Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Raja-raja 1 1 Raja-raja 2 1 Raja-raja 3 1 Raja-raja 4 1 Raja-raja 5 1 Raja-raja 6 1 Raja-raja 7 1 Raja-raja 8 1 Raja-raja 9 1 Raja-raja 10 1 Raja-raja 11 1 Raja-raja 12 1 Raja-raja 13 1 Raja-raja 14 1 Raja-raja 15 1 Raja-raja 16 1 Raja-raja 17 1 Raja-raja 18 1 Raja-raja 19 1 Raja-raja 20 1 Raja-raja 21 1 Raja-raja 22Verse
1 Raja-raja 10:1 1 Raja-raja 10:2 1 Raja-raja 10:3 1 Raja-raja 10:4 1 Raja-raja 10:5 1 Raja-raja 10:6 1 Raja-raja 10:7 1 Raja-raja 10:8 1 Raja-raja 10:9 1 Raja-raja 10:10 1 Raja-raja 10:11 1 Raja-raja 10:12 1 Raja-raja 10:13 1 Raja-raja 10:14 1 Raja-raja 10:15 1 Raja-raja 10:16 1 Raja-raja 10:17 1 Raja-raja 10:18 1 Raja-raja 10:19 1 Raja-raja 10:20 1 Raja-raja 10:21 1 Raja-raja 10:22 1 Raja-raja 10:23 1 Raja-raja 10:24 1 Raja-raja 10:25 1 Raja-raja 10:26 1 Raja-raja 10:27 1 Raja-raja 10:28 1 Raja-raja 10:29

Makna Langsung 1 Raja-raja 10:6
Kisah ini menegaskan bahwa raja Sulaiman diterima dengan pengakuan kehebatan hikmatnya. Ungkapan raja Ratu Seba yang membawab wakilnya menyiratkan bahwa kabar tentang kebijakan dan kebijaksanaan Sulaiman telah meluas hingga ke negeri mereka, dan pada akhirnya ia menilai dengan tepat bahwa TUHAN telah memberikan hikmat itu kepadanya.
Latar belakang konteks
1 Raja-raja pasal ini menggambarkan kerajaan Salomo yang makmur dan diberkati; hikmatnya tidak hanya mengenai kejernihan pikiran, tetapi juga kemampuan membedakan hal-hal yang kompleks dalam pemerintahan. Perkataan raja itu muncul setelah ujian-ujian besar yang menegaskan keistimewaan hikmat Salomo, termasuk pembedaan antara dua ibu dan anak dalam pasal sebelumnya. Ini menandai respons nagara-nagari asing terhadap kebijaksanaan Israel yang diberi oleh Allah.
Pengamatan interpretatif
Gambaran tema inti
Tautan silang relevan
Kejadian 41:38-39— Yusuf yang dipakai Allah membedakan situasi krisis dengan hikmat ilahi; menekankan bahwa kebijaksanaan manusia berakar pada hikmat Tuhan. Hubungan dengan bagaimana Salomo diakui karena hikmat yang diberikan Allah.
Amsal 2:6— “Hikmat ialah TUHAN yang memberi pengertian,” menegaskan sumber asli kebijaksanaan Salomo dan bagaimana manusia meresponsnya dengan rasa hormat.
Mazmur 111:1-2— pujian atas pekerjaan Tuhan yang menginspirasi perbuatan bijak; memberi konteks bagaimana kebijaksanaan menjadi bagian dari perwujudan iman akaqnya.
Inti praktis yang dapat diterapkan
Catatan interpretatif singkat dari tafsiran terkemuka
Sejumlah ulama publik-domain menekankan bahwa hakikat hikmat Salomo adalah sumber dari Allah, dan respons raja-raja lain menunjukkan dampak kebijaksanaan itu melampaui batas etnis. Kutipan pendek dari para penafsir terdahulu (tanpa menyalin teks penuh) menonjolkan pentingnya hubungan antara hikmat dan kemuliaan Tuhan di antara bangsa-bangsa.
Gagasan kunci di bagian ini adalah bahwa pengakuan luar terhadap hikmat Salomo memperlihatkan bahwa Allah bekerja melalui pemimpin-Nya untuk menyatakan kebijaksanaan-Nya di antara bangsa-bangsa. Dengan demikian, pembaca diajak untuk menilai hikmat tidak hanya sebagai kecerdasan manusia, melainkan sebagai karunia Ilahi yang harus dipakai demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan umat.