Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
1 Tawarikh 1 1 Tawarikh 2 1 Tawarikh 3 1 Tawarikh 4 1 Tawarikh 5 1 Tawarikh 6 1 Tawarikh 7 1 Tawarikh 8 1 Tawarikh 9 1 Tawarikh 10 1 Tawarikh 11 1 Tawarikh 12 1 Tawarikh 13 1 Tawarikh 14 1 Tawarikh 15 1 Tawarikh 16 1 Tawarikh 17 1 Tawarikh 18 1 Tawarikh 19 1 Tawarikh 20 1 Tawarikh 21 1 Tawarikh 22 1 Tawarikh 23 1 Tawarikh 24 1 Tawarikh 25 1 Tawarikh 26 1 Tawarikh 27 1 Tawarikh 28 1 Tawarikh 29Verse
1 Tawarikh 5:1 1 Tawarikh 5:2 1 Tawarikh 5:3 1 Tawarikh 5:4 1 Tawarikh 5:5 1 Tawarikh 5:6 1 Tawarikh 5:7 1 Tawarikh 5:8 1 Tawarikh 5:9 1 Tawarikh 5:10 1 Tawarikh 5:11 1 Tawarikh 5:12 1 Tawarikh 5:13 1 Tawarikh 5:14 1 Tawarikh 5:15 1 Tawarikh 5:16 1 Tawarikh 5:17 1 Tawarikh 5:18 1 Tawarikh 5:19 1 Tawarikh 5:20 1 Tawarikh 5:21 1 Tawarikh 5:22 1 Tawarikh 5:23 1 Tawarikh 5:24 1 Tawarikh 5:25 1 Tawarikh 5:26


1 Tawarikh 5:21 (IDN) — Setting, makna, dan penerapan
Ayat ini muncul dalam catatan suku-suku Ruben, Gad, dan setia pada Efrata saat mereka berperang melawan orang Musri dan orang Kuba. Dalam proses pembuatan persekutuan perang, mereka tunduk pada rencana perang dan perhitungan jumlah pasukan serta hewan ternak yang dibawa pulang sebagai hasil perang. Ayat ini mencatat banyaknya harta rampasan yang diambil: ribuan ekor lembu dan kambing domba, ratusan ribu ekor kambing domba, unta, serta sejumlah besar manusia sebagai tawanan.
Yang ditunjukkan teks tentang Allah dan iman
Ayat ini menyoroti sifat Allah dalam hal keadilan dan pemulihan. Rencana perang yang diceritakan menunjukkan bagaimana Allah mengarahkan jalan bangsa terhadap musuh-musuh mereka, bahkan dalam bentuk pembalasan melalui pembebasan berkat dan pemulihan harta. Ketika catatan bersifat administrasi bangsa Israel, ia juga menegaskan bahwa kemenangan Allah tidak terlepas dari ketaatan umat kepada perintah-Nya dan kemauan mereka untuk tunduk pada rencana-Nya. Ketetapan-Nya membimbing langkah mereka, bahkan dalam hal penghukuman terhadap musuh dan pemulihan bagi umat pilihan-Nya.
Penjelasan kata dan gambaran penting
- “dibawanya tertangkap”: mengacu pada pembunuhan, penangkapan, dan pembalasan musuh yang terjadi melalui campur tangan Tuhan dalam peperangan.
- “lembu kambing orang itu”: harta rampasan perang yang umum dalam budaya kuno, dipakai sebagai tanda kekuatan dan berkat bagi bangsa terlibat.
- “seratus ribu orang dengan hidupnya”: manusia yang diikutsertakan sebagai tawanan atau pembawa berita tentang hasil peperangan; menekankan bahwa kemenangan melibatkan kesejahteraan komunitas secara luas, bukan hanya perang militer.
Ayat-ayat terkait untuk dipertimbangkan
Pemahaman praktis untuk masa kini
Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap kemenangan dan berkat datang sebagai bagian dari rencana Allah yang lebih besar. Dalam kehidupan iman, kita bisa mengambil pelajaran tentang ketergantungan pada pimpinan-Nya, terutama ketika menghadapi tantangan berat. Harta dan kemewahan tidak menjadi tujuan utama, melainkan bagaimana Allah bekerja melalui masa-masa sulit untuk memantapkan iman, memurnikan komitmen, dan memberdayakan umat-Nya untuk melayani sesama.
Inti iman yang dibawa ayat ini
Allah menunjukkan kuasa-Nya atas musuh dan situasi yang tampaknya tak terkendali, sambil menjaga integritas komunitas-Nya. Kemenangan yang dicatat di sini tidak sekadar peristiwa militer, melainkan bagian dari pemulihan identitas bangsa yang berhubungan dengan perjanjian-Nya. Ketaatan kepada rencana Ilahi tetap menjadi kunci bagi pengalaman berkat-Nya.
Kaitan dengan tafsiran terkenal
Beberapa penafsir alkitabiah menggarisbawahi bahwa laporan rampasan memuat dimensi sejarah tentang bagaimana bangsa Israel melihat kemenangan sebagai tindakan ilahi. Mereka menekankan bahwa berkat muncul melalui kepercayaan dan ketaatan, bukan semata-mata kekuatan manusia. Catatan seperti ini mengarahkan pembaca untuk memandang kemenangan sebagai bagian dari narasi keselamatan Allah bagi umat-Nya di masa lampau dan masa kini. Perhatikan bagaimana para tafsiran klasik menekankan bahwa Allah bekerja melalui manusia lemah untuk mencapai tujuan-Nya yang lebih besar.
Penutup – penerapan singkat
Dalam menghadapi tantangan hidup, biarkan kita menyadari bahwa Allah adalah sumber kekuatan dan pemimpin jalan. Menjalin iman tidak hanya menyentuh kemenangan besar, tetapi juga cara kita memanfaatkan berkat-berkat-Nya untuk membangun komunitas yang setia kepada-Nya, menolong sesama, dan memuliakan nama-Nya.
Catatan singkat dari sumber klasik: teks-teks seperti karya Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menawarkan gambaran tentang bagaimana Allah memimpin bangsa-Nya melalui peristiwa sejarah, menekankan ketaatan dan empati umat. Mereka menyoroti bahwa berkat sering terlaksana melalui ketaatan umat kepada perintah-Nya, serta tanggung jawab sosial dalam pemanfaatan harta rampasan demi kesejahteraan bersama.