Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Keluaran 1 Keluaran 2 Keluaran 3 Keluaran 4 Keluaran 5 Keluaran 6 Keluaran 7 Keluaran 8 Keluaran 9 Keluaran 10 Keluaran 11 Keluaran 12 Keluaran 13 Keluaran 14 Keluaran 15 Keluaran 16 Keluaran 17 Keluaran 18 Keluaran 19 Keluaran 20 Keluaran 21 Keluaran 22 Keluaran 23 Keluaran 24 Keluaran 25 Keluaran 26 Keluaran 27 Keluaran 28 Keluaran 29 Keluaran 30 Keluaran 31 Keluaran 32 Keluaran 33 Keluaran 34 Keluaran 35 Keluaran 36 Keluaran 37 Keluaran 38 Keluaran 39 Keluaran 40Verse
Keluaran 1:1 Keluaran 1:2 Keluaran 1:3 Keluaran 1:4 Keluaran 1:5 Keluaran 1:6 Keluaran 1:7 Keluaran 1:8 Keluaran 1:9 Keluaran 1:10 Keluaran 1:11 Keluaran 1:12 Keluaran 1:13 Keluaran 1:14 Keluaran 1:15 Keluaran 1:16 Keluaran 1:17 Keluaran 1:18 Keluaran 1:19 Keluaran 1:20 Keluaran 1:21 Keluaran 1:22
Keluaran 1:15 (IDN) — Setting dan Tugas Bidan
Raja Mesir berhadapan dengan isu kelahiran bangsa Ibrani yang banyak dan berkembang pesat. Dalam konteks ini ia memerintahkan bidan-bidan orang Ibrani, Sifra dan Pua, untuk memperhatikan kelahiran bayi lelaki yang bisa menjadi ancaman bagi keamanan kekuasaannya. Ayat ini menandai awal dari konflik antara kebijaksanaan manusia yang berusaha mengendalikan populasi dengan rencana Allah yang bekerja melalui peristiwa sejarah umat-Nya.
Apa yang teks ungkap tentang Allah dan iman
Teks ini menunjukkan bahwa meski tampak jelas adanya tekanan manusia terhadap umat Allah, Allah tetap bekerja di balik layar. Ketika raja menaruh perintah, Allah memegang kendali atas apa yang terjadi pada kelahiran anak-anak Israel. Ketertiban Tuhan dalam konteks dunia manusia menegaskan bahwa rencana-Nya tidak terguncang oleh kekuasaan politik sementara. Iman yang dibangun di sini adalah percaya bahwa Allah memelihara umat-Nya bahkan melalui tindakan yang tampak sewenang-wenang dunia.
Penjelasan kata dan gambaran penting
- "bidan orang Ibrani" menunjukkan pekerjaan lembut namun penting: perawatan hidup bayi sekaligus kebijakan publik negara. Bidan-bidan ini diberi kepercayaan khusus untuk menjaga kelahiran, sebuah peran yang menunjukkan bagaimana Allah sering bekerja melalui orang biasa dalam konteks raksasa kekuasaan.
- Nama Sifra dan Pua (Sifera dan Pua) mengandung nuansa peran dalam tradisi Israel. Mereka tidak disebut sebagai orang Israel secara eksplisit dalam ayat ini, tetapi identitas mereka sebagai bidan orang Ibrani menandai partisipasi Allah dalam kelahiran umat-Nya.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Beberapa teks terkait menguatkan tema bahwa Allah melindungi umat-Nya melalui rencana-Nya meskipun ada hambatan manusia. Misalnya:
Rujukan silang terkait
- Keluaran 1:7—Allah menegaskan pertumbuhan umat-Nya meski menghadapi tekanan.
Penjelasan singkat: Ayat-ayat ini berfungsi membangun fondasi bahwa pembebasan dari perbudakan dan rencana penyelamatan bermula dari bagaimana Allah menjaga umat-Nya, bahkan melalui peran-peran kecil pada masa itu.
Aplikasi bagi masa kini
Menimbang bagaimana Allah bekerja melalui pihak-pihak yang tampak biasa, kita diajak percaya bahwa Allah tetap memegang kendali atas sejarah umat-Nya. Kita bisa belajar:
Inti pesan: walau dunia berusaha mengatur kehidupan orang percaya, iman mengakui kebesaran Allah yang memelihara umat-Nya dan membangun jalan bagi pemulihan melalui peristiwa sejarah manusia.
Catatan kutipan pendek dari tafsiran klasik (publik domain)
Beberapa komentar kuno menekankan bagaimana Allah bekerja lewat tokoh-tokoh yang tampak biasa untuk menghasilkan rencana-Nya yang lebih besar. Ringkasannya: Allah tidak bergantung pada kekuatan manusia; hikmat-Nya bekerja melalui langkah-langkah yang tampak kecil dan jauh dari sorotan publik.