Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiEfesus 1:20 Tafsiran ayat Alkitab
Efesus 1:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus, pada masa Ia membangkitkan Dia dari antara orang mati, dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di surga,
Efesus 1:20 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Efesus 1:20 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ibrani 10:12 (IDN) »
tetapi Ia, sesudah mempersembahkan satu korban karena segala dosa, lalu duduklah di sebelah kanan Allah selama-lamanya.

Markus 16:19 (IDN) »
Setelah Tuhan (Yesus) bersabda demikian kepada mereka itu, maka terangkatlah Ia naik ke surga lalu duduk di sebelah kanan Allah.

Mazmur 110:1 (IDN) »
Mazmur Daud. -- Bahwa Tuhan telah berfirman kepada Tuhanku: Duduklah Engkau pada kanan-Ku, sampai sudah kutaruh segala seteru-Mu akan alas kaki-Mu.
Efesus 1:20 (IDN) — Pengangkatan Kristus dan Kedudukan-Nya di Surga
Pai utama interpretatif: Allah membangkitkan Yesus Kristus dari antara orang mati dan mendudukkannya di sebelah kanan-Nya di surga sebagai bukti kuasa-Nya yang penuh atas semua kerajaan, kekuatan, dan pimpinan. Kedudukan-Nya yang mulia mengisyaratkan kemenangan, otoritas, dan peran-Nya sebagai Kepala bagi jemaat.
Konteks sastra
Adegan ini berada dalam doa syafaat Rasul Paulus atas jemaat Efesus, menekankan bahwa anugerah Kristus bukan sekadar pekerjaan historis, melainkan tindakan yang menuntun orang percaya kepada pengakuan identitas baru mereka di dalam Kristus (Efesus 1:3–14). Perkataan tentang kebangkitan dan kenaikan-Nya menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya penyelamatan masa lalu, tetapi bagian dari tujuan ilahi yang sedang berlangsung untuk memulihkan semua penciptaan di bawah Kristus.
Signifikansi teologis
Beberapa poin penting berasal dari ayat ini:
Kaitan dengan tokoh-tokoh teolog publik-domain
Pandangan klasik dari para komentator seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menegaskan bahwa kebangkitan dan kenaikan Kristus menegaskan keamanan anugerah bagi orang percaya dan menunjukkan bahwa semua unsur alam tunduk pada Kristus. Poin-poin kunci yang dapat dipertimbangkan:
Hubungan silang Kitab Suci
Beberapa teks yang relevan untuk memperkaya makna:
Pertanyaan refleksi
Kesimpulan singkat
Ayat ini mengingatkan kita bahwa keselamatan dan kehidupan rohani tidak hanya berakar pada masa lalu Kristus, tetapi juga pada otoritas-Nya yang tetap aktif sekarang. Kebangkitan dan kenaikan-Nya menunjukkan Kristus sebagai Kepala segala sesuatu bagi jemaat-Nya; di dalam-Nya kita hidup, bergerak, dan bernafas dengan tujuan ilahi yang mengarah pada kemuliaan Allah.
Rujukan silang: Efesus 1:3–14; Roma 8:34; Kolosa 3:1