1 Raja-raja 11:7 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Tambahan pula didirikan raja sulaiman sebuah panggung bagi Kamos, kehinaan orang Moabi, di atas bukit yang bertentangan dengan Yeruzalem, dan bagi Molekh, kehinaan bani Ammon itu.

Ayat sebelumnya
« 1 Raja-raja 11:6
Ayat berikutnya
1 Raja-raja 11:8 »

1 Raja-raja 11:7 Tafsiran ayat Alkitab

1 Raja-raja 11:7 (IDN)

Sesudah Solomon jatuh dalam penyembahan berhala, ayat ini menyingkap bagian tertentu dari kebijakan religiusnya yang menyimpang: "Tambahan pula didirikan raja sulaiman sebuah panggung bagi Kamos, kehinaan orang Moabi, di atas bukit yang bertentangan dengan Yeruzalem, dan bagi Molekh, kehinaan bani Ammon itu." Pemandangan ini menunjukkan bagaimana kerajaan Israel terjerumus ke praksis penyembahan berhala di luar iman kepada Allah.

Iman, penyembahan, dan konsekuensi

Ayat ini menegaskan bahwa penyembahan terhadap dewa-dewa asing masuk ke dalam praktik raja Israel sendiri. Allah yang telah setia mengarahkan umat-Nya melalui perjanjian-Nya dipinggirkan, dan raja, sebagai pemimpin bangsa, justru menjadi teladan dalam penyembahan berhala. Hal ini memperlihatkan bahaya kemegahan politik dan kekuasaan yang tidak tunduk kepada Tuhan, karena bisa membawa umat kepada praktik-praktik menyimpang.

Kata kunci dan gambaran visual

  • Panggung bagi Kamos dan Molekh— tempat- tempat penyembahan berhala yang dibangun di atas bukit berhadapan dengan Yerusalem. Gambaran ini menekankan kontras antara kota Allah dengan altar-alter berhala yang berdekatan, menimbulkan efek “di hadapan mata orang-orang” tentang pilihan yang diserahkan.
  • Kehinaan— penyebutan kehinaan menunjukkan bahwa tindakan tersebut menodai kemuliaan Allah dan merendahkan identitas suci bangsa Israel sebagai umat yang telah ditebus.

Hubungan dengan Musa dan perjanjian

Ayat-ayat seperti ini menegaskan pola berulang dalam Bibil selama raja-raja: pembelokan dari penyembahan kepada Allah menuju kultus berhala. Dalam konteks pasal ini, pembangkangan Solomon menanggung konsekuensi yang luas bagi Israel. Kisah ini sejalan dengan larangan keras berhala dalam hukum (Ulangan 13; Ulangan 32) dan memperkuat tematik penyerahan diri kepada Allah sebagai syarat berkat-Nya.

Referensi silang yang relevan

  • 2 Tawarikh 33:2–9— menggambarkan bagaimana Raja Manasye dan bangsa Yehuda terjerumus ke penyembahan berhala; menyoroti pola pengabaian perjanjian dan hasilnya.
  • Ulangan 12:2–4— perintah Israel untuk menghapus penyembahan di tempat-tempat tinggi dan memusatkan ibadah kepada Allah di tempat-Nya yang ditentukan.
  • 1 Raja-raja 11:9–13— narasi mengenai murka Allah terhadap Solomon karena penyembahan berhala; menjelaskan bahwa konsekuensi tidak hanya mengenai pribadi, tetapi juga kerajaan.

Renungan praktis untuk masa kini

Ketika kebanggaan institusi, tradisi, atau perkembangan budaya menggeser fokus dari Allah, umat percaya diundang untuk mengevaluasi kembali pusat ibadah dan komitmen iman. Penggambaran di atas bukit sebagai simbol pilihan publik mengingatkan kita bahwa sikap hati dalam ibadah adalah hal privat yang berdampak pada komunitas. Karena itu, kita diajak memeriksa: apakah praktik kita hari ini hanya bentuk luar religiositas atau benar- benar mengarahkan hidup pada ketaatan kepada Allah yang hidup?

Catatan redaksi (kutipan unik)

Potongan ini tidak mengutip secara panjang lebar dari karya-karya terang-terangan; namun, para komentator abad lalu menekankan bahwa penyembahan berhala dimulai sebagai penyimpangan kecil yang lama-lama menodai identitas iman. Dalam kajian Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke, penekanan umum adalah pada konsekuensi ruhani ketika pemimpin tidak setia kepada perjanjian Allah.

Akhir panduan singkat

Ayat ini mengatasi bahaya mengizinkan kemasyhuran manusia menyalip otoritas ilahi. Dalam konteks publikasi ini, fokuskan pada pola ibadah yang benar, penegasan identitas umat Allah, serta dorongan untuk hidup taat pada perintah-Nya, bukan pada kemegahan ritual atau simbol-simbol eksternal yang dapat menyaingi kasih kepada Tuhan.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Raja-raja 11:7 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Bilangan 21:29 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Bilangan 21:29 (IDN) »
Wai bagimu, hai Moab, telah binasalah kamu, hai bangsa Kamos! diserahkannya anaknya laki-laki dan perempuan, yang telah terlepas itu, kepada Sihon, raja orang Amori, akan tawanan.

Hakim-hakim 11:24 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Hakim-hakim 11:24 (IDN) »
Bukankah kamupun kelak mempusakai tanahnya, jikalau kiranya berhalamu Kamos itu telah menghalaukan orang dari pada tanah miliknya karena sebab kamu? Demikianpun kami juga akan mempusakai tanah segala orang yang dihalaukan Tuhan, Allah kami, dari tanah miliknya di hadapan kami.

Kisah Para Rasul 7:43 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Kisah Para Rasul 7:43 (IDN) »
Sesungguhnya kamu mengarak kemah Molokh itu dan bintang Rempan, berhalamu, yaitu segala patung yang kamu perbuat hendak disembah; sebab itu Aku akan memindahkan kamu ke sebelah sana negeri Babil.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab