Yehezkiel 21:14 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka engkau, hai anak Adam! bernubuatlah dan bertepuklah tangan; biarlah pedang itu makan dua tiga kali; bahwa inilah pedang bagi orang yang akan rebah mati; pedang bantaian besar dan yang masuk sampai ke dalam segala bilik bersekat mereka itu!

Ayat sebelumnya
« Yehezkiel 21:13
Ayat berikutnya
Yehezkiel 21:15 »

Yehezkiel 21:14 Tafsiran ayat Alkitab

Setting konteks segera: Yehezkiel 21:14

Pasanganan nubuatan ini muncul ketika nabi Yehezkiel menerima gambaran kehendak TUHAN mengenai penghukuman yang datang melalui pedang. Allah memerintahkan nabi untuk bernubuat, bertepuk tangan, dan menunjukkan bagaimana pedang akan makan dua tiga kali—yakni meluas dan menyebar untuk menantang setiap balik dari kota kepada kota. Gambaran ini tidak sekadar kekerasan fisik, melainkan simbol keputusan ilahi terhadap kemurtadan dan tindakan orang-orang yang menolak panggilan Allah. Ini menekankan bahwa kehendak Allah adalah adil, tidak mengabaikan dosa, dan bahwa teguran ilahi sering disampaikan dengan bahasa yang kuat untuk membangkitkan umat dari kelalaian mereka.

Pelajaran utama tentang Allah dan iman

Ayat ini menegaskan sifat Allah sebagai Hakim yang kudus dan tegas terhadap kejahatan. Ketika Allah mengizinkan pedang melintasi negeri, Ia mempertahankan kekudusan-Nya sambil memperingatkan umat-Nya akan akibat pilihan mereka sendiri. Dalam konteks Yehezkiel, tindakan Allah bukan semata tindakan murka, melainkan bagian dari upaya memulihkan iman umat dan menegakkan rencana-Nya atas tanah yang telah ternoda karena penyembahan berhala dan pemberontakan.

Penjelasan kata/imagery penting

  • Bernubuatlah: seruan nabi untuk menyampaikan pesan ilahi tanpa penundaan, meskipun pesan itu berat dan mengandung ancaman.
  • Tepuklah tangan: ekspresi spontan pujian atau penegasan terhadap keputusan Allah; juga mungkin simbol gereget hati nabi dalam menyampaikan ancaman sebagai peringatan kepada umat.
  • Pedang makan dua tiga kali: gambaran kehancuran yang terukur dan luas; pedang diibaratkan sebagai alat penilaian Allah yang memotong ke mana-mana, menunjukkan keadilan ilahi yang meliputi banyak pihak.
  • Kursi bersekat mereka menggambarkan tempat-tempat perlindungan dan fasilitas keliru yang disorot oleh penghakiman Allah; tidak ada tempat yang benar-benar aman dari ketetapan-Nya ketika dosa telah mencapai tingkat tertentu.

Rujukan silang yang relevan

  • Yeremia 25:31-38 — Gambaran penghakiman Allah atas bangsa yang menolak firman-Nya dan penyebabnya, dengan gambaran tentang pedang yang melintas sebagai hukuman.
  • Mazmur 110:5-6 — Allah digambarkan sebagai hakim yang menginjak penguasa di bumi untuk melaksanakan keadilan terhadap kejahatan, memperlihatkan sifat-kontras antara kasih dan sanksi.
  • Ujud 19:15 — Pedang yang keluar dari mulut Kristus dalam konteks wahyu penetapan hak-Nya atas bumi; menguatkan pemahaman bahwa kekuatan Allah dinyatakan melalui firman-Nya dan keputusan-Nya terhadap dosa.

Penjelasan singkat: Teks ini menekankan bahwa pembicaraan ilahi menuntut respons manusia yang serius. Allah tidak membiarkan kemurtadan tanpa konsekuensi, tetapi tetap mengundang umat-Nya untuk bertobat melalui panggilan nabi yang tegas.

Aplikasi bagi pembaca masa kini

Meski konteksnya kuno, pesan inti tetap relevan: ketahuilah bahwa keadilan Tuhan nyata dan dosa menuntut perhatian kita. Respons yang tepat tidak sekadar takut pada hukuman, melainkan berbalik pada ketaatan, hidup dalam kebenaran, dan mempercayai rencana Allah meskipun jalannya berat. Kita dipanggil untuk mendengar suara nabi-nabi zaman ini melalui Alkitab dan mengizinkan firman Allah menata hidup kita, bukan menutup telinga terhadap peringatan-Nya.

Catatan editorial

Versi IDN menonjolkan bahasa Israel kuno yang dinyatakan dalam nuansa tegas. Kutipan langsung dari tokoh-tokoh komentar publik domain (Matthew Henry, Albert Barnes, Adam Clarke) disertakan hanya jika relevan dan dipakai untuk memperkaya pemahaman tanpa menyalin teks panjang. Dalam pembahasan ini, ide-ide utama diambil untuk menjaga kemurnian konteks tanpa menambah tafsiran lanjutan yang tidak berdasar pada teks asli.

Catatan: Pilihan kata seperti "pedang" mengarahkan pembaca pada gambaran kehancuran yang diizinkan Allah untuk membuktikan kesetiaan-Nya terhadap keadilan dan peringatan bagi umat-Nya.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yehezkiel 21:14 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 24:10 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 24:10 (IDN) »
Hata, maka murka Balak mulai bernyala-nyala akan Bileam, lalu titah Balak kepada Bileam sambil dilipatkannya tangannya: Adapun aku memanggil engkau kemari ini, yaitu supaya engkau mengutuki musuhku, heran, maka sekarang sudah tiga kali engkau memberkati mereka itu berturut-turut!

2 Raja-raja 24:1 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
2 Raja-raja 24:1 (IDN) »
Bermula, maka pada zaman baginda juga berangkatlah Nebukadnezar, raja Babil, maka raja Yoyakim menjadi hambanya tiga tahun lamanya, kemudian berpalinghaluanlah baginda dan mendurhaka kepadanya.

Imamat 26:21 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Imamat 26:21 (IDN) »
Maka jikalau kamu lagi mendurhaka kepada-Ku dan tiada mau dengar akan Daku, niscaya Aku akan menghimpunkan lagi beberapa bala lain atas kamu, tujuh kali lebih sebab segala dosamu.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab