Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Markus 1:1 Markus 1:2 Markus 1:3 Markus 1:4 Markus 1:5 Markus 1:6 Markus 1:7 Markus 1:8 Markus 1:9 Markus 1:10 Markus 1:11 Markus 1:12 Markus 1:13 Markus 1:14 Markus 1:15 Markus 1:16 Markus 1:17 Markus 1:18 Markus 1:19 Markus 1:20 Markus 1:21 Markus 1:22 Markus 1:23 Markus 1:24 Markus 1:25 Markus 1:26 Markus 1:27 Markus 1:28 Markus 1:29 Markus 1:30 Markus 1:31 Markus 1:32 Markus 1:33 Markus 1:34 Markus 1:35 Markus 1:36 Markus 1:37 Markus 1:38 Markus 1:39 Markus 1:40 Markus 1:41 Markus 1:42 Markus 1:43 Markus 1:44 Markus 1:45



Gambaran Umum Ayat Markus 1:31
Ayat ini berada pada rangkaian kisah penyembuhan Yesus di awal pelayanan-Nya. Setelah menyembuhkan orang yang kerasukan di rumah ibunya Simon Petrus, namun ayat ini fokus pada tindakan Jesus yang mendatangi, memegang tangan perempuan yang sedang demam, lalu demam itu hilang. Kisah singkat ini menunjukkan kelembutan-Nya terhadap orang yang lemah dan respons manusia yang segera melayani setelah pemulihan ilahi.
Ayat dalam konteks pasal
Di Markus 1, kita mengikuti teladan kerja-kerja Nabi Kristus yang memancarkan kuasa penyembuhan. Setelah kebejatan spiritual di sekitar, iman yang praktis muncul: pemulihan fisik memicu pengabdian. Perempuan tersebut, meski usianya mungkin tidak disebutkan, disebut sebagai orang yang melayani setelah dipulihkan. Gerak tangan-Nya dan permohonan belas kasih menunjukkan bagaimana kerajaan Allah bekerja melalui kehangatan hubungan pribadi.
Inti pelajaran rohani
Inti utama ayat ini adalah kehangatan dan kuasa Yesus yang menjangkau tubuh dan jiwa manusia. Ia tidak hanya menyembuhkan secara umum, tetapi juga memperlihatkan perhatian personal kepada individu yang menderita. Respons perempuan itu—melayani mereka sekalian—menjadi contoh bagaimana pemulihan rohani memicu pelayanan konkret kepada sesama.
Perbandingan dengan bagian lain Alkitab
Rujukan silang yang relevan: Markus 1:41-42 menggambarkan belas kasih-Nya dalam keadaan sakit; Lukas 4:39 menegaskan pemulihan yang mengakibatkan pelayanan; Mazmur 41:4–5 menekankan pemulihan Tuhan sebagai dasar penyembuhan hati.
Aplikasi praktis bagi pembaca sekarang
Panduan penafsiran dari tokoh teolog terdahulu
Para penafsir publik domain menekankan bahwa belas kasih Kristus menampilkan hubungan pribadi dengan penderita. Mereka menyoroti bahwa sebagian besar mukjizat berfungsi sebagai tanda dari kerajaan Allah yang mengubah cara manusia hidup secara konkret. Kutipan singkat berikut menggambarkan nada mereka:
“Yesus datang dengan kuasa yang meruntuhkan belenggu penyakit dan kehingar-bingaran hidup; penyakit yang merajalela merespon pada sentuhan kasihan-Nya.”
Catatan: kutipan penuh dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak selalu tersedia dalam bentuk teks pendek untuk setiap ayat; jika ada bagian singkat yang relevan, akan dicantumkan sesuai keadaan hak cipta domain publik.
Acuan silang singkat dan penjelasannya
1) Markus 1:34 – Menampilkan bagaimana kuasa-Nya menyingkirkan roh jahat dan penyakit, menuntun kita kepada pemahaman bahwa pemulihan fisik sering berjalan seiring dengan pemulihan spiritual. 2) Lukas 4:39 – Menonjolkan tindakan fisik Yesus yang memulihkan hidup manusia, memberi contoh bagaimana kasih-Nya bekerja dalam dunia nyata. 3) Mazmur 41:4–5 – Mengaitkan tema pemulihan dengan respons doa dan ketergantungan kepada Tuhan sebagai dasar penyembuhan.
Ringkasan
Ayah, ibu, anak, sahabat—kisah ini menunjukkan bahwa penyembuhan Kristus melampaui fisik. Sentuhan-Nya mengembalikan kekuatan, dan respons pemulihan memicu pelayanan yang lahir dari kasih. Dalam hidup harian, kita diajak meniru pola itu: percaya pada kuasa-Nya, menerima pemulihan, lalu tampil sebagai pelayan bagi sesama di sekitar kita.