Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Nehemia 10:1 Nehemia 10:2 Nehemia 10:3 Nehemia 10:4 Nehemia 10:5 Nehemia 10:6 Nehemia 10:7 Nehemia 10:8 Nehemia 10:9 Nehemia 10:10 Nehemia 10:11 Nehemia 10:12 Nehemia 10:13 Nehemia 10:14 Nehemia 10:15 Nehemia 10:16 Nehemia 10:17 Nehemia 10:18 Nehemia 10:19 Nehemia 10:20 Nehemia 10:21 Nehemia 10:22 Nehemia 10:23 Nehemia 10:24 Nehemia 10:25 Nehemia 10:26 Nehemia 10:27 Nehemia 10:28 Nehemia 10:29 Nehemia 10:30 Nehemia 10:31 Nehemia 10:32 Nehemia 10:33 Nehemia 10:34 Nehemia 10:35 Nehemia 10:36 Nehemia 10:37 Nehemia 10:38 Nehemia 10:39



Nehemia 10:35 (IDN)
Dan lagi dari pada setahun datang kepada setahun kami akan membawa segala hasil tanah kami dan buah bungaran dan segala pokokpun ke dalam rumah Tuhan.
Setting segera ayat
Makna tentang Allah dan iman
Ayat ini menegaskan kepercayaan bahwa segala berkat—hasil tanah, bungaran, dan buah pokok—adalah milik Tuhan. umat berpartisipasi dalam pemeliharaan tempat ibadah mereka dengan menyediakan bagian pertama dan utama dari hasil kerja mereka. Hal ini menunjukkan pengakuan atas kedaulatan Allah atas tanah dan hasilnya, serta komitmen untuk menjadikan pemeliharaan rumah Tuhan sebagai prioritas dalam kehidupan komunitas iman.
Kata-kata penting & gambaran sunting
Perikop terkait
Beberapa bagian lain dalam Nehemia menegaskan pentingnya pemeliharaan pekerjaan Allah melalui sumbangan dan persepuluhan, misalnya Nehemia 10:37-39 menuntut seperangkat tanggung jawab untuk imam, penjaga pintu gerbang, dan muatan persembahan kepada Allah. Dalam Hosea 3:4-5 dan Maleakhi 3:8-12 juga terdengar tema pembangunan hubungan lewat sumbangan yang setia kepada Tuhan. Ayat-ayat ini saling melengkapi gambar bahwa ibadah tidak hanya ucapan, melainkan tindakan nyata dalam kehidupan ekonomi komunitas.
Akuan mengenai makna teologis
Persembahan hasil bumi dipandang sebagai bagian dari hidup beribadah yang menyeluruh: iman yang berbuah dalam tindakan sehari-hari. Ketetapan ini menekankan bahwa hubungan dengan Allah mempengaruhi pola kerja, keadilan sosial, dan pemeliharaan tempat ibadah. Dinamika pemberian menunjukkan kepercayaan bahwa Allah adalah pemelihara utama, yang memakai usaha manusia untuk memperluas persekutuan ibadah.
Pandangan dari tokoh-tokoh komentar publik domain
Beberapa pandangan klasik menekankan bahwa persepuluangan dan persembahan adalah wujud kedisiplinan rohani. Dari catatan Matthew Henry, ada sorotan bahwa ketaatan pada persepuluhan mencerminkan komitmen hati kepada Tuhan sebagai pemilik segala sesuatu. Albert Barnes menekankan bahwa bagian ini menuntut tanggung jawab komunitas dalam dukungan layanan keagamaan. Adam Clarke menambahkan gambaran bahwa persembahan bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi ungkapan syukur atas berkat Tuhan.
Catatan kutipan singkat
Kutipan pendek yang relevan dari tokoh-tokoh publik domain: "Kepercayaan itu dimanifestasikan dalam tindakan; persembahan adalah ekspresi nyata dari ketaatan." (ringkasan synoptic dari gaya Henry/Barnes/Clarke, tidak kutipan langsung penuh).
Aplikasi praktis hari ini
Refleksi penutup
Ayat ini mengingatkan bahwa iman bukan hanya kata-kata, melainkan pola hidup yang menempatkan Tuhan sebagai pusat kepemilikan dan tujuan. Dengan membawa hasil tanah ke rumah Tuhan, komunitas meneguhkan identitas mereka sebagai umat yang hidup dalam ikatan dengan Allah dan sesama.