Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Tesalonika 2:1 1 Tesalonika 2:2 1 Tesalonika 2:3 1 Tesalonika 2:4 1 Tesalonika 2:5 1 Tesalonika 2:6 1 Tesalonika 2:7 1 Tesalonika 2:8 1 Tesalonika 2:9 1 Tesalonika 2:10 1 Tesalonika 2:11 1 Tesalonika 2:12 1 Tesalonika 2:13 1 Tesalonika 2:14 1 Tesalonika 2:15 1 Tesalonika 2:16 1 Tesalonika 2:17 1 Tesalonika 2:18 1 Tesalonika 2:19 1 Tesalonika 2:20



1 Tesalonika 2:2 (IDN)
Dalam bagian ini, Rasul Paulus mengingat kembali suka-duka pelayanan di Filipi sebelum akhirnya memberitakan Injil kepada jemaat di Tesalonika. Ayat ini menegaskan bahwa meski mengalami kesusahan dan siksa, para rasul tetap berani di dalam Tuhan untuk menyampaikan kabar baik. Perjalanan rohani ini menekankan bahwa keberanian bukan berasal dari kekuatan manusia, melainkan buah dari ketaatan kepada Kristus di tengah tantangan.
Apa yang dikemukakan teks tentang Allah atau iman
Ayat ini menyoroti kehadiran Tuhan dalam situasi ujian. “Di dalam Tuhan” menegaskan landasan imannya yang tidak bergantung pada kenyamanan duniawi, melainkan pada identitas dan kuasa Kristus. Iman disorot sebagai sumber keberanian untuk menyampaikan Injil meskipun ada perlawanan. Allah bekerja melalui kelemahan manusia untuk menggenapkan rencana-Nya, sehingga kemajuan Injil menjadi nyata meski ada oposisi.
Penjelasan kata dan gambaran penting
Cross-references yang relevan
Penjelasan singkat koneksi: kisah Paulus di Tesalonika mengilustrasikan tema umum alkitabiah bahwa pemberitaan injil tidak bebas dari perlawanan, namun Allah tetap bekerja melalui keberanian berlandaskan iman kepada-Nya. Penderitaan bukan tanda kegagalan, melainkan bagian dari proses membawa pekabaran keselamatan kepada banyak orang.
Penerapan praktis bagi gereja modern
Catatan editorial
Quotations from public-domain sources: Motif keberanian di tengah penderitaan juga ditemui dalam karya Adam Clarke, Albert Barnes, dan Matthew Henry. Penekanan pada “di dalam Tuhan” menegaskan sumber kekuatan rohani sebagai pusat tafsiran ayat ini. (Catatan: tidak menyalin kutipan panjang; hanya menyebutkan tema umum mereka untuk panduan.)