Old Testament
Kejadian Keluaran Imamat Bilangan Ulangan Yosua Hakim-hakim Rut 1 Samuel 2 Samuel 1 Raja-raja 2 Raja-raja 1 Tawarikh 2 Tawarikh Ezra Nehemia Ester Ayub Mazmur Amsal Pengkhotbah Kidung Agung Yesaya Yeremia Ratapan Yehezkiel Daniel Hosea Yoel Amos Obaja Yunus Mikha Nahum Habakuk Zefanya Hagai Zakharia MaleakhiChapter
Ayub 1 Ayub 2 Ayub 3 Ayub 4 Ayub 5 Ayub 6 Ayub 7 Ayub 8 Ayub 9 Ayub 10 Ayub 11 Ayub 12 Ayub 13 Ayub 14 Ayub 15 Ayub 16 Ayub 17 Ayub 18 Ayub 19 Ayub 20 Ayub 21 Ayub 22 Ayub 23 Ayub 24 Ayub 25 Ayub 26 Ayub 27 Ayub 28 Ayub 29 Ayub 30 Ayub 31 Ayub 32 Ayub 33 Ayub 34 Ayub 35 Ayub 36 Ayub 37 Ayub 38 Ayub 39 Ayub 40 Ayub 41 Ayub 42



Ayub 5:25 (Versi IDN)
Ayub 5 menampilkan nasihat-nasihat Zofar tentang bagaimana menanggung penderitaan dengan iman kepada pemeliharaan Tuhan. Ayat 25 menegaskan bahwa Allah akan memberkati umat-Nya dengan keturunan dan pertumbuhan fisik yang melimpah, sebagai tanda pemeliharaan-Nya atas orang benar. Dalam konteks kitab Ayub, ayat ini menekankan bahwa meskipun penderitaan bisa menimpa, ada juga janji-janji Allah mengenai kemakmuran dan pemulihan bagi mereka yang hidup taat kepada-Nya.
Ayat dalam konteks pasal
Pasal ini mengandung rangkaian nasihat mengenai cara menghadapi kesulitan: memohon pertolongan Tuhan, bersandar pada kebijaksanaan-Nya, dan memusatkan hidup pada ketaatan. Ayub sendiri berada dalam ujian berat, dan meskipun ayat ini bukan janji universal tanpa syarat, ia menegaskan bahwa kehidupan berkelimpahan bagi orang benar adalah bagian dari rencana Allah bagi umat-Nya.
Inti rohani yang utama
Pesan sentralnya adalah harapan akan pemulihan dan berkelimpahnya keturunan serta kemauan Allah untuk memberkati orang yang setia. Ketika keadaan terasa sunyi, kita diajak melihat bahwa pertumbuhan hidup—baik secara jasmani maupun rohani—merupakan bagian dari pemeliharaan-Nya. Ketika kita tetap percaya, Allah tidak kehilangan kendali meski jalan kita sulit.
Perbandingan dengan bagian Alkitab lain
Catatan: ayat-ayat sejenis dalam Alkitab sering dipakai untuk menguatkan harapan akan pemulihan setelah masa sulit, namun konteksnya tetap penting—janji-janji Allah berputar di sekitar ketaatan, iman, dan pemeliharaan-Nya yang setia.
Cross-references singkat
- Yeremia 30:19: Ketika memulihkan, Allah menjanjikan pemuliaan bagi umat-Nya; penekanan pada pemulihan setelah masa susah, dengan peningkatan jumlah dan kemuliaan bagi umat beriman.
- Ulangan 28:11: Berkat-berkat Allah berupa kelimpahan hasil ladang dan tumbuh-tumbuhan bagi mereka yang menaati Tuhan.
Penjelasan singkat: Semua referensi ini menekankan bahwa Allah memerhatikan kesejahteraan umat-Nya dan bahwa pertumbuhan fisik maupun rohani sering dipandang sebagai tanda pemeliharaan-Nya ketika hidup dalam ketaatan.
Aplikasi praktis
Ringkas
Ayub 5:25 mengingatkan kita bahwa di balik ujian ada janji Allah untuk memberkati umat-Nya; pertumbuhan dan pemulihan adalah bagian dari pemeliharaan-Nya bagi mereka yang hidup dalam ketaatan dan iman kepada-Nya. Dalam masa-masa sulit, kita didorong untuk menaruh pengharapan pada rencana-Nya yang lebih besar, sambil terus berjalan dalam ketaatan.
Catatan editorial
Quotations from public-domain commentaries used in this page are integrated to illuminate the text. Di antara sumber-sumber klasik, pemikiran Matthew Henry, Albert Barnes, dan Adam Clarke dipakai secara ringkas untuk memperkaya pemahaman tanpa meniru bentuk aslinya. Teks-teks singkat dari ketiga tokoh ini yang relevan akan ditandai jika ada kutipan langsung.