Yeremia 9:20 Penjelasan dan tafsiran ayat Alkitab

Maka sebab itu dengarlah olehmu firman Tuhan, hai perempuan! hendaklah telingamu menerima kata yang keluar dari pada mulutnya, ajarkanlah anak-anakmu perempuan meraung-raung, ajarkanlah seorang akan seorang meratap.

Ayat sebelumnya
« Yeremia 9:19
Ayat berikutnya
Yeremia 9:21 »

Yeremia 9:20 Tafsiran ayat Alkitab

Yeremia 9:20 (IDN)

Imaniah Yeremia menempatkan instruksi Tuhan pada mulut perempuan-perempuan yang menanggung beban kerusuhan. Ayat ini dipformulasikan sebagai panggilan untuk mendengar firman Tuhan secara pribadi dan luas, serta menularkannya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam konteks Yeremia 9, Allah menyoroti kemunafikan dan kerusakan moral di antara umat-Nya, mengajak mereka kembali kepada kebenaran dan keadilan.

Pengantar konteks dan makna teks

Teks ini menegaskan bahwa tanggung jawab rohani bukan hanya bagi para pemimpin tetapi juga bagi setiap rumah tangga. Perempuan disebutkan karena peran mereka dalam membentuk suasana rumah tangga dan pendidikan anak. Firman Tuhan yang keluar dari mulut-Nya dianggap sebagai sumber doa, nasihat, dan teguran yang diperlukan untuk mengubah hati dan perilaku.

Kata kunci dan gambaran penting

  • dengar — penerimaan hati terhadap firman Allah, bukan sekadar mendengar dengan telinga tetapi membiarkan firman mempengaruhi hidup.
  • telingamu menerima kata — kesiapan hati untuk menerima kebenaran Allah, termasuk teguran-Nya.
  • anak-anakmu perempuan meraung-raung dan seorang meratap — gambaran kerugian sosial dan pribadi akibat pembelotan dari jalan Tuhan; pendidikan rohani dimulai di rumah.

Hubungan dengan Allah, iman, dan pertobatan

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah berkomitmen mengoreksi umat-Nya melalui firman-Nya. Ketertiban hidup yang berkenan Allah tidak bisa dipisahkan dari peningkatan pemahaman rohani dalam rumah tangga. Pertobatan dimulai dari penghormatan kepada firman Allah dan diteruskan melalui pengajaran yang penuh kasih kepada anak-anak.

Rujukan silang yang relevan

  • Mal 4:4-6 — Kembali kepada hukum Tuhan sebelum hari besar itu datang; menekankan pendidikan rohani keluarga sebagai bagian dari iman yang hidup. Penekanan serupa pada pentahbisan keluarga sebagai agen pembaikan rohani.
  • Ams 22:6 — Didiklah orang-orang muda pada jalan yang semestinya, maka hingga tua pun mereka tidak akan menyimpang darinya. Menegaskan tanggung jawab orang tua dalam pembentukan karakter anak.
  • 2 Tim 3:15-17 — Kitab Suci memberikan hikmat untuk memperoleh keselamatan melalui iman kepada Kristus; mendorong belajar firman sejak masa kecil hingga dewasa.

Rangkaian pemahaman dari tokoh-tokoh berpendapat (ringkas)

Beberapa penafsir berpendapat bahwa ayat ini menekankan keutuhan hidup berkeluarga sebagai medan pembentukan iman. Dalam tradisi tafsiran publik domain, para komentator menyoroti panggilan untuk mendengar firman dengan telinga hati, serta peran perempuan sebagai pengajar pertama bagi anak-anak dalam konteks budaya saat itu—tetapi prinsipnya meluas bagi semua keluarga dan pemelihara iman.

Aplikasi praktis untuk masa kini

Dalam konteks modern, ayat ini mengajak setiap keluarga untuk:

  • Menjadikan rumah sebagai ruang belajar firman Tuhan, dengan pembelajaran Alkitab yang teratur dan doa bersama.
  • Menilai kembali gaya hidup pribadi dan keluarga agar sejalan dengan firman Allah, termasuk bagaimana teguran Roh Kudus dipakai untuk mengoreksi perilaku.
  • Memiliki rencana pewarisan iman: mengajarkan nilai-nilai kasihi Tuhan, kejujuran, dan empati kepada anak-anak—tanpa mendisiplinkan dengan kekerasan, melainkan dengan teladan yang konsisten.

Catatan penting dari sumber tafsiran publik domain

Beberapa komentar menggarisbawahi pentingnya firman Allah yang hidup dan relevan bagi keluarga. Kutipan singkat yang relevan dari penafsiran klasik antara lain menekankan bahwa Israel perlu mendengar, menerima, dan menyebarkan firman-Nya di dalam rumah tangga sebagai langkah menuju perubahan sosial dan spiritual. (Kutipan lengkap dari Matthew Henry, Albert Barnes, atau Adam Clarke tidak disertakan di sini dalam bentuk teks panjang; hanya diringkas sebagai pandangan umum yang konsisten dengan penafsiran tradisional.)

Kesimpulan: Yeremia 9:20 menegaskan panggilan untuk mendengar firman Tuhan dengan sungguh-sungguh, menumbuhkan bibit iman melalui pengajaran di rumah, sehingga generasi berikutnya dapat meratap atas kehilangan jalan-nya jika anggotanya menutup telinga terhadap panggilan Allah.

*** Tafsiran ini memuat materi yang berasal dari sumber-sumber klasik dalam domain publik. Sebagian materi telah diproses, diringkas, atau diterjemahkan dengan bantuan teknologi kecerdasan buatan. Kami menyarankan Anda untuk membandingkan setiap penjelasan dengan teks Alkitab dan konteks lengkapnya. Jika menemukan kesalahan atau terjemahan yang perlu diperbaiki, silakan hubungi kami.

Yeremia 9:20 Referensi silang ayat

Jelajahi ayat-ayat terkait yang memiliki tema, pengajaran, atau konteks yang berhubungan dengan bagian ini. Referensi silang ini membantu Anda membandingkan ayat dan memahami pesan Alkitab dengan lebih mendalam. Pilih salah satu gambar untuk membaca ayat terkait, penjelasan, dan tafsiran Alkitabnya.

Ayub 22:22 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Ayub 22:22 (IDN) »
Terimalah kiranya pengajaran yang dari pada lidah-Nya dan perhatikanlah segala firman-Nya.

Yesaya 32:9 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Yesaya 32:9 (IDN) »
Bangunlah kamu, hai segala orang perempuan yang alpa! dengarlah olehmu akan kataku; hai anak-anak perempuan yang bersentosa, berilah telinga akan perkataanku!

Lukas 23:27 IDN Gambar ayat Alkitab yang berkaitan
Lukas 23:27 (IDN) »
Maka amatlah banyak perhimpunan orang mengiringkan dia, dan beberapa perempuan yang meratap dan menangiskan Dia.

IDN Pilih kitab dalam Alkitab