Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Markus 13:1 Markus 13:2 Markus 13:3 Markus 13:4 Markus 13:5 Markus 13:6 Markus 13:7 Markus 13:8 Markus 13:9 Markus 13:10 Markus 13:11 Markus 13:12 Markus 13:13 Markus 13:14 Markus 13:15 Markus 13:16 Markus 13:17 Markus 13:18 Markus 13:19 Markus 13:20 Markus 13:21 Markus 13:22 Markus 13:23 Markus 13:24 Markus 13:25 Markus 13:26 Markus 13:27 Markus 13:28 Markus 13:29 Markus 13:30 Markus 13:31 Markus 13:32 Markus 13:33 Markus 13:34 Markus 13:35 Markus 13:36 Markus 13:37



Markus 13:22 (IDN)
Imam Yesus menyingkap bahaya akhir zaman: kemunculan Kristus palsu dan nabi palsu yang menampilkan mujizat-mujizat menakjubkan, dengan maksud menyesatkan. Ayat ini berada dalam konteks nubuat-Nya tentang hari-hari penghakiman dan kedatangan-Nya yang tercerahkan bagi murid-murid-Nya yang tinggal di tengah-tengah penipuan dan kebingungan rohani.
Penjelasan teks dan makna inti
Ayat ini menonjolkan dua ancaman utama: kepalsuan ajaran dan tanda-tanda ajaib yang menipu. Tujuan para pembohong itu adalah menyesatkan, bahkan jika mungkin untuk orang-orang terpilih. Makna "terpilih" di sini diartikan sebagai umat Allah yang setia, yang diuji oleh godaan-godaan rohani seperti ini. Intinya: iman yang kuat tidak kebal terhadap tipu daya, tetapi dilindungi melalui ketaatan, pengertian akan firman Tuhan, serta ketekunan dalam doa.
Istilah dan gambaran penting
Cross-reference yang relevan
Rangka kebiasaan iman dan penerapan sekarang
Ayat ini mengajak umat percaya untuk:
Alur pemikiran dari para penafsir terdahulu
Para penafsir publik domain melihat intisarinya sebagai peringatan keras untuk tetap waspada di tengah banyak pengakuan rohani yang menonjolkan kekuasaan atau mujizat, tetapi tidak selaras dengan firman Tuhan. Mereka menekankan hubungan antara ketekunan iman, pengajaran yang benar, dan ketahanan batin terhadap tipu daya dunia.
Beberapa petikan pendapat para penafsir lama (ringkas):
Ada kehati-hatian dalam memahami pertanyaan keselamatan—jangan terpikat oleh tanda-tanda luar tanpa landasan kebenaran yang jelas.
Penutup: ayat ini meneguhkan bahwa umat Allah perlu hidup dalam kedalaman iman kepada Kristus, berpegang pada firman-Nya, dan menjaga diri dari segala godaan yang berusaha menyesatkan melalui mujizat yang kelihatan.