Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Markus 4:1 Markus 4:2 Markus 4:3 Markus 4:4 Markus 4:5 Markus 4:6 Markus 4:7 Markus 4:8 Markus 4:9 Markus 4:10 Markus 4:11 Markus 4:12 Markus 4:13 Markus 4:14 Markus 4:15 Markus 4:16 Markus 4:17 Markus 4:18 Markus 4:19 Markus 4:20 Markus 4:21 Markus 4:22 Markus 4:23 Markus 4:24 Markus 4:25 Markus 4:26 Markus 4:27 Markus 4:28 Markus 4:29 Markus 4:30 Markus 4:31 Markus 4:32 Markus 4:33 Markus 4:34 Markus 4:35 Markus 4:36 Markus 4:37 Markus 4:38 Markus 4:39 Markus 4:40 Markus 4:41



Markus 4:14 — Penabur adalah yang menabur Perkataan
Dalam bagian perumpamaan tentang benih, Yesus menjelaskan bahwa penabur adalah pemuka firman yang menaburkan ajaran Allah ke dalam hati manusia. Ayat ini menegaskan inti tugas penabur: menabur Perkataan Tuhan. Konteksnya adalah pembahasan tentang bagaimana firman Allah bekerja dalam berbagai kondisi hati pendengar, sesuai dengan perumpamaan tentang tanah-tanah.
Makna sentral
Penabur di sini tidak dimaksudkan sebagai figur manusia tertentu, melainkan simbolis untuk semua penyampai firman: hasil dari pemberitaan tergantung pada bagaimana perkataan itu diterima di dalam hati. Perkataan Tuhan adalah benih hidup; respon manusia lah yang menentukan pertumbuhan spiritual yang terjadi.
Tema-tema utama
Hubungan dengan bagian lain (cross-references)
Beberapa bagian Alkitab yang relevan:
Refleksi praktis
Bagaimana kita menanggapi pemberitaan firman hari ini? Perhatikan: doa pribadi: “Ya Tuhan, bukalah hatiku untuk menerima firman dengan iman yang sederhana.” Ketika kita mendengar pengajaran Alkitab dengan kerendahan hati, firman itu bekerja dalam kita, membawa buah penguasaan diri, pengampunan, dan pertumbuhan rohani. Bagi pelayan firman, ketekunan dalam menabur tanpa muta nada akan menolong orang percaya untuk mengenal Kristus lebih dalam.
Ringkasan singkat
Ayat ini menegaskan bahwa penabur adalah pihak yang menyampaikan Perkataan Allah. Keberhasilan sejati bergantung pada bagaimana firman itu, sebagai benih hidup, ditanggapi oleh hati manusia. Panggilan kita adalah tetap menabur, dengan iman, berharap Allah yang bekerja membawa pertumbuhan rohani dalam komunitas percaya.
Catatan tentang sebutan para ahli terdahulu: Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa firman Allah memiliki kuasa untuk menumbuhkan iman, meskipun respons pendengar beragam. Mereka menekankan bahwa benih firman perlu ditempatkan di tanah hati yang siap dibuahkan buah. Kutipan langsung singkat dari para komentator terdahulu dapat ditemukan dalam karya-karya publik domain mereka ketika membahas prinsip umum iman yang timbul dari pendengaran firman.