1 Tawarikh 26:11 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka Hilkia yang kedua dan Tebalya yang ketiga dan Zekharya yang keempat; maka jumlah segala anak dan saudara Hosa itu tiga belas orang.

Ayat sebelumnya
« 1 Tawarikh 26:10
Ayat berikutnya
1 Tawarikh 26:12 »

1 Tawarikh 26:11 Tafsiran ayat Alkitab

Inti Pokok Interpretatif

Pasal 1 Tawarikh 26:11 menegaskan pembagian tugas para penjaga pintu dan penjaga harta milik imam-imam Lewi, khususnya mengenai Hilkia yang kedua, Tebalya yang ketiga, dan Zekharya yang keempat, dengan total 13 saudara yang tergolong dalam keluarga Hosa. Ayat ini menyoroti kelanjutan alur tugas pekerjaan di pintu gerbang bait suci, menunjukkan keteraturan, tanggung jawab keluarga, dan kehormatan kerja itu sendiri dalam komunitas perjanjian Tuhan.

Lingkup Sastra dan Konteks Sastra

Bagian ini berada dalam bab tentang pembagian tugas liturgi pada masa pemerintahan raja Daud. Kehadiran angka 13 menunjukkan jumlah relatif kecil tetapi signifikan dari perlengkapan penjagaan rumah Tuhan. Penjaga pintu, selain menjaga keamanan, memiliki peran liturgi dalam irama ibadah, memerlukan ketelitian, disiplin, dan kesetiaan terhadap hukum Musa serta tradisi ibadah Israel.

Signifikansi Teologi

Dalam pola pembagian tugas, teks menekankan pemeliharaan garis keturunan dalam pelayanan di bait suci. Ketaatan keluarga Hosa pada peran mereka mengilustrasikan bagaimana Tuhan menghargai kehendak taat, tidak selalu ditentukan oleh ukuran atau popularitas, melainkan oleh kesetiaan pada panggilan masing-masing anggota komunitas iman.

Hubungan dengan Bagian Lain Alkitab

  • Kedudukan peran di rumah ibadah mirip dengan penempatan suku dan kaum pada tata ibadah Israel (Kel. 40; Bil. 3). Peran pintu gerbang menegaskan bahwa ibadah lahir dari ketertiban dan disiplin komunitas.
  • Keteladanan taat tugas sejalan dengan ajaran umat yang setia dalam melaksanakan tugas kecil namun penting (Kis 20:28-30; 1 Kor 12:12-27).
  • Penekanan pewartaan dan penjagaan iman relevan dengan kewaspadaan gereja terhadap pemimpin dan tugas ibadah yang berfungsi sebagai penjaga integritas iman umat.

Cross-reference singkat: Referensi mengenai penjaga pintu dan peran mereka di masa Dahulu dapat dibandingkan dengan tugas serupa dalam Perjanjian Lama yang menegaskan tanggung jawab kolektif terhadap ibadah (contoh: keluaran dan bilangan terkait tata ibadah). Dalam Perjanjian Baru, konsep menjaga iman dan stabilitas komunitas juga muncul melalui gambaran tubuh Kristus dan pelayanannya.

Pertanyaan Refleksi

  • Apa arti “tanggung jawab kecil” dalam pelayanan gereja saat ini?
  • Bagaimana kita menghargai peran orang lain yang mungkin tampak tidak menonjol tetapi penting bagi ibadah yang teratur?

Penutup Ringkas

Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan menghargai keteraturan dan kesetiaan dalam pelayanan, tanpa memandang status publik. Pembagian tugas di bait suci adalah cermin dari keharmonisan komunitas yang hidup menurut hukum Allah, di mana setiap anggota—meski jumlahnya kecil—berkontribusi pada keberadaan ibadah yang suci.

Kutipan Singkat dari Penafsir Berbahasa Inggris Bepergian

Catatan: Tidak ada kutipan langsung panjang dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke dalam bagian ini. Namun, wawasan umum mereka tentang peran dan kesetiaan dalam pelayanan dipadukan secara ringkas dalam pembacaan ini.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

1 Tawarikh 26:11 Referensi silang ayat

Belum ada gambar referensi silang yang tersedia untuk bagian Alkitab ini.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab