Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiAmos 9:12 Tafsiran ayat Alkitab
Amos 9:12 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
supaya sisa Edom jadi miliknya pusaka dan lagi segala bangsa yang atasnya sudah disebut nama-Ku, demikian firman Tuhan yang melakukan perkara ini.
Amos 9:12 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Amos 9:12 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yesaya 43:7 (IDN) »
Tiap-tiap orang yang tersebut dengan nama-Ku, yang sudah Kujadikan akan hormat-Ku, yang sudah Kurupakan dan yang sudah Kulengkap.

Yesaya 65:1 (IDN) »
Bahwa Aku telah dinyatakan kepada mereka yang tiada bertanya akan Daku, dan Aku telah didapati oleh orang yang tiada mencahari Aku; kepada bangsa yang tiada disebut dengan nama-Ku sudah Aku berfirman demikian: Bahwasanya Akulah hadir, Akulah hadir.

Kisah Para Rasul 15:17 (IDN) »
supaya orang yang tertinggal itu mencari Tuhan, dan segala orang kafir yang ke atasnya sudah disebutkan nama-Ku, demikianlah firman Tuhan yang membuat segala perkara itu,
Amos 9:12 (IDN) — Ringkasan Konteks dan Makna
Ayat ini berada pada bagian penutupan kitab Amos yang menggambarkan pemulihan bagi umat Israel dan juga penyertaan bagi bangsa-bangsa lain yang sebelumnya telah dijanjikan sebagai bagian dari rencana Tuhan. Dalam konteks pasal 9, nubuat ini mengejawantahkan kembalinya umat Allah dari pembuangan dan pembatasan wilayah kemuliaan-Nya atas semua bangsa. Ayat yang jadi fokus menegaskan bahwa sisa umat Israel akan menjadi milik Tuhan secara khusus, dan bahwa “segala bangsa yang atasnya sudah disebut nama-Ku” juga akan menerima bagian dalam rencana-Nya. Untuk pembaca Indonesia, ayat ini menekankan kedaulatan Allah yang menyatukan umat pilihan dan bangsa-bangsa dalam tujuan keselamatan-Nya yang lebih luas.
Makna utama ayat
Ayah kontekstual: Tuhan menyatakan bahwa pekerjaan-Nya melibatkan dua arah: pemulihan bagi sisa Israel yang setia, dan pengakuan atas umat non-Israel yang juga disebut dalam identitas-Nya. Frasa “sisa Edom jadi miliknya pusaka” menunjukkan bahwa tidak ada bangsa yang terlalu jauh dari rencana-Nya, meskipun dianggap musuh atau tidak termasuk perjanjian awal. Kalimat terakhir menegaskan bahwa nama-Nya dipanggil atas bangsa-bangsa tersebut melalui karya-Nya yang menjangkau seluruh bumi.
Dua hingga tiga tema utama
Rujukan silang yang relevan
Refleksi praktis
Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan tidak membatasi karya-Nya pada satu bangsa atau kelompok. Kita dipanggil untuk mengakui bahwa Allah berdaulat atas sejarah kita pribadi maupun bangsa. Respons iman adalah menerima penyertaan-Nya dalam hidup sehari-hari, mengangkat nama-Nya lewat tindakan kasih, keadilan, dan sau persaudaraan lintas budaya.
Ringkasan penutup
Amanat Amos 9:12 menegaskan bahwa sisa Israel serta bangsa-bangsa yang disebut dalam nama-Nya berada di bawah rencana penyelamatan Tuhan. Ini menunjukkan kesatuan tujuan-Nya bagi umat manusia di bawah kekuasaan-Nya yang suci dan mengundang kita untuk hidup dalam identitas baru sebagai bagian dari karya-Nya di dunia.
Kutipan singkat dari tokoh para komentator publik domain
Menurut Matthew Henry dan Adam Clarke, fokus pada pemulihan umat Tuhan dan pengakuan atas bangsa-bangsa menunjukkan tindakan Tuhan yang luas, bukan sekadar perjanjian lama. Mereka menekankan kedaulatan Allah dalam menyatukan umat-Nya melalui rencana keselamatan yang melampaui batas-batas manusiawi. Kutipan singkat yang relevan (tanpa teks panjang): Henry menonjolkan kepastian pekerjaan Tuhan, Clarke menegaskan kedaulatan-Nya dalam membentuk bangsa bagi kemuliaan-Nya.