Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
2 Raja-raja 1 2 Raja-raja 2 2 Raja-raja 3 2 Raja-raja 4 2 Raja-raja 5 2 Raja-raja 6 2 Raja-raja 7 2 Raja-raja 8 2 Raja-raja 9 2 Raja-raja 10 2 Raja-raja 11 2 Raja-raja 12 2 Raja-raja 13 2 Raja-raja 14 2 Raja-raja 15 2 Raja-raja 16 2 Raja-raja 17 2 Raja-raja 18 2 Raja-raja 19 2 Raja-raja 20 2 Raja-raja 21 2 Raja-raja 22 2 Raja-raja 23 2 Raja-raja 24 2 Raja-raja 25Verse
2 Raja-raja 14:1 2 Raja-raja 14:2 2 Raja-raja 14:3 2 Raja-raja 14:4 2 Raja-raja 14:5 2 Raja-raja 14:6 2 Raja-raja 14:7 2 Raja-raja 14:8 2 Raja-raja 14:9 2 Raja-raja 14:10 2 Raja-raja 14:11 2 Raja-raja 14:12 2 Raja-raja 14:13 2 Raja-raja 14:14 2 Raja-raja 14:15 2 Raja-raja 14:16 2 Raja-raja 14:17 2 Raja-raja 14:18 2 Raja-raja 14:19 2 Raja-raja 14:20 2 Raja-raja 14:21 2 Raja-raja 14:22 2 Raja-raja 14:23 2 Raja-raja 14:24 2 Raja-raja 14:25 2 Raja-raja 14:26 2 Raja-raja 14:27 2 Raja-raja 14:28 2 Raja-raja 14:29



Gambaran Umum Ayat 2 Raja-raja 14:28
Ayat ini menempatkan referensi ringkas tentang sisa-sisa kisah Raja Yerobeam dan bagian-bagian perang serta kebijakan yang terkait dengan pemerintahannya. Teks menyinggung bahwa catatan tentang raja Yerobeam, perbuatan-perbuatannya, kekuasaannya, perang-perangnya, serta tindakan penting seperti pemulihan wilayah Damsyik dan Hamat dari Yehuda telah dicatat dalam kitab tawarikh para raja Israel. Ayat ini berfungsi sebagai jembatan penjelasan historis: ia menunjuk ke sumber catatan lain yang lebih rinci dan menekankan pentingnya menyusun sejarah bangsa Israel secara terpadu.
Ayat dalam konteks pasal
Di 2 Raja-raja 14, penulis sedang memberi gambaran ringkas mengenai masa pemerintahan Yerobeam II dan situasi politik di periode setelah masa kekacauan. Ayat 28 menutup bagian tertentu dengan menegaskan bahwa banyak peristiwa lain telah terdokumentasi di tempat lain, yaitu dalam kitab tawarikh raja-raja orang Israel. Fungsi teknis ini menunjukkan adanya korespondensi antara sumber-sumber sejarah yang berbeda dan menghindari pengulangan berlebihan dalam narasi utama.
Gagasan spiritual utama
Pelajaran utama yang dapat ditarik adalah bagaimana catatan sejarah, meskipun bersifat kronik, berfungsi untuk mengingat pemeliharaan Tuhan atas umat-Nya melalui pelbagai raja. Ketelitian penulisan dan rujukan silang menunjukkan bahwa Allah bekerja secara konsisten di antara bangsa-bangsa, meskipun muncul kekuatan-kekuatan manusiawi yang beragam. Ayat ini juga mengingatkan pembaca untuk menilai peristiwa sejarah dalam terang kehendak Allah dan tujuan-Nya bagi umat-Nya.
Pembandingan dengan bagian lain
Beberapa bagian Perjanjian Lama juga menekankan perlunya rujukan pada arsip sejarah untuk memahami konteks raja-raja Israel, misalnya saat pembahasan tentang masa pemerintahan Asyur, Mesir, atau peristiwa penting di kerajaan Yehuda. Perbandingan ini menolong pembaca melihat bahwa narasi sejarah bersifat saling terkait, bukan terfragmentasi, dan bahwa catatan lebih lanjut sering diperlukan untuk memahami dampak seluruh raja atas bangsa tersebut.
Penerapan praktis
Hubungan silang (singkat)
- Referensi kesejarahan di kitab lain mengenai raja-raja Israel menunjukkan bagaimana catatan itu saling melengkapi.
- Survei singkat mengenai hasil-hasil perang dan kebijakan raja bisa dibandingkan dengan bagian lain yang menyoroti dampak kepemimpinan terhadap umat dan tanah.
Inti hikmat dan penutup
Ayat ini mengingatkan kita bahwa sejarah bangsa ditulis untuk memelihara ingatan akan karya Tuhan dalam sejarah. Seorang pembaca yang setia perlu melihat bagaimana keputusan manusia berdampingan dengan pemeliharaan ilahi, dan bagaimana sumber-sumber sejarah berfungsi untuk membentuk gambaran keseluruhan Allah bekerja di antara umat-Nya.
Cuplikan catatan penafsir terdahulu (ringkas)
Makna umum yang ditegaskan tokoh-tokoh penafsir lama adalah bahwa ayat ini menegaskan adanya catatan yang lebih lengkap di tempat lain. Mereka menyoroti bahwa perhatian pada rincian sejarah mengarahkan pembaca menuju pemahaman yang lebih luas tentang berbagai peristiwa kekuasaan dan pemulihan wilayah.
Referensi silang singkat
1) Teks naratif sejarah Israel mengenai Yerobeam II untuk konteks pemerintahan. 2) Penjelasan mengenai bagaimana perlunya rujukan silang untuk memahami alur sejarah. 3) Diskusi umum tentang bagaimana kitab-kitab sejarah berkaitan dalam menyajikan kehendak Tuhan melalui peristiwa manusia.
Catatan kutipan: Jika ada kutipan langsung dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke yang relevan, maka akan disertakan secara tepat dalam bagian yang relevan ini. Namun dalam teks ini tidak ada kutipan panjang yang diperlukan dari mereka; penafsirannya bersifat sintesis tanpa meniru frasa asli mereka.