Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiYunus 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
Yunus 1:10 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab
Maka takutlah orang itu amat sangat, lalu katanya kepadanya: Apakah perbuatanmu? karena ketahuilah orang itu akan hal ia sudah lari dari hadapan hadirat Tuhan, sebab telah diberinya tahu hal itu kepada mereka itu.
Yunus 1:10 Tafsiran ayat Alkitab
*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.
Yunus 1:10 Referensi silang ayat
Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Yunus 1:3 (IDN) »
Tetapi bangunlah Yunus hendak lari ke Tarsis dari hadapan hadirat Tuhan, maka turunlah ia ke Yafo, didapatinya akan sebuah kapal yang hendak berlayar ke Tarsis, dibayarnya uang tumpangannya, lalu turunlah ia ke dalamnya hendak berlayar serta mereka itu ke Tarsis dari hadapan hadirat Tuhan.

Ayub 27:22 (IDN) »
Demikianlah peri ditangkap Allah akan dia dengan tiada sayang; barang ke manapun baik ia hendak lari berlepas dirinya dari pada tangannya.

Yosua 7:25 (IDN) »
Maka kata Yusak: Mengapa engkau mendatangkan celaka atas kami? Bahwa Tuhan membinasakan dikau pada hari ini juga! lalu segenap orang Israel melontari dia dengan batu dan dibakarnya habis akan dia dengan api, setelah sudah dilontarinya akan dia dengan batu dahulu.
Yunus 1:10 – Makna dan Implikasi Awal
Pertama-tama, ayat ini menegaskan bahwa ketakutan membentuk respons manusia ketika dihadapkan pada kebenaran tentang pelarian seseorang dari hadirat Tuhan. Ketakutan orang itu, dalam konteks Yunus 1:10, mewakili kepanikan dan kejujuran instan terhadap konsekuensi tindakan pelarian Yunus dari tugas yang telah diperintahkan Tuhan. Ayat ini menunjukkan bahwa pelarian bukan aktivitas netral; ia membawa dampak moral dan sosial karena orang-orang menilai tindakan itu sebagai pembangkangan terhadap Allah yang berkuasa.
Latar Kontekstual
Kitab Yunus membuka diri dengan panggilan Tuhan kepada nabi-Nya untuk pergi ke Niniveh dan menyampaikan pesan pertobatan. Yunus, justru memilih melarikan diri ke Tarsis. Dalam kapal tempat ia naik, badai besar menimbulkan kecurigaan dan ketakutan di antara para nahkoda. Ketika mereka mencari penyebab badai, Yunus mengakui bahwa ia lari dari hadirat Tuhan. Ayat 10 menggambarkan reaksi orang-orang di kapal: ketakutan yang mendalam karena menyadari bahwa sang pelaku pelarian adalah nabi yang seharusnya membawa damai dan otoritas ilahi.
Observasi Penafsiran
Bagian Tema Kunci
Rujukan Silang yang Relevan
Praktik Rohani Singkat
Inti Pesan bagi Pembaca
Ayah iman dipanggil untuk taat, bukan untuk menghindar. Pelarian Yunus mengajarkan bahwa keakuan manusia tidak bisa mengubah rancangan Tuhan. Pelajaran praktisnya adalah memohon hikmat untuk menempuh jalan ketaatan, meskipun konsekuensinya tidak selalu jelas di mata manusia.
Catatan Penafsiran Singkat
Sejumlah komentar klasik memperlihatkan bahwa reaksi ketakutan kapal bukan hanya karena badai, melainkan karena integritas panggilan Tuhan yang dipertaruhkan. Kreatifnya kelanjutan narasi mengajak pembaca untuk melihat bagaimana Allah memulihkan melalui tindakan tokoh-tokoh yang awalnya menolak.
Quotasi singkat dari sumber publik domain yang relevan (jika ada dalam versi terjemahan Indonesia): beberapa penafsir menekankan bahwa ketakutan yang dinyatakan di sini menandai pertemuan antara keinginan manusia untuk mengendalikan nasib dan kedaulatan ilahi yang tidak bisa dihindari. Untuk referensi umum, lihat komentar Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke pada bagian awal Yunus; catatan ini tidak menyalin teks asli, melainkan merangkum pola pemikiran mereka.
Cross-References
Kejadian 3:9–10 — Allah menuntut pertanggungjawaban atas pelarian manusia dari hadirat-Nya.
Kisah Kisbah 5:29 — ketaatan kepada Allah lebih utama daripada ketaatan pada manusia.
Yeremia 29:11–12 — Allah menekankan rencana damai dan harapan bagi umat-Nya.