Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 3:21 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 3:21 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Bagi-Nyalah kemuliaan di dalam sidang jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun selama-lamanya. Amin.
Efesus 3:21 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 3:21 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yudas 1:25 (IDN) »
yaitu bagi Allah yang Esa lagi Juruselamat kita dengan jalan Yesus Kristus Tuhan kita, adalah kiranya kemuliaan dan kebenaran dan kodrat dan kuasa yang sedia ada lebih dahulu daripada segala masa, dan sekarang ini hingga selama-lamanya. Amin.

Roma 11:36 (IDN) »
Karena dari pada-Nya dan oleh-Nya dan kepada-Nya ada segala sesuatu. Kepada-Nyalah kemuliaan itu selama-lamanya! Amin.

2 Petrus 3:18 (IDN) »
melainkan bertambah-tambahlah di dalam anugerah, dan pengenalan akan Tuhan kita Yesus Kristus, Juruselamat. Baginyalah kemuliaan, baik sekarang ini baikpun selama-lamanya. Amin.
Efesus 3:21 (IDN): Mengagungkan Kemuliaan Allah dalam Jemaat dan dalam Kristus
Mengapa ayat ini penting: Efesus 3:21 menutup doa Paulus dengan pandangan yang megah tentang pekerjaan Allah di dalam jemaat-Nya. Mulai dari pengalaman iman umat di Efesus, ayat ini menegaskan bahwa kemuliaan Allah bukan sekadar atribut pribadi-Nya melainkan dimitra melalui persatuan jemaat dan peran Kristus. Ayat ini mengundang kita melihat bagaimana Allah berfungsi sebagai sumber kekuatan, arah tujuan, dan pemelihara umat-Nya, sekarang dan sepanjang masa.
Konteks asli dan makna utama
Pada bagian sebelumnya, Paulus berdoa agar orang percaya mengalami kekuatan roh yang mahakuasa untuk mengenal kasih Kristus, dan bahwa mereka bersama-sama dipersatukan dalam kasih, sehingga mereka mampu memahami panjang, lebar, tinggi, dan kedalaman kasih Allah. Efesus 3:21 adalah pernyataan syukur dan pujian atas karya Allah yang menumbuhkan kemuliaan-Nya di antara jemaat dan di dalam Kristus Yesus, turun-temurun selama-lamanya. Kata-kata ini menegaskan bahwa kemuliaan Allah bukan hal pribadi semata, melainkan sesuatu yang dinyatakan secara historis melalui gereja, melalui karya Kristus yang menebus, dan melalui kasih yang mempersatukan umat-Nya.
Frasa "di dalam sidang jemaat" menekankan publikasi kemuliaan Allah di antara komunitas umat percaya ketika mereka berkumpul dalam persekutuan, ibadah, dan pelayanan. Sementara itu, "di dalam Kristus Yesus" mengingatkan bahwa semua dimensi kemuliaan itu berpusat pada hubungan hidup dengan Kristus, sumber dan pusat identitas Kristiani. Akhirnya, ungkapan "turun-temurun selama-lamanya" menyinggung kestabilan dan keberlanjutan kemuliaan Allah sepanjang sejarah keselamatan dan masa depan keluarga manusia yang percaya.
Tema utama yang mendukung ayat ini
Kaitan Alkitabiah (cross-references)
Beberapa ayat terkait membantu kita memahami kedalaman konsep ini tanpa mengurangi konteks Efesus 3:21:
Penjelasan singkat terhadap hubungan silang: Roma 11:36 menempatkan kemuliaan Allah sebagai tujuan akhir semua karya-Nya, Kolose 1:27 menegaskan bahwa Kristus yang hidup di dalam orang percaya membuat kemuliaan itu nyata di tengah komunitas, dan Ibrani 12:2 mengarahkan fokus pada Kristus sebagai teladan iman yang membawa jemaat melangkah dalam pengharapan terhadap kemuliaan Allah yang dinyatakan secara berkelanjutan.
Renungan penutup
Karena Allah berkuasa bekerja melalui jemaat-Nya dan melalui Kristus, kita diundang untuk hidup dalam persatuan yang memantulkan kemuliaan-Nya. Bangunlah komunitas yang saling menguatkan, beribadah dengan tekun, dan melayani dengan kasih, agar kemuliaan Tuhan terlihat tidak hanya di antara kita, tetapi juga sepanjang garis masa—sepanjang sejarah gereja dan hingga kedatangan-Nya kembali.
Cuplikan/-cuplikan dari tokoh tafsir terdahulu
Beberapa kata dari para komentator tua membantu menekankan nuansa ayat ini tanpa menggantikan makna alkitabiah:
Matthew Henry menegaskan bahwa umat percaya seharusnya tidak mencari kemuliaan untuk diri sendiri, melainkan memuliakan Allah melalui persekutuan gereja dan hidup kudus dalam Kristus. Albert Barnes menekankan bahwa kemuliaan Allah dalam jemaat adalah konsekuensi logis dari karya Kristus dalam hati manusia. Adam Clarke menambahkan bahwa kemuliaan Allah bersifat publik dan tidak dapat dibatasi oleh waktu atau tempat, melainkan meliputi semua generasi yang berpegang pada iman kepada Kristus.
Quotations: "Not unto him be glory in the church" (paraf ringkas dari arah Henry), "glory of God in the church" (Barnes), "glory of God extends to all generations" (Clarke).