Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Yehezkiel 1 Yehezkiel 2 Yehezkiel 3 Yehezkiel 4 Yehezkiel 5 Yehezkiel 6 Yehezkiel 7 Yehezkiel 8 Yehezkiel 9 Yehezkiel 10 Yehezkiel 11 Yehezkiel 12 Yehezkiel 13 Yehezkiel 14 Yehezkiel 15 Yehezkiel 16 Yehezkiel 17 Yehezkiel 18 Yehezkiel 19 Yehezkiel 20 Yehezkiel 21 Yehezkiel 22 Yehezkiel 23 Yehezkiel 24 Yehezkiel 25 Yehezkiel 26 Yehezkiel 27 Yehezkiel 28 Yehezkiel 29 Yehezkiel 30 Yehezkiel 31 Yehezkiel 32 Yehezkiel 33 Yehezkiel 34 Yehezkiel 35 Yehezkiel 36 Yehezkiel 37 Yehezkiel 38 Yehezkiel 39 Yehezkiel 40 Yehezkiel 41 Yehezkiel 42 Yehezkiel 43 Yehezkiel 44 Yehezkiel 45 Yehezkiel 46 Yehezkiel 47 Yehezkiel 48


Interpretasi utama
Ayat Yehezkiel 19:5 menggambarkan gambar rabun kehilangan harapan: singa betina mengambil anak-anaknya satu per satu dan memeliharanya hingga menjadi singa muda yang berjuang sendirian. Gambar ini menekankan tema kehilangan perlindungan dan ketidakstabilan identitas bangsa Israel dalam waktu penghakiman, ketika penguasa-penguasa dan perlindungan ilahi tidak lagi menjamin keselamatan umat di hadapan ancaman asing.
Konteks sastra dan aliran narasi
Ayat ini bagian dari simbolisme Ezekiel yang menggunakan gambar-binatang untuk menggambarkan keadaan Israel di Yudea. Masing-masing unsur—singa betina, anak-anaknya, dan proses pemeliharaan hingga menjadi singa muda—mengarahkan pembaca pada gambaran kehilangan perlindungan dan pembentukan karakter akibat tekanan penghakiman. Konteks selektif ini mengikuti serangkaian gambaran binatang yang menyatakan keadaan Israel sebagai umat Allah yang tidak lagi hidup dalam janji persekutuan secara utuh.
Makna teologis
Gambaran singa mewakili kekuatan dan otoritas, di mana singa betina yang kehilangan harap berarti kehilangan fondasi perlindungan ilahi terhadap anak-anaknya. Anak-anak yang diambil satu per satu dan dipelihara hingga menjadi singa muda menunjukkan proses pembebanan identitas dan kekuatan dalam lingkungan yang penuh ancaman. Secara teologis, pesan ini menekankan bahwa tanpa perlindungan Allah, umat akan kehilangan stabilitas komunitas dan jati diri rohaninya, bahkan jika ada ikatan keluarga yang kuat.
Rujukan lintas Alkitab
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan praktis
Ayah dari gambaran ini adalah realitas bahwa di tengah penghakiman, Allah tetap memegang kendali atas proses pembentukan kembali identitas umat-Nya. Meski kelihatan kehilangan dan fragilitas, nubuat Ezekiel mengundang kita untuk menaruh pengharapan pada pemulihan ilahi yang membangun kembali kekuatan melalui ujian.
Gambar ini berfungsi sebagai peringatan untuk menjaga kesetiaan kepada Allah dan mengandalkan-Nya sebagai perlindungan utama kita, bukan pada kekuatan manusia maupun struktur duniawi semata.
Catatan sumber silang yang diizinkan: kutipan singkat tetap mengacu pada para komentator publik domain; tidak menyalin teks lengkap ayat lain.