Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Keluaran 1 Keluaran 2 Keluaran 3 Keluaran 4 Keluaran 5 Keluaran 6 Keluaran 7 Keluaran 8 Keluaran 9 Keluaran 10 Keluaran 11 Keluaran 12 Keluaran 13 Keluaran 14 Keluaran 15 Keluaran 16 Keluaran 17 Keluaran 18 Keluaran 19 Keluaran 20 Keluaran 21 Keluaran 22 Keluaran 23 Keluaran 24 Keluaran 25 Keluaran 26 Keluaran 27 Keluaran 28 Keluaran 29 Keluaran 30 Keluaran 31 Keluaran 32 Keluaran 33 Keluaran 34 Keluaran 35 Keluaran 36 Keluaran 37 Keluaran 38 Keluaran 39 Keluaran 40Verse
Keluaran 5:1 Keluaran 5:2 Keluaran 5:3 Keluaran 5:4 Keluaran 5:5 Keluaran 5:6 Keluaran 5:7 Keluaran 5:8 Keluaran 5:9 Keluaran 5:10 Keluaran 5:11 Keluaran 5:12 Keluaran 5:13 Keluaran 5:14 Keluaran 5:15 Keluaran 5:16 Keluaran 5:17 Keluaran 5:18 Keluaran 5:19 Keluaran 5:20 Keluaran 5:21 Keluaran 5:22 Keluaran 5:23



Keluaran 5:23 (IDN)
Imamat semesta kisah ini membuka dengan pengakuan Musa dan Harun menghadapi Firaun. Mereka telah dipanggil untuk menyampaikan firman Tuhan kepada orang yang berkuasa, namun respons Firaun menambah beban bagi umat Israel. Ayat ini menempatkan kita pada momen ketegangan antara rencana ilahi dan hambatan manusia.
Setingan segera ayat
Ini adalah bagian awal dari pembebasan bangsa Israel dari perbudakan Mesir. Musa dan Harun datang di hadapan Firaun untuk memohon pembebasan umat Tuhan, tetapi Firaun menolak dan semakin menekan bangsa Israel. Ayat ini menyoroti pertanyaan besar: bagaimana umat Tuhan dapat percaya ketika perlawanan terlihat kuat?
Apa yang ayat ini ungkap tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan Allah tidak bergantung pada respons manusia. Tuhan telah menyatakan rencana-Nya untuk membebaskan umat-Nya, dan karya-Nya tetap berjalan meskipun ada penolakan. Iman yang sejati tidak didasarkan pada kemudahan atau penerimaan dari dunia, melainkan pada ketaatan kepada firman Tuhan dan kepercayaan bahwa Allah berkuasa memulihkan meskipun jalan-Nya kelihatan berat.
Penjelasan kata dan gambaran
Kata-kata dalam terjemahan ini menekankan unsur penyampaian firman Tuhan secara tegas. Ketika manusia yang berkuasa menolak, umat beriman dipanggil untuk tetap setia, menyadari bahwa perlawanan dunia tidak mengurangi kebenaran ilahi yang akan terpenuhi pada waktunya.
Renungan singkat menurut para komentator publik-domain
Matthew Henry menekankan bahwa pelayanan nabi menghadapkan dirinya pada penolakan dunia, namun panggilan ilahi tetap mutlak. Albert Barnes menyoroti bahwa penolakan Firaun memperlihatkan kekerasan hati manusia, tetapi rencana Tuhan tetap berjalan. Adam Clarke menambahkan bahwa ujian ini dimaksudkan untuk menguji iman umat dan memperlihatkan kepastian penebusan yang akan datang. (Cuplikan ide umum dari karya-karya klasik ini diringkas dalam konteks ayat ini.)
Cross-references
Aplikasi bagi zaman sekarang
Ketika tantangan dan penolakan menimpa orang percaya dalam pekerjaan, keluarga, atau komunitas, kita diajak untuk tetap setia pada firman Tuhan. Ketidakpastian jalan bisa menimbulkan kelelahan, namun kita diingatkan bahwa Allah bekerja secara damai melalui rencana-Nya yang lebih besar. Iman menuntun kita untuk menempatkan kepercayaan pada Tuhan yang berkuasa membebaskan dan memulihkan pada waktunya.
Inti ayat ini mengingatkan bahwa ketika manusia menolak firman, Allah tetap berinisiatif dalam pembebasan. Reaksi kita harus melanjutkan langkah ketaatan, memegang janji-Nya meski situasi tampak berat.