Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Markus 14:1 Markus 14:2 Markus 14:3 Markus 14:4 Markus 14:5 Markus 14:6 Markus 14:7 Markus 14:8 Markus 14:9 Markus 14:10 Markus 14:11 Markus 14:12 Markus 14:13 Markus 14:14 Markus 14:15 Markus 14:16 Markus 14:17 Markus 14:18 Markus 14:19 Markus 14:20 Markus 14:21 Markus 14:22 Markus 14:23 Markus 14:24 Markus 14:25 Markus 14:26 Markus 14:27 Markus 14:28 Markus 14:29 Markus 14:30 Markus 14:31 Markus 14:32 Markus 14:33 Markus 14:34 Markus 14:35 Markus 14:36 Markus 14:37 Markus 14:38 Markus 14:39 Markus 14:40 Markus 14:41 Markus 14:42 Markus 14:43 Markus 14:44 Markus 14:45 Markus 14:46 Markus 14:47 Markus 14:48 Markus 14:49 Markus 14:50 Markus 14:51 Markus 14:52 Markus 14:53 Markus 14:54 Markus 14:55 Markus 14:56 Markus 14:57 Markus 14:58 Markus 14:59 Markus 14:60 Markus 14:61 Markus 14:62 Markus 14:63 Markus 14:64 Markus 14:65 Markus 14:66 Markus 14:67 Markus 14:68 Markus 14:69 Markus 14:70 Markus 14:71 Markus 14:72



Markus 14:66 (IDN)
Ayat ini menempatkan Petrus di halaman balai pengadilan Imam Besar, saat ia menghadapi risiko dihadapkan pada tuduhan terkait pengikut Yesus. Peristiwa ini berlangsung setelah penangkapan Yesus di Getsemani dan memperlihatkan bagaimana keadaan yang menguji iman bisa datang dengan cepat di tengah tekanan sosial dan pengawasan publik. Petrus, yang sebelumnya berjanji menanggung risiko bagi Guru-Nya, berada di bawah sorotan di tengah kehampaan dukungan di luar lingkaran murid-murid terdekat.
Makna pokok ayat
Ayat ini menyoroti momen ketidaksetiaan manusia di bawah ancaman. Petrus berada di halaman balai ketika satu dayang Imam Besar mengakui hubungan Petrus dengan Yesus. Momen ini menunjukkan bagaimana sumber daya iman kita—janji, keberanian, dan identitas sebagai murid—sering diuji di hadapan tekanan sosial maupun risiko pribadi. Ketika Petrus digoyahkan oleh ketakutan akan konsekuensi, kita melihat ketidaklengkapan manusiawi yang sering terjadi meskipun ada penyerahan awal yang berani.
tema-tema utama
kutipan relevan dari penafsiran klasik (ringkas)
Para penafsir abad lampau menekankan krisis iman Petrus ketika dihadapkan pada orang banyak dan penghakiman dunia. (Catatan ringkas dari karya-karya para komentator: melihat ketegangan antara kesetiaan terhadap Yesus dengan ketakutan akan konsekuensi duniawi.)
hubungan dengan bagian lain Kitab Suci
Beberapa bagian yang memberi konteks kuat terhadap ayat ini adalah:
refleksi praktis
Bagaimana kita bertindak ketika tekanan sosial menguji identitas kita sebagai pengikut Kristus? Jawabannya terletak pada memperteguh komitmen dalam doa, pembacaan firman secara jujur, dan ketergantungan pada kasih karunia Allah yang menguatkan bahkan di saat kita rapuh. Kesetiaan bukan berarti tanpa rasa takut, melainkan tetap berpegang pada firman dan kasih Kristus di tengah gangguan dunia.
ringkasan penutup
Markus 14:66 menampilkan momen manusiawi Petrus yang berada di bawah sorotan umum. Meskipun kegoncangan dan ketakutan mengancam, peristiwa ini juga membentuk bagian penting dari narasi keselamatan: di balik kegagalan sesaat, Allah bekerja melalui rencana-Nya untuk membawa pengampunan dan penebusan bagi umat-Nya.