Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 16:1 2 Raja-raja 16:2 2 Raja-raja 16:3 2 Raja-raja 16:4 2 Raja-raja 16:5 2 Raja-raja 16:6 2 Raja-raja 16:7 2 Raja-raja 16:8 2 Raja-raja 16:9 2 Raja-raja 16:10 2 Raja-raja 16:11 2 Raja-raja 16:12 2 Raja-raja 16:13 2 Raja-raja 16:14 2 Raja-raja 16:15 2 Raja-raja 16:16 2 Raja-raja 16:17 2 Raja-raja 16:18 2 Raja-raja 16:19 2 Raja-raja 16:20



Makna Ayat (2 Raja-raja 16:2, versi IDN)
Ayat ini menyatakan bahwa usia Akhaz ketika naik tahta adalah dua puluh tahun, ia memerintah di Yerusalem selama enam belas tahun, dan tidak dilakukan sesuatu yang benar di hadapan TUHAN, Allahnya, seperti Daud, moyang baginda.
Latar konteks singkat
Akhaz adalah raja Yehuda pada era keruntuhan rohani sebelum masa pembuangan. Ia hidup di bawah bayang-bayang raja-raja Israel yang berbuat jahat dan sering menyimpang dari perintah Tuhan. Ayat ini menekankan dua hal: lamanya pemerintahan Akhaz dan kegagalannya mengikut teladan iman Daud dalam ketaatan kepada Tuhan.
Tafsir singkat dan observasi utama
Tafsir yang terkait (integrasi pandangan para komentator publik domain)
Beberapa pandangan klasik menyoroti bahwa kegagalan Akhaz bukan semata-mata kekhawatiran politis, tetapi kerohanian: iman tertuju pada kultus yang dangkal atau praktik-praktik yang tidak sungguh, tanpa komitmen hati kepada Tuhan. Pembaca diingatkan bahwa kepemimpinan rohani yang lemah membawa dampak panjang bagi bangsa.
Beberapa silang rujukan yang relevan
Penjelasan singkat: Ketiga referensi menekankan bahwa kualitas kepemimpinan rohani berdampak pada kesetiaan umat kepada Tuhan, dan damai sejahtera bangsa sangat terkait dengan ketaatan kepada firman Tuhan.
Arah praktis yang relevan
Ringkasan tematik
Ayat ini menegaskan bahwa umur pemerintahan Akhaz menampilkan periode yang nyata dari kegagalan rohani. Standar keteladanan Daud tetap menjadi ukuran yang tidak terpenuhi, mengundang pembaca untuk mengevaluasi hidup iman secara tulus dan berpegang pada ketaatan yang lahir dari hati kepada Tuhan.
Potongan ulasan pendek dari karya para komentator: Henry, Barnes, dan Clarke menekankan bahwa umat percaya dipanggil secara konsisten hidup dalam ketaatan kepada Tuhan, menghindari kemunafikan ritual tanpa pengikutannya secara hati.