membatasi dan membubarkan rencana yang menimbulkan bahaya bagi umat-Nya. Penghakiman-Nya tidak bersifat pribadi semata, melainkan bagian dari tujuan membawa keadilan bagi bangsa-bangsa.
Aplikasi praktis untuk masa kini
Beberapa pelajaran relevan: - Percayalah pada kendali Tuhan atas sejarah, terutama saat tampak kekuasaan dunia menyerang orang percaya. - Ketika menghadapi ancaman kuat, fokuslah pada ketaatan dan doa, seraya mengingat bahwa Allah berkuasa untuk membatalkan ancaman itu. - Jaga integritas komunitas iman saat menghadapi kesombongan dunia, dengan membangun kepercayaan pada perlindungan Tuhan daripada bergantung pada kekuatan manusia.
Catatan singkat dari para penafsir terdahulu (ringkas):
Matthew Henry menekankan bahwa ancaman Tuhan terhadap Firaun adalah bagian dari penegakan perjanjian-Nya dengan Israel dan pemenuhan nubuat. Albert Barnes menyoroti bahwa bahasa pemutusan kekuatan militer melambangkan keadilan ilahi yang menundukkan keangkuhan bangsa-bangsa. Adam Clarke menambahkan gambaran bahwa Tuhan membuang pedang dari tangan mereka melambangkan hilangnya perlindungan militer karena Tuhan tidak mendukung penindasan. Interpretasi ini selalu menempatkan kemuliaan Tuhan di atas kekuatan manusia.
Inti pesan: Allah yang Mahakuasa akan membalas kejahatan dan mematahkan semua usaha manusia yang melawan-Nya, memberi pelajaran berguna bagi umat-Nya untuk tetap berpegang pada-Nya dalam menghadapi kekuatan dunia.