Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiVerse
Lukas 11:1 Lukas 11:2 Lukas 11:3 Lukas 11:4 Lukas 11:5 Lukas 11:6 Lukas 11:7 Lukas 11:8 Lukas 11:9 Lukas 11:10 Lukas 11:11 Lukas 11:12 Lukas 11:13 Lukas 11:14 Lukas 11:15 Lukas 11:16 Lukas 11:17 Lukas 11:18 Lukas 11:19 Lukas 11:20 Lukas 11:21 Lukas 11:22 Lukas 11:23 Lukas 11:24 Lukas 11:25 Lukas 11:26 Lukas 11:27 Lukas 11:28 Lukas 11:29 Lukas 11:30 Lukas 11:31 Lukas 11:32 Lukas 11:33 Lukas 11:34 Lukas 11:35 Lukas 11:36 Lukas 11:37 Lukas 11:38 Lukas 11:39 Lukas 11:40 Lukas 11:41 Lukas 11:42 Lukas 11:43 Lukas 11:44 Lukas 11:45 Lukas 11:46 Lukas 11:47 Lukas 11:48 Lukas 11:49 Lukas 11:50 Lukas 11:51 Lukas 11:52 Lukas 11:53 Lukas 11:54



Inti Interpretatif Utama
Lukas 11:23 menegaskan pilihan tegas antara berada bersama Kristus atau melawan-Nya. Kalimat ini menekankan bahwa tanpa menyatu dengan misi-Nya (mengumpulkan), seseorang secara aktif memecah dan menghalangi kerja Allah. Dalam konteks doa dan pengusiran roh, ucapan ini mengingatkan bahwa tidak ada posisi netral: seseorang berada di pihak-Nya atau melawan-Nya melalui perpecahan dan penentangan terhadap tujuan bersama-Nya.
Konteks Sastra
Ayat ini muncul dalam bagian lucutan kritis terhadap orang Farisi dan penentang karya-Nya. Ketika Yesus menilai respons terhadap karya-Nya, Ia menekankan bahwa keberadaan-Nya menciptakan pilihan yang jelas: menyertai pekerjaan-Nya yang menyatukan umat manusia dalam hubungan dengan Allah, atau menambah kekacauan melalui perpecahan dan penyerangan terhadap kerajaannya. Kalimat ini juga berfungsi sebagai panggilan untuk evaluasi diri terhadap komitmen pada pekerjaan Allah.
Signifikansi teologis
Secara teologis, pernyataan ini menegaskan realitas kerja Roh Kudus: pekerjaan Yesus adalah menarik orang ke dalam persekutuan Allah dan memberdayakan mereka untuk mengumpulkan umat. Menolak pekerjan-Nya berarti menimbulkan kekacauan rohani, karena maksud Allah adalah mempersatukan, bukan memecah. Ayat ini juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif—tidak ada posisi pasif dalam konteks pemuridan dan pelayanan.
Hubungan dengan bagian lain Alkitab
Hubungan-hubungan ini menyoroti tema konsistensi persekutuan di tengah-tengah tantangan rohani.
Pertanyaan refleksi
Penutup singkat
Ayat ini mengingatkan kita bahwa mengikuti Kristus berarti aktif berpartisipasi dalam pekerjaan yang menyatukan umat Allah. Tidak ada posisi netral: siapa menolak bersama-Nya, secara tidak langsung melawan-Nya. Biarlah kita menyelaraskan hidup dengan tujuan-Nya, mengumpulkan, bukan membelah, demi kemuliaan Allah.
Cuplikan renungan bersejarah
“Barangsiapa yang tiada masuk pihak Aku, ialah melawan Aku; dan barangsiapa yang tiada mengumpulkan beserta dengan Aku, ialah mencerai-beraikan.” (Lukas 11:23)
Catatan singkat: Perenungan para komentator publik domain seperti Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke menekankan bahwa pernyataan ini meneguhkan misi-Nya yang membentuk persatuan rohani, sekaligus memperingatkan bahaya perpecahan batin dan perbuatan yang merusak kerja Allah.
Rujukan silang
Beberapa arah bacaan terkait meliputi: Matius 12:30; Efesus 4:3–4; Filipi 2:2–4. Ketiganya menekankan kohesi iman dan kekuatan persatuan dalam pelayanan Kristus.