1 Timotius 2:15 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Tetapi ia akan diselamatkan oleh sebab memperanakkan anak-anak, jikalau ia bertekun di dalam iman dan kasih dan kekudusan, serta dengan siuman.

Ayat sebelumnya
« 1 Timotius 2:14
Ayat berikutnya
1 Timotius 3:1 »

1 Timotius 2:15 Tafsiran ayat Alkitab

1 Timotius 2:15 (IDN): "Tetapi ia akan diselamatkan oleh sebab memperanakkan anak-anak, jikalau ia bertekun di dalam iman dan kasih dan kekudusan, serta dengan siuman."

Setting segera: Perikop ini muncul dalam surat Paulus kepada Timotius yang membahas tata gereja, peran wanita, dan hidup berkenan kepada Allah dalam jemaat. Ayat ini menutup bagian mengenai bagaimana iman, kasih, dan kekudusan memainkan peran dalam pemeliharaan iman keluarga dan jemaat di tengah tantangan budaya pada masa itu. Klausa terakhir menyiratkan bahwa keselamatan bagi seorang perempuan tidak bersifat otomatis, melainkan tergantung pada ketekunan dalam iman, kasih, kekudusan, dan kebijaksanaan (siuman).

Makna teologis tentang Allah dan iman

Ayah rohani menekankan bahwa keselamatan adalah karya Allah yang berkelindan dengan respons manusia. Ayat ini menegaskan bahwa umat percaya diselamatkan melalui partisipasi aktif dalam iman kepada Kristus, bukan melalui kebaikan semata-mata atau identitas sosial. Ketekunan dalam iman, kasih, dan kekudusan menunjukkan kepercayaannya bekerja dalam praktik hidup—sebuah hidup yang tunduk pada Allah dan mengutamakan kesejahteraan jemaat.

Perluasan makna kata dan gambaran penting

- diselamatkan: bukan sekadar lolos dari bahaya rohani, melainkan mengalami pemulihan hubungan dengan Allah melalui iman kepada Kristus dan partisipasi dalam kehidupan beriman.

- memperanakkan anak-anak: secara umum dipahami sebagai kontribusi positif terhadap kelangsungan keluarga, serta peran seorang ibu dalam menjaga keteladanan iman bagi anak-anaknya. Dalam konteks Timotius, ini juga bisa dibaca sebagai pemeliharaan dan pembentukan warisan iman dalam lingkungan jemaat.

- bertekun di dalam iman dan kasih dan kekudusan: ketekunan adalah pola hidup yang terus-menerus; iman adalah kepercayaan kepada Allah dalam Kristus, kasih adalah dorongan rela berkorban bagi sesama, kekudusan adalah pemisahan dari dosa demi hidup yang layak di hadapan Allah; siuman menekankan hikmat dan kendali diri dalam menjalani iman.

Hubungan dengan teks-teks terkait

- Efesus 2:8-9 menegaskan keselamatan berdasarkan kasih karunia melalui iman, bukan karena perbuatan; ini mengarahkan kita memahami bahwa ketekunan adalah respons iman yang hidup.

- 2 Timotius 1:13-14 mengajak menjaga amanat dengan ketekunan dalam ajaran yang benar, menguatkan gagasan bahwa iman yang hidup menuntut tindakan yang konsisten.

- Titus 2:3-5 menampilkan pola hidup wanita percaya: berperan mendidik keluarga dalam iman, kasih, kekudusan, dan kebijaksanaan, sejalan dengan ayat ini.

Gagasan para komentator klasik (singkat yang relevan)

Para pengulas PB publik domain menekankan bahwa keselamatan bukan bersifat otomatis bagi seorang individu tertentu, melainkan hasil dari hidup yang setia melibatkan iman yang aktif, kasih yang nyata, dan kekudusan; budaya dan tuntutan zaman menuntut kebijaksanaan dalam menjalankan peran dalam jemaat. Kutipan singkat dari pemikiran para komentator klasik menegaskan bahwa ketekunan dalam iman adalah kunci untuk menerima pemeliharaan ilahi atas hidup orang percaya.

Penggunaan praktis dalam kehidupan jemaat sekarang

  • Memasukkan iman kepada Kristus dalam pilihan sehari-hari: doa, pembacaan Alkitab, dan partisipasi dalam persekutuan gereja.
  • Menampilkan kasih nyata ke dalam keluarga dan komunitas; memperhatikan kebutuhan sesama, terutama anggota jemaat yang lemah atau terpinggirkan.
  • Menjaga kekudusan dengan menghindari dosa yang merusak hubungan dengan Allah dan sesama; hidup dengan integritas di tempat kerja, rumah, dan lingkungan gereja.

Cross-reference singkat: Efesus 2:8-9; Titus 2:3-5; 2 Timotius 1:13-14. Ketiganya menegaskan bahwa keselamatan adalah anugerah Allah yang direspons melalui hidup yang bertumbuh dalam iman, kasih, dan kebijaksanaan, serta pemeliharaan ajaran yang benar.

Ringkasnya, suruhan ini menekankan bahwa keselamatan bagi seorang wanita dalam konteks jemaat bisa melonjak dari ketekunan yang terus-menerus dalam iman kepada Kristus, yang diwujudkan lewat kasih dalam pelayanan dan kekudusan hidup, sambil menjaga kebijaksanaan dalam menghadapi budaya sekitar.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Timotius 2:15 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Kejadian 3:15 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kejadian 3:15 (IDN) »
Maka Aku akan mengadakan perseteruan antaramu dengan perempuan ini, dan antara benihmu dengan benihnya; maka ia akan meremukkan kepalamu dan engkaupun akan mematukkan tumitnya.

1 Timotius 2:9 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Timotius 2:9 (IDN) »
Demikianlah juga segala perempuan menghiasi dirinya dengan memakai pakaian yang patut, serta dengan sopan dan siuman; bukannya dengan rambut beranyam dan emas atau mutiara atau pakaian yang berharga;

1 Timotius 1:5 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
1 Timotius 1:5 (IDN) »
Maka tujuan amaran itu kasih yang terbit daripada hati yang jernih dan daripada perasaan yang baik dan daripada iman yang sungguh;

IDN Pilih kitab dalam Alkitab