Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia Maleakhi2 Timotius 3:8 Tafsiran ayat Alkitab
2 Timotius 3:8 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka sama seperti Yannes dan Yamberes berlawan dengan Musa, demikianlah juga orang-orang itu melawan hal yang benar itu, yaitu orang yang rusak akalnya, dan tertolak daripada iman.
2 Timotius 3:8 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
2 Timotius 3:8 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Keluaran 7:11 (IDN) »
Maka dipanggil Firaun akan segala orang majusi dan segala penyulap, maka orang hobatan Mesirpun berbuat demikian dengan manteranya.

1 Timotius 6:5 (IDN) »
pertengkaran orang yang rusak akalnya dan yang sudah tersentak perasaan yang benar, menyangkakan bahwa ibadat itu menjadi suatu daya memperoleh laba.

Kisah Para Rasul 13:8 (IDN) »
Tetapi Elimas, tukang sihir itu (karena demikian diterjemahkan namanya), melawan mereka itu hendak memalingkan pemerintah itu daripada iman.
Gambaran Umum Ayat 2 Timotius 3:8
Ayat ini menegaskan bahwa ada penentangan terhadap kebenaran yang serupa dengan perebutan antara Yannes dan Yamberes dengan Musa. Timotius dihadapkan pada ancaman pengajaran menyesatkan yang tampak meyakinkan, tetapi sebenarnya merusak akal dan iman. Ayat ini menampilkan dualitas antara otoritas ilahi (Musa) dan oposisi terhadapnya, serta memperingatkan bahwa mereka yang menolak kebenaran akan kehilangan arah batiniah.
Ayat dalam konteks pasal
Dalam 2 Timotius 3, Rasul Paulus memperingatkan tentang masa-masa akhir yang penuh kemerosotan moral dan keruntuhan iman. Dalam bagian ini, perbandingan dengan tokoh-tokoh Yannes dan Yamberes menunjukkan bagaimana orang-orang yang menentang kebenaran dapat menimbulkan kekacauan teologis meski tampak pandai. Ayat ini menekankan bahwa penolakan terhadap kebenaran menunjukkan rusaknya akal dan menjauhkan seseorang dari iman yang sejati.
Pelajaran utama rohani
Perbandingan Alkitab lain
Beberapa bagian lain menekankan bahaya penyesatan: Yaakobus memperingatkan bahaya bibir yang tidak terkendali; 1 Yohanes menyoroti ujian ajaran yang benar. Dalil Yannes dan Yamberes dalam Kisah Yehu menunjukkan bahwa konfrontasi terhadap otoritas yang diangkat Allah bisa menimbulkan{k} konfrontasi dengan pewarta benar. Meskipun konteksnya berbeda, prinsipnya konsisten: kebenaran Allah menuntut respons yang benar dari orang percaya.
Contoh-contoh historis yang relevan
Yannes dan Yamberes digambarkan sebagai penentang Musa yang berusaha menyaingi hak Allah atas wahyu. Perbandingan ini mengingatkan bahwa segala pengajaran yang meniadakan otoritas Ilahi akan menggoyahkan iman jika tidak disaring melalui Alkitab dan pewartaan yang setia.
Aplikasi praktis
Yang patut diperhatikan dalam kehidupan iman sekarang: - Uji ajaran dengan firman Allah; jangan mudah terpesona oleh karisma atau gaya retorika. - Jaga akal rohani dengan studi firman, doa, dan komunitas yang setia pada Kristus. - Berpegang pada iman yang telah diwariskan, terutama ketika menghadapi kontroversi teologi.
Rujukan silang singkat
- 2 Timotius 4:3-4: bahaya menolerir ajaran yang menyeberang dari kebenaran.
- 2 Korintus 11:13-15: penyesatan dari dalam gereja dapat tampak sebagai pekerjaan kebenaran.
- Kisah Rasul 13:6-11: konfrontasi dengan pewarta palsu menunjukkan perlunya penerangan Roh Kudus untuk membedakan.
Ringkasan
Ayat ini menegaskan bahwa penentangan terhadap hal yang benar adalah gejala rusaknya akal dan penarikan diri dari iman. Dalam menghadapi ajaran yang tampak meyakinkan, iman Kristen dipantaskan melalui ketekunan pada kebenaran Allah, pengujian rohani berdasarkan firman, dan ketergantungan pada karya Kristus yang membentuk pola hidup yang setia.
Catatan kutipan tersingkat
Beberapa penafsir edisi lama menekankan bahwa kedudukan kebenaran Allah tak bisa diperebutkan. Jika ada kutipan faktual dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang singkat, itu disorot di bawah ini. (Tidak ada kutipan langsung penuh yang disajikan di sini.)