Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
1 Petrus 1:1 1 Petrus 1:2 1 Petrus 1:3 1 Petrus 1:4 1 Petrus 1:5 1 Petrus 1:6 1 Petrus 1:7 1 Petrus 1:8 1 Petrus 1:9 1 Petrus 1:10 1 Petrus 1:11 1 Petrus 1:12 1 Petrus 1:13 1 Petrus 1:14 1 Petrus 1:15 1 Petrus 1:16 1 Petrus 1:17 1 Petrus 1:18 1 Petrus 1:19 1 Petrus 1:20 1 Petrus 1:21 1 Petrus 1:22 1 Petrus 1:23 1 Petrus 1:24 1 Petrus 1:25



Makna Langsung 1 Petrus 1:12 (IDN)
Pembedaan inti ayat ini: para nabi, meskipun mereka tidak melihat kedatangan Kristus secara jasmani, namun telah menyatakan bahwa karya keselamatan yang mereka nyatakan adalah untuk generasi sekarang. Mereka melayani bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk umat yang akan menerima kabar baik melalui pewarta(an) yang dinyatakan oleh Roh Kudus. Malaikat pun tertarik mempelajari hakikat karya Allah yang terjadi di antara umat percaya masa kini.
Latar belakang kontekstual
Surat Petrus ditujukan kepada orang-orang percaya yang hidup di tengah penderitaan dan penganiayaan. Pesan ini menegaskan bahwa pewartaan para nabi kuno tentang karya keselamatan di dalam Kristus tidak hanya bersifat historis, melainkan relevan bagi pembaca pada masa itu. Roh Kudus yang disuruh datang dari surga adalah sumber pengajaran dan pengungkapan yang membuat kabar keselamatan menjadi nyata bagi mereka yang percaya.
Pengamatan interpretatif
Observasi tematik singkat
Rujukan silang yang relevan
Hubungan dengan bagian lain menegaskan:
Amanat praktis ringkas
Biarkan diri kita menerima kabar baik dengan kepedulian Roh Kudus, hidup dalam iman kepada Kristus, dan menghormati wahyu Allah yang sekarang dinyatakan melalui pewartaan. Pahami bahwa keselamatan bukan milik generasi masa lalu saja, melainkan pewartaan Kristus yang sekarang kita dengar dan lihat dalam hidup sehari-hari umat percaya.
Panduan singkat dari tokoh bunyi gereja publik domain
Beberapa pemikir teologi terdahulu menekankan bahwa para nabi menyampaikan rencana Allah yang kemudian diberitakan secara nyata melalui pewarta sekarang. Ringkasnya, pernyataan ini menegaskan kesinambungan wahyu Allah dari Musa hingga para rasul, dan bagaimana Roh Kudus memampukan pemberitaan yang mengubah hati manusia.
Inti penafsiran yang direkat
Ayat ini menegaskan bahwa pelayanaan nubuatan bukan untuk diri sendiri, melainkan untuk umat. Roh Kudus yang menuntun pewarta, menghubungkan masa lalu dan masa kini, dan menimbulkan rasa ingin tahu bagi malaikat tentang bagaimana keselamatan Allah bekerja di antara manusia.